Seorang driver ojol membagikan pengalaman pahitnya setelah mengantar penumpangnya ke daerah Kembangan, Jakarta Barat. Bukan bintang lima yang diterimanya, justru dia dianiaya oleh pria yang mengaku sebagai Paspampres.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @hasanrisqi, driver ojol menceritakan tengah mengantar seorang penumpang perempuan kawasan Kembangan, Jakarta Barat Rabu, 4 Februari 2026 malam.
Perempuan tersebut tidak tahu lokasi persis tujuannya, alhasil korban mengantar berdasarkan sharelock yang diterima dari pelaku.
Setelah tiba di lokasi, Ojol tersebut malah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pelaku dan terjadilah aksi penganiayaan.
Sampai di rumah pelaku, saya terjadi cekcok dengan anak pelaku dan terjadi keributan. Sampai datang si pelaku membawa besi dan memukul kepala saya,”
tulis caption dari akun Instagram tersebut dikutip, Senin, 9 Februari 2026.
Setelahnya, korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi sekitar.
Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKBP Rahmat membenar ojol tersebut sudah membuat laporan dugaan penganiayaan ke pihaknya. Kasus tersebut saat ini masih diselidiki pihaknya.
Masih kami lidik, sudah di BAP dan visum (korban),”
kata Rahmat saat dikonfirmasi, Senin, 9 Februari 2026.
Menurut keterangan korban saat dilakukan pemeriksaan, terduga pelaku merupakan anggota Paspampres. Kepolisian masih menyelidiki kebenaran tersebut.
Info dari korban (pelaku Paspampres) saat diperiksa hari Sabtu begitu. Tapi masih kami lidik,”
kata Rahmat.
Klarifikasi Paspampres
Terpisah, Asisten Intelejen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres) Kolonel inf Mulyo Junaidi, menegaskan terduga pelaku bukan anggotanya melainkan anggota di Mabes TNI.
Sudah saya check, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma,”
ucap Junaidi.


