Dulu, tarot sering identik sama hal-hal mistis dan ramalan cinta. Tapi sekarang, cara anak muda ngeliat tarot sudah mulai bergeser. Buat banyak Gen Z, tarot bukan lagi cuma soal “kapan jadian” atau “balikan sama mantan atau gak”, tapi lebih ke tempat buat cari sudut pandang baru saat hidup lagi ribet.
Fenomena tarot belakangan memang makin sering muncul di media sosial. Mulai dari konten pick a card di TikTok, tarot reading di Instagram, sampai sesi private reading yang makin gampang diakses siapa aja. Tarot jadi makin dekat sama anak muda karena formatnya terasa personal, santai, dan nggak seformal konsultasi pada umumnya. Bahkan sekarang, sesi tarot juga makin mudah diakses dengan tarif yang bervariasi, mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah, tergantung siapa yang membacakan dan seberapa personal sesinya.
Yang bikin tarot makin dilirik Gen Z ternyata bukan cuma rasa penasaran soal masa depan. Banyak yang datang justru karena butuh tempat buat ngobrol. Di tengah hidup yang serba cepat, tekanan kerja, overthinking soal relasi, sampai rasa bingung nentuin arah hidup, tarot sering jadi ruang aman buat ngurai isi kepala.





