Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Novel Baswedan Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terorganisir, Desak Bongkar Aktor Intelektual
Megapolitan

Novel Baswedan Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terorganisir, Desak Bongkar Aktor Intelektual

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 14, 2026 9:46 am
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan (Foto: OWRITE/Adi Briamantika)
SHARE

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus korban penyiraman air keras di masa lalu, Novel Baswedan, mengutuk keras aksi teror yang menimpa Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.

Novel tegas menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan biadab yang sangat terorganisir dan memiliki niat untuk membunuh atau membuat korban cacat permanen, serta menegaskan bahwa korban adalah sosok pejuang HAM yang berintegritas dan tidak bekerja untuk kepentingan pribadi.

Andrie Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak,”

kata Novel di kantor YLBHI, Jumat, 13 Maret 2026.

Melihat pola serangan yang menyasar area krusial tubuh korban, ia meyakini bahwa motif pelaku bukan sekadar memberikan peringatan, melainkan berniat menghilangkan nyawa korban.

Saya yakin maksudnya membunuh. Karena apa? Biasanya pelakunya itu menyiram air keras di area muka. Kalau area muka itu kena air keras, kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal. Paling tidak, pelaku ini menghendaki cacat permanen. Begitu jahatnya pelaku itu. Ini kejahatan yang sangat serius dan biadab,”

tegas Novel.

Novel juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan analisisnya, kejahatan ini bukanlah tindakan spontan atau sekadar dilakukan oleh dua orang eksekutor lapangan.

Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir. Pelakunya tidak (hanya) satu motor yang berdua. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang itu begitu terorganisir. Ini sesuatu yang direncanakan,”

ungkap dia.

Melihat matangnya perencanaan tersebut, Novel menyimpulkan bahwa teror ini berkaitan erat dengan kerja-kerja publik dan sikap kritis yang selama ini disuarakan oleh Andrie, bukan karena masalah pribadi.

Meski memberikan apresiasi atas langkah awal investigasi kepolisian dan pelayanan medis dari RSCM, Novel menuntut agar pengusutan kasus ini tidak berhenti pada pelaku lapangan saja.

Ia mendesak kepolisian untuk berani membongkar dalang di balik peristiwa ini dan menjatuhkan hukuman adil yang seberat-beratnya.

Novel mewanti-wanti aparat penegak hukum agar tidak mengulang kesalahan pada kasus-kasus sebelumnya, yakni aktor intelektual kerap lolos dari jerat hukum.

Ia menegaskan sanksi ringan hanya akan melahirkan preseden buruk dan memicu kejahatan serupa di masa depan.

Publik tidak mau terjadi seperti kasus-kasus sebelumnya, di mana hanya pelaku lapangan saja yang dihukum. Saya yakin pelakunya banyak. Bayangkan kalau pelaku-pelaku yang sebrutal dan sebiadab begini hanya diberikan sanksi ringan, maka orang-orang berani meniru perbuatan itu,”

tutur Novel.

Insiden bermula pada pukul 23.37 WIB, Kamis, 12 Maret. Saat itu, Andrie yang sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor berlawanan arah.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga membuat baju yang dikenakannya meleleh.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung kabur memacu kendaraannya ke arah Jalan Salemba Raya.

Akibat siraman tersebut, Andrie mengalami luka bakar tingkat primer sebesar 24 persen. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan ditangani oleh enam dokter spesialis.

Luka terparah menyasar area krusial seperti wajah, dada, kedua tangan, dan mata korban.

Pihak Kontras menduga kuat bahwa serangan ini bukanlah kriminalitas biasa, melainkan teror yang terencana.

Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa tidak ada satupun barang berharga milik korban yang dirampas oleh pelaku di lokasi kejadian.

Serangan ini terjadi hanya beberapa saat setelah Andrie Yunus merampungkan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang secara kritis membahas topik “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Selain itu, sejak 9 hingga 12 Maret 2026, korban juga dilaporkan kerap menerima teror berupa rentetan panggilan telepon dari nomor-nomor tak dikenal.

Lebih jauh, korban sebelumnya juga pernah menerima beberapa kali teror dan intimidasi, terutama setelah ‘Aksi Geruduk Fairmount’ yang menolak rancangan Undang-Undang TNI pada Maret 2025.

Polisi Bergerak

Polri langsung membuat Laporan Polisi Model A dengan nomor LP/A/222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.

Laporan model A merupakan laporan tertulis yang dibuat anggota Polri yang mengalami, mengetahui, atau menemukan langsung peristiwa pidana.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan penyelidik telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi di lokasi kejadian.

“Polri memastikan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan berbasis ilmiah,”

aku Johnny.
Tag:Aktor IntelektualAndrie YunusNovel BaswedanPenyiraman Air KerasTerorganisir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Temua 995 pucuk senjata api di Yayasan Sekolah Swasta di Jaksel. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Teka-Teki Pemilik Ratusan Senjata Terungkap, Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan Sekolah: Itu Airsoft Gun Berizin

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin Alhadid Endar menjelaskan temuan senjata menyerupai…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
7 jam lalu
Temua 995 pucuk senjata api di Yayasan Sekolah Swasta di Jaksel. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Terungkap! Gudang Rahasia di Yayasan Sekolah Jaksel Berisi Senjata, CD Porno dan Narkoba

Yayasan Sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan digegerkan dengan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
8 jam lalu
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
Megapolitan

Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil

Mantan ketua yayasan sekolah swasta inisial IWD dipecat karena dugaan penyalahgunaan keuangan.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
11 jam lalu
Temua 995 pucuk senjata api di Yayasan Sekolah Swasta di Jaksel. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Tak Hanya 995 Senjata Api, Ada Teka Teki Bunker Misterius di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Temuan 995 senjata api di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up