Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / DEN: Jika Selat Hormuz Ditutup, Dampaknya Bisa Problematik bagi Indonesia
Ekonomi Bisnis

DEN: Jika Selat Hormuz Ditutup, Dampaknya Bisa Problematik bagi Indonesia

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 2, 2026 2:27 pm
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto, menilai situasi geopolitik di Timur Tengah masih menyimpan tingkat ketidakpastian (uncertainty) yang tinggi terhadap pergerakan harga minyak global.

Daftar isi Konten
  • Pasar Bereaksi atas Ancaman Gangguan Pasokan
  • Harga Minyak Bersifat Global, Risiko Logistik Mengintai

Dalam keterangannya di Kantor Apindo, Jakarta, Senin 2 Maret 2026, Seto menjelaskan bahwa perkembangan dalam satu pekan ke depan akan sangat krusial dalam menentukan arah eskalasi konflik dan dampaknya terhadap sektor energi dunia.

Saat ini saja, harga minyak mentah global telah melonjak signifikan, dari kisaran US$60 per barel menjadi sekitar US$78 per barel.

Kalau menurut saya uncertainty-nya masih cukup tinggi ya. Kita harus lihat dalam beberapa minggu ke depan, terutama seminggu ke depan ini. Jadi kalau ini bisa selesai cepat ya mungkin naiknya nggak akan tinggi lagi gitu ya,”

kata Seto kepada awak media.

Pasar Bereaksi atas Ancaman Gangguan Pasokan

Menurut Seto, kenaikan harga minyak merupakan refleksi dari kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan energi akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Ia memperingatkan, jika ketegangan berlangsung lebih lama, maka volatilitas harga energi bisa semakin tinggi dan kondisi pasar menjadi lebih tidak menentu.

Negara-negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia, berpotensi merasakan dampak langsung dari lonjakan harga energi global tersebut.

Seto menyebut Indonesia sebenarnya telah menyiapkan langkah mitigasi sejak awal melalui kebijakan pengurangan ketergantungan pada impor energi, salah satunya melalui program biodiesel yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kalau kita lihat strateginya Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dari awal kan kita sudah coba untuk mengurangi dependensi terhadap impor ya. Salah satunya biodiesel, kebijakannya, dan segala macam. Saya kira itu sudah satu langkah mitigasi. Jadi kita coba kurangi dependensi terhadap minyaknya,”

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tekanan harga minyak global.

Harga Minyak Bersifat Global, Risiko Logistik Mengintai

Menanggapi kemungkinan perubahan sumber impor minyak, Seto menegaskan bahwa harga minyak ditentukan oleh mekanisme pasar global, sehingga harga relatif sama terlepas dari negara asal impor.

Namun demikian, ia mengingatkan adanya risiko tambahan dari sisi logistik apabila konflik berdampak pada jalur distribusi strategis dunia, seperti Selat Hormuz.

Kalau harga minyak ditentukan global. Jadi impor dari negara mana pun karena global price, harganya tetap akan sama. Kalau eskalasinya terus dan Selat Hormuz ditutup, itu mungkin cukup problematik,”

ujar Seto.

Lonjakan harga minyak dunia menjadi pengingat pentingnya ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

Pemerintah diharapkan terus memperkuat strategi diversifikasi energi dan menjaga stabilitas ekonomi domestik agar dampak krisis global dapat diminimalkan.

Tag:ancamanDENGangguan PasokanPasar BereaksiSelat Hormuz
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
4
Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya
By Anisa Aulia
Ilustrasi pajak
5

BERITA LAINNYA

Petugas kesehatan memeriksa mulut sapi kurban di lapak penjualan hewan kurban di Jalan Tambak Mayor Utara, Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Didik Suhartono/bar)
Ekonomi Bisnis

Kementan Klaim Surplus Hewan Kurban, BPS Justru Catat Impor Sapi Jumbo dari Australia

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, Indonesia mengimpor 20,9 ribu ton sapi jantan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi Petugas PLN saat mengecek meteran Listrik
Ekonomi Bisnis

Viral Komplain Masyarakat Soal Lonjakan Tagihan Listrik Mei 2026, Ini Bantahan PLN

PT PLN (Persero) memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik di tengah ramainya…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi Kunjungan wisatawan mancanegara
Ekonomi Bisnis

Wisman Melancong ke RI Naik Tapi Perjalanan Warga Indonesia Anjlok, Kenapa?

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong mengalami kenaikan pada April 2026. Namun,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
gambar ilustrasi pajak
Ekonomi Bisnis

PPh Final 0,5 Persen Kini Dibatasi, HIPMI Beberkan Dampak Beratnya ke Dunia Usaha

Pemerintah merevisi kriteria penerima fasilitas pajak penghasilan (PPh) final UMKM dengan tarif…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up