Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Ternyata Nggak Semua Orang Produktif Itu Baik-Baik Aja
Sefruit

Ternyata Nggak Semua Orang Produktif Itu Baik-Baik Aja

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Mei 28, 2026 6:26 pm
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
3 bulan lalu
Share
SHARE

Banyak orang terlihat produktif dari luar, to-do list penuh, balas chat cepat, kerja terus, aktif organisasi, nilai bagus, selalu keliatan “rapi”, tapi di balik itu semua kepalanya nggak pernah benar-benar tenang.

Dan belakangan, makin banyak orang mulai sadar kalau produktif terus-menerus belum tentu berarti seseorang baik-baik aja. Kadang justru itu cara mereka bertahan.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan istilah high-functioning anxiety atau kondisi ketika seseorang terlihat mampu menjalani hidup dengan “normal” bahkan sangat produktif, tapi sebenarnya terus hidup dalam kecemasan yang tinggi.

Karena itu, banyak orang sering bingung membedakan tentang ini perfeksionisme biasa atau sebenarnya anxiety?

Dikutip dari buku The Perfectionism Workbook karya Taylor Newendorp (2017), perfeksionisme biasanya membuat seseorang terus mengejar standar tinggi karena ingin hasil yang sempurna atau takut gagal. Sementara pada high-functioning anxiety, produktivitas sering muncul bukan karena ambisi semata tapi karena rasa takut yang terus aktif di kepala.

Takut mengecewakan orang. Takut dianggap gagal. Takut tertinggal. Takut tidak cukup baik. Makanya banyak orang dengan high-functioning anxiety terlihat “rapih” di luar, tapi sebenarnya capek secara mental.

Mereka sulit santai. Sulit menikmati hasil kerja. Dan selalu merasa ada hal yang harus dikerjakan.

Dilansir dari artikel ilmiah High-Functioning Anxiety: A Review of the Literature and Clinical Implications oleh Jessica L. Schleider (2021), orang dengan high-functioning anxiety sering tetap mampu berfungsi secara sosial dan profesional, sehingga kecemasannya jarang terlihat atau bahkan dianggap “positif” oleh lingkungan.

Karena dari luar mereka terlihat disiplin, ambisius, produktif, dan bertanggung jawab. Padahal di dalamnya ada tekanan mental yang terus berjalan. Ini juga yang bikin banyak orang nggak sadar mereka sebenarnya sedang cemas

Karena anxiety selama ini sering dibayangkan sebagai orang yang nggak bisa kerja, nggak bisa keluar rumah, atau selalu terlihat panik. Padahal kenyataannya, banyak anxiety yang tersembunyi di balik kesibukan.

Dikutip dari buku When Perfect Isn’t Good Enough karya Martin M. Antony dan Richard P. Swinson (2009), perfeksionisme yang terlalu tinggi dapat berkaitan erat dengan gangguan kecemasan karena seseorang mulai menggantungkan harga dirinya pada performa dan pencapaian.

Makanya sedikit kesalahan saja bisa terasa sangat besar. Dan ironisnya, banyak orang justru dipuji karena kondisi ini.

“Wah kamu rajin banget.”

“Kamu produktif terus.”

“Kamu hebat ya bisa ngatur semuanya.”

Padahal mereka sendiri mungkin sudah kelelahan. Karena sering kali produktivitas itu bukan datang dari rasa aman tapi dari rasa takut berhenti. Takut kalau diam nanti merasa gagal. Takut kalau istirahat nanti tertinggal. Takut kalau nggak sibuk nanti harus menghadapi isi kepala sendiri.

Dilansir dari jurnal Personality and Individual Differences oleh Gordon L. Flett dan Paul L. Hewitt (2002), tentang socially prescribed perfectionism yaitu tekanan untuk selalu terlihat sempurna di mata orang lain dapat meningkatkan stres kronis, burnout, dan kecemasan.

Dan mungkin itu kenapa sekarang banyak Gen Z mulai merasa lelah dengan budaya “harus produktif terus.” Karena hidup yang sehat seharusnya bukan cuma soal performa. Tapi juga soal apakah kita benar-benar merasa tenang saat menjalaninya.

Kadang orang yang paling terlihat kuat, justru orang yang paling jarang merasa bisa berhenti.

Jangan lupa untukk follow instagram @sefruitmedia untuk konten menarik lainnya yaa

 

Tag:cemas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Saat Otak Terus Bilang “Gimana Kalau…?”, Begini Cara Anxiety Disorder Bekerja

Anxiety disorder membuat otak terus berada dalam mode siaga terhadap skenario terburuk,…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Sefruit

Qatar Sudah Pasti Main di FIBA World Cup 2027, Kok Masih Ikut Kualifikasi?

Qatar tetap mengikuti kualifikasi Asia menjelang FIBA Basketball World Cup 2027 meski…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Sefruit

Victoria’s Secret Fashion Show 2026 Pindah ke LA, Gigi Hadid hingga Alex Consani Siap Melenggang

Victoria’s Secret Fashion Show 2026 akan digelar di Los Angeles pada 18…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
2 hari lalu
Sefruit

Dolly Parton Meninggal Dunia, Deretan Selebriti Ini Langsung Sampaikan Belasungkawa

Dunia musik berduka atas kepergian legenda country Dolly Parton yang meninggal dunia…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up