Kementerian Pertahanan membenarkan bahwa musisi sekaligus cendekiawan, Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto, telah dilantik menjadi bagian dari Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Benar, Sabrang Mowo Damar Panuluh merupakan salah satu dari 12 Tenaga Ahli yang dilantik dan menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional,”
kata Karo Humas Setjen Kemhan Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait, ketika dikonfirmasi, Sabtu, 17 Januari 2026.
Setelah dilantik, yang bersangkutan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional,”
lanjut Rico menjelaskan tugas dan fungsi Tenaga Ahli.
Keahliannya dibutuhkan untuk memberikan sumbangsih pemikiran lintas disiplin, yang tidak melulu soal militer fisik. Intinya, bidang keahlian difokuskan pada kontribusi pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis yang relevan untuk memperkaya kajian DPN.
Selain Noe, Frank Alexander Hutapea, putra sulung pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, turut dilantik sebagai Tenaga Ahli. Lagi, Rico membenarkan hal tersebut. Penunjukan merujuk pada kapasitas profesional dan kebutuhan organisasi, bukan karena latar belakang keluarga.
Terkait komposisi Tenaga Ahli lainnya, seluruh nama yang dilantik, termasuk Frank Alexander Hutapea, ditetapkan melalui mekanisme yang sama, dengan pertimbangan kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing-masing,”
tegas Rico.
Pemerintah memastikan bahwa pengisian Tenaga Ahli DPN sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan Indonesia, dan tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya.
Upacara Pengangkatan Sumpah Jabatan Tenaga Ahli di lingkungan DPN, dilaksanakan di Kementerian Pertahanan, 15 Januari 2026, yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Harian DPN Sjafrie Sjamsoeddin.
Upaya ini merupakan langkah strategis pemerintah memperkuat jajaran pemikir dalam tubuh DPN dalam menghadapi dinamika tantangan global. 12 pakar dari berbagai disiplin ilmu dilantik berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025. Mereka mengisi posisi krusial sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, serta Geostrategi.



