Pengamat politik Rocky Gerung lagi ramai dibahas setelah potongan videonya saat membahas polemik Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar luas di media sosial.

Video yang diunggah akun Instagram @sumbarterkini_id itu menampilkan Rocky dalam acara talk show di salah satu stasiun televisi nasional. Dalam video itu, ia menyoroti perdebatan publik mengenai kasus keracunan yang dikaitkan dengan program MBG.

Saya mau batalkan kedunguan ini, terutama kedunguan para pakar yang disebut goblok oleh presiden. Benar presiden bilang pakar goblok,”

kata Rocky dalam potongan video tersebut, dikutip pada Kamis, 24 September 2026.

Rocky mempertanyakan cara berpikir pihak yang langsung menyimpulkan bahwa MBG merupakan program ‘beracun’. Ia juga membahas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut sejumlah pakar ‘goblok’.

Saat pembawa acara menanyakan apakah ia memahami pernyataan Presiden Prabowo, Rocky menjelaskan pandangannya mengenai MBG. Menurut Rocky, makanan yang menyebabkan keracunan tak otomatis membuat seluruh program MBG harus dihentikan.

Bukan MBG diberhentikan, racunnya yang dihilangkan,”

ujarnya.

Ia kemudian mempertanyakan logika yang langsung mengaitkan Presiden Prabowo sebagai penyebab keracunan MBG disetiap kasus keracunan yang dialami penerima MBG.

Kalau begitu kita berhentiin MBG-nya? Bukan MBG diberhenti, racunnya yang dihilangkan,”

katanya.

Dalam pernyataannya, Rocky turut menyinggung narasi mengenai MBG yang berkembang di ruang publik, termasuk di lingkungan kampus.

Ia mengaku beberapa kali bertemu mahasiswa yang menganggap MBG berbahaya dan sebaiknya dibatalkan.

Rocky kemudian menanyakan alasan di balik anggapan tersebut. Menurutnya, ada mahasiswa yang menyebut pandangan itu berasal dari ‘kabinet bayangan’. Ia menilai perdebatan tersebut berkaitan dengan cara masyarakat menggunakan penalaran ketika membahas kebijakan publik.

Jadi, sekali lagi saya enggak ada masalah dengan problem berbangsa. Saya hanya memeriksa the use of public reason itu. Akal publik itu dipakai dengan cara apa,”

ujar Rocky.

Pernyataan Rocky kemudian menuai beragam reaksi dari netizen. Sebagian menilai sikapnya menunjukkan perubahan pandangan terhadap pemerintah. Hal ini mengingat selama ini ia dikenal vokal mengkritik pemerintah.

Untung Prabowo, coba itu Jokowi gak bisa bayangin bahasa apa yang keluar dari mulut dia,”

tulis akun @dip_adip_.

Sementara itu, akun @andyprima493 menilai Rocky telah berubah sikap dalam menyikapi pemerintah.

Ketika uang sudah menutupi otak, sekelas Rocky Gerung pun menjadi tunduk,”

tulisnya.

Komentar lain datang dari @rustam40586 yang mempertanyakan posisi Rocky terkait kasus keracunan dalam program MBG.

Ternyata bisa berubah arah manusia sekelas RG, mungkin belum kena racun MBG, dan RG akan sadar apabila terkena racun MBG,”

komentarnya.

Namun, ada pula netizen yang menyoroti penggunaan istilah dalam pernyataan Rocky. Akun @wynekadarsana menilai persoalan tersebut seharusnya disebut sebagai kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG, bukan MBG yang “beracun”.

Bikin opini sendiri ‘MBG beracun’, jawab sendiri, yang benar itu ‘MBG menyebabkan keracunan’,”

tulisnya.

Sementara itu, akun @wahabduel memberikan pandangan berbeda. Ia menilai Presiden Prabowo tetap memiliki keterkaitan dengan program tersebut karena MBG merupakan salah satu kebijakan pemerintah.

MBG itu programnya Bapak Presiden dan kebijakan buat program MBG itu dari Presiden juga,”

tulisnya.

Hingga Kamis, 24 September 2026, video tersebut telah ditonton lebih dari 68,4 ribu kali, 1,3 komentar, dan 554 share.