Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 1 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • prabowo
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / DPR Soroti Rencana Perjanjian Dagang RI–AS, Peluang Besar atau Ancaman Ekonomi?
Kesehatan

DPR Soroti Rencana Perjanjian Dagang RI–AS, Peluang Besar atau Ancaman Ekonomi?

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 9, 2026 3:19 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini (Foto: dpr.go.id)
SHARE

Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menilai rencana kesepakatan persetujuan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat dapat menjadi peluang strategis bagi kedua negara.

Daftar isi Konten
  • Analisis Dampak Jangka Pendek dan Panjang
  • Dukung Hilirisasi Industri

Menurutnya, kerja sama tersebut berpotensi memperkuat hubungan perdagangan dan investasi sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi Indonesia untuk terlibat dalam rantai pasok global.

Namun demikian, Anggia menegaskan pemerintah harus melakukan analisis yang komprehensif agar kesepakatan tersebut benar-benar memberikan manfaat yang seimbang bagi Indonesia.

Anggia menjelaskan bahwa kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan partisipasi dalam integrasi ekonomi global.

Meski memiliki potensi besar, DPR RI menilai setiap kesepakatan perdagangan internasional tetap harus melalui kajian mendalam sebelum disetujui.

Komisi VI DPR RI memandang sangat penting kesepakatan persetujuan perdagangan antara Amerika dan Indonesia. Ini adalah peluang yang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan perdagangan, investasi, serta juga untuk memastikan keikutsertaan Indonesia dalam integrasi rantai pasok secara global,”

ujar Anggia Erma Rini di Jakarta, Jumat 6 Maret 2026 kemarin.

Analisis Dampak Jangka Pendek dan Panjang

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur VI tersebut menekankan bahwa manfaat kesepakatan perdagangan harus dianalisis secara menyeluruh.

Analisis tersebut perlu mencakup keseimbangan hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat serta dampaknya terhadap perekonomian nasional, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Namun demikian, harus ada analisa yang tajam untuk kemanfaatan yang seimbang, baik itu antara Indonesia dengan Amerika tentunya, dan jangka pendek serta jangka panjang. Jadi tidak hanya diterima, tetapi kita punya pertimbangan yang maksimal terkait implikasinya,”

tegas Politisi Fraksi PKB ini.

Anggia juga mendorong pemerintah untuk menyampaikan isi perjanjian perdagangan tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

Menurutnya, transparansi sangat penting agar publik dapat memahami potensi dampak dari kesepakatan tersebut apabila nantinya disetujui.

DPR mendorong pemerintah untuk memaparkan secara komprehensif isi dari perjanjian tersebut supaya publik juga paham apa sebenarnya impact-nya, termasuk juga analisa di dalam perjanjian tersebut,”

katanya.

Dukung Hilirisasi Industri

Selain itu, Anggia menekankan bahwa setiap kerja sama perdagangan internasional harus selaras dengan arah pembangunan ekonomi nasional. Ia menilai kesepakatan perdagangan harus mampu mendukung program hilirisasi industri yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Saya pikir setiap perjanjian dagang internasional Indonesia dengan siapapun, termasuk dengan Amerika Serikat, harus selaras dengan tujuan pembangunan ekonomi Indonesia, terutama dalam hal hilirisasi,”

Komisi VI DPR RI juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi dampak fiskal dari perjanjian perdagangan tersebut.

Terutama jika terdapat skema penghapusan tarif impor yang berpotensi memengaruhi penerimaan negara.

“Di sisi fiskal tentu DPR juga meminta ada analisa dan simulasi yang lebih tajam sehingga tidak berdampak buruk terhadap kondisi fiskal Indonesia, terutama ketika ada potensi tidak adanya tarif impor yang bisa mempengaruhi pendapatan negara,”

tutup Anggia.

Sebagai penutup, Komisi VI DPR RI menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan perdagangan internasional pemerintah.

Langkah ini dilakukan agar setiap perjanjian yang disepakati tetap sejalan dengan kepentingan nasional dan memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian Indonesia.

Tag:Ancaman EkonomiDPRPeluang Besarperjanjian dagangRI–AS
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gambar ilustrasi RPP Tugas TNI
Nasional

Analisis Cissrec soal RPP Tugas TNI: Risiko Yurisdiksi Ganda dalam Keamanan Siber Nasional

Chairman Communication & Information System Security Research Center (Cissrec) Pratama Persadha, merespons perihal Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI. Khususnya tumpang tindih wewenang lintas instansi.  Ia menilai, dalam lanskap…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban (kiri), Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kedua kiri), Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri), Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kanan) dan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

Viral Potongan Video Prabowo Bahas MBG Saat May Day, Respon Netizen Ngeri Banget

Presiden Prabowo menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan pidato, salah satunya menyinggung program Makan…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 Min Read
KA Argo Bromo Anggrek
Daerah

Terjadi Lagi, Kereta Argo Bromo Tabrak Sebuah Mobil di Grobogan Jateng

Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi menabrak sebuah mobil di perlintasan sebidang JPL 52 KM 29+800, antara Stasiun Panunggalan dan Stasiun Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat,…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi daycare
Kesehatan

Ini Bocoran ‘Insting Detektif’ buat Ortu Biar Tak Salah Pilih Daycare Horor!

Ramainya kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak (day care), membuat orang…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
7 jam lalu
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (tengah) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kiri) dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini (kanan) menyampaika keterangan saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta dan saat ini Polresta Yogyakarta menatapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut.
Kesehatan

Kekerasan Daycare: Ancaman Serius Masa Golden Age

Psikolog Meity Arianty menyoroti kasus dugaan kekerasan di taman penitipan anak (daycare)…

owrite-adi-briantikaSyifa Fauziah
By
Adi Briantika
Syifa Fauziah
1 hari lalu
Menkes Mnekes Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

Sihir Pemanis Buatan di Balik Tren Low Sugar, Menkes: Manisnya Bisa Menjebak

Sejak beberapa tahun terakhir, masyarakat sudah mulai sadar terhadap gaya hidup sehat,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
Ilustrasi seorang bayi,
Kesehatan

Ahli Kesehatan Shock Lihat Totok Bayi, Peringatkan Risiko Cedera hingga Kematian

Ahli Kesehatan Masyarakat, Dicky Budiman mengaku shock melihat terapi totok sirih pada…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up