Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 14 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • Banjir
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Novel Baswedan Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terorganisir, Desak Bongkar Aktor Intelektual
Megapolitan

Novel Baswedan Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terorganisir, Desak Bongkar Aktor Intelektual

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 14, 2026 9:46 am
Adi Briantika
Ivan
Share
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan (Foto: OWRITE/Adi Briamantika)
SHARE

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus korban penyiraman air keras di masa lalu, Novel Baswedan, mengutuk keras aksi teror yang menimpa Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.

Novel tegas menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan biadab yang sangat terorganisir dan memiliki niat untuk membunuh atau membuat korban cacat permanen, serta menegaskan bahwa korban adalah sosok pejuang HAM yang berintegritas dan tidak bekerja untuk kepentingan pribadi.

Andrie Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak,”

kata Novel di kantor YLBHI, Jumat, 13 Maret 2026.

Melihat pola serangan yang menyasar area krusial tubuh korban, ia meyakini bahwa motif pelaku bukan sekadar memberikan peringatan, melainkan berniat menghilangkan nyawa korban.

Saya yakin maksudnya membunuh. Karena apa? Biasanya pelakunya itu menyiram air keras di area muka. Kalau area muka itu kena air keras, kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal. Paling tidak, pelaku ini menghendaki cacat permanen. Begitu jahatnya pelaku itu. Ini kejahatan yang sangat serius dan biadab,”

tegas Novel.

Novel juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan analisisnya, kejahatan ini bukanlah tindakan spontan atau sekadar dilakukan oleh dua orang eksekutor lapangan.

Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir. Pelakunya tidak (hanya) satu motor yang berdua. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang itu begitu terorganisir. Ini sesuatu yang direncanakan,”

ungkap dia.

Melihat matangnya perencanaan tersebut, Novel menyimpulkan bahwa teror ini berkaitan erat dengan kerja-kerja publik dan sikap kritis yang selama ini disuarakan oleh Andrie, bukan karena masalah pribadi.

Meski memberikan apresiasi atas langkah awal investigasi kepolisian dan pelayanan medis dari RSCM, Novel menuntut agar pengusutan kasus ini tidak berhenti pada pelaku lapangan saja.

Ia mendesak kepolisian untuk berani membongkar dalang di balik peristiwa ini dan menjatuhkan hukuman adil yang seberat-beratnya.

Novel mewanti-wanti aparat penegak hukum agar tidak mengulang kesalahan pada kasus-kasus sebelumnya, yakni aktor intelektual kerap lolos dari jerat hukum.

Ia menegaskan sanksi ringan hanya akan melahirkan preseden buruk dan memicu kejahatan serupa di masa depan.

Publik tidak mau terjadi seperti kasus-kasus sebelumnya, di mana hanya pelaku lapangan saja yang dihukum. Saya yakin pelakunya banyak. Bayangkan kalau pelaku-pelaku yang sebrutal dan sebiadab begini hanya diberikan sanksi ringan, maka orang-orang berani meniru perbuatan itu,”

tutur Novel.

Insiden bermula pada pukul 23.37 WIB, Kamis, 12 Maret. Saat itu, Andrie yang sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor berlawanan arah.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga membuat baju yang dikenakannya meleleh.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung kabur memacu kendaraannya ke arah Jalan Salemba Raya.

Akibat siraman tersebut, Andrie mengalami luka bakar tingkat primer sebesar 24 persen. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan ditangani oleh enam dokter spesialis.

Luka terparah menyasar area krusial seperti wajah, dada, kedua tangan, dan mata korban.

Pihak Kontras menduga kuat bahwa serangan ini bukanlah kriminalitas biasa, melainkan teror yang terencana.

Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa tidak ada satupun barang berharga milik korban yang dirampas oleh pelaku di lokasi kejadian.

Serangan ini terjadi hanya beberapa saat setelah Andrie Yunus merampungkan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang secara kritis membahas topik “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Selain itu, sejak 9 hingga 12 Maret 2026, korban juga dilaporkan kerap menerima teror berupa rentetan panggilan telepon dari nomor-nomor tak dikenal.

Lebih jauh, korban sebelumnya juga pernah menerima beberapa kali teror dan intimidasi, terutama setelah ‘Aksi Geruduk Fairmount’ yang menolak rancangan Undang-Undang TNI pada Maret 2025.

Polisi Bergerak

Polri langsung membuat Laporan Polisi Model A dengan nomor LP/A/222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.

Laporan model A merupakan laporan tertulis yang dibuat anggota Polri yang mengalami, mengetahui, atau menemukan langsung peristiwa pidana.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan penyelidik telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi di lokasi kejadian.

“Polri memastikan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan berbasis ilmiah,”

aku Johnny.
Tag:Aktor IntelektualAndrie YunusNovel BaswedanPenyiraman Air KerasTerorganisir
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penyerang Ole Romeny
Olahraga

Sempat Dikabarkan Patah Kaki, Begini Kondisi Sebenarnya Ole Romeny

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji akhirnya memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut penyerang Ole Romeny mengalami cedera patah kaki. Sebelumnya, pemain yang saat ini membela Oxford United tersebut dikabarkan…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Arab Saudi yang menjadi tujuan utama ibadah haji
Nasional

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Penyesuaian Penerbangan Haji 2026

Pemerintah mulai menyiapkan sejumlah penyesuaian dalam penyelenggaraan Haji tahun 2026. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah, termasuk situasi keamanan di Arab Saudi yang…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah
Nasional

Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Endus Serangan Terhadap Pembela Hak Asasi

Komnas HAM mengecam insiden penyiraman air keras oleh orang tak dikenal yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus. Serangan tersebut dinilai sebagai…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Koalisi Masyarakat Sipil berikan keterangan pers atas penyiraman Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, di kantor YLBHI, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026
Megapolitan

Penyiraman Air Keras Wakil Koordinator Kontras: Penguntitan Baru Diketahui dari CCTV

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengungkapkan fakta perihal…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
13 jam lalu
Kadiv Humas mabes polri, Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatensi kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus
Megapolitan

Aktivis Kontras jadi Korban Teror Disiram Air Keras, Ini yang Dilakukan Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberi perhatian khusus terhadap kasus penyiraman air keras…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
20 jam lalu
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus
Megapolitan

Polisi Buru Penyiram Air Keras Wakil Koordinator Kontras

Polri bergerak cepat merespons insiden penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
21 jam lalu
Ilustrasi gambar
Megapolitan

Wakil Koordinator Kontras Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up