Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 2 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • prabowo
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Skrining Tujuh Juta Anak, Kemenkes Temukan Indikasi Masalah Kesehatan Jiwa Hampir 10 Persen
Kesehatan

Skrining Tujuh Juta Anak, Kemenkes Temukan Indikasi Masalah Kesehatan Jiwa Hampir 10 Persen

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Maret 16, 2026 4:14 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom)
SHARE

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, memaparkan hasil pogram Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026 ditemukan indikasi masalah kesehatan jiwa pada hampir 10 persen anak di Indonesia.

Dari sekitar tujuh juta anak yang telah menjalani skrining, Kemenkes mendeteksi gejala kecemasan dan depresi dalam jumlah signifikan.

Budi mengungkapkan, sebanyak 4,4 persen atau sekitar 338 ribu anak menunjukkan gejala cemas (anxiety disorder).

Sementara itu, 4,8 persen atau sekitar 363 ribu anak menunjukkan gejala depresi (depression disorder).

Ini menunjukkan masalah kesehatan jiwa itu besar sekali,”

ujar Budi dalam keterangan resminya, Senin, 16 Maret 2026.

Menurutnya, persoalan kesehatan mental pada anak perlu mendapat perhatian serius karena dapat berujung pada kematian akibat bunuh diri.

Data Global School-Based Student Health Survey menunjukkan tren peningkatan anak yang mencoba bunuh diri, dari 3,9 persen pada 2015 menjadi 10,7 persen pada 2023.

Menkes menjelaskan, masalah kesehatan jiwa pada anak tidak hanya dipengaruhi faktor individu, tetapi juga lingkungan keluarga, pertemanan, serta pendidikan.

Yang perlu diperbaiki bukan hanya anaknya, tetapi juga pola asuh keluarga serta lingkungan belajar. Kita perlu mensosialisasikan life skill dan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Semua orang pasti menghadapi tekanan, namun yang terpenting adalah bagaimana meresponsnya dengan baik,”

katanya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kemenkes menargetkan perluasan skrining CKG hingga menjangkau 25 juta anak.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi, mengatakan hasil skrining akan ditindaklanjuti oleh Puskesmas.

Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas, yakni sekitar 203 orang.

Selain itu, pemerintah menyiagakan layanan krisis kesehatan jiwa melalui Healing119.id guna mendukung intervensi cepat.

Di sektor pendidikan, Kemenkes mendorong peran guru Bimbingan Konseling (BK) dan guru kelas untuk mendampingi siswa yang terdeteksi memiliki gejala.

Upaya deteksi dini ini juga diperkuat melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak oleh sembilan kementerian dan lembaga pada Kamis 5 Maret.

Kolaborasi tersebut bertujuan membangun sistem penanganan kesehatan jiwa anak yang terintegrasi, mulai dari pencegahan (promotif-preventif) hingga pengobatan (kuratif-rehabilitatif).

Sembilan instansi yang terlibat meliputi Kemenkes, KemenPPPA, Komdigi, Kemendikdasmen, Kemendukbangga/BKKBN, Kemenag, Kemendagri, Kemensos, dan Polri.

Melalui SKB tersebut, pemerintah juga menjamin kerahasiaan data pribadi anak guna mencegah stigma serta memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan kesehatan mental secara komprehensif, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Tag:KemenkesKesehatan JiwaProgram VKGSkriningTujuh Juta Anak
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kapten Persib Bandung, Marc Klok jalani latihan bersama Persib Bandung
Olahraga

Persib Bangkit Dramatis, Marc Klok Ingatkan Masih Ada 4 Laga

Persib Bandung menunjukkan mental juara setelah membalikkan keadaan dan menang 4-2 atas Bhayangkara FC dalam pekan ke-30 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda pada Kamis 30…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Hype

Elegansi Klasik: Rekomendasi Spot Kencan di Kota Tua

Kawasan Kota Tua Jakarta kerap mendapat stigma sebagai tempat kencan yang “biasa saja” bahkan dianggap kurang menarik oleh sebagian anak muda. Namun, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar. Dengan memilih tempat…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
3 Min Read
Kapten Persib Bandung, Marc Klok jalani latihan bersama Persib Bandung
Olahraga

Marc Klok Dituding Lakukan Rasisme, Bhayangkara FC Resmi Lapor PSSI

Bhayangkara FC akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait video viral yang memperlihatkan ketegangan antar pemain di media sosial. Melalui akun Instagram resminya, klub merespons insiden yang melibatkan kapten mereka, Wahyu Subo…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi daycare
Kesehatan

Ini Bocoran ‘Insting Detektif’ buat Ortu Biar Tak Salah Pilih Daycare Horor!

Ramainya kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak (day care), membuat orang…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
1 hari lalu
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (tengah) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kiri) dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini (kanan) menyampaika keterangan saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta dan saat ini Polresta Yogyakarta menatapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut.
Kesehatan

Kekerasan Daycare: Ancaman Serius Masa Golden Age

Psikolog Meity Arianty menyoroti kasus dugaan kekerasan di taman penitipan anak (daycare)…

owrite-adi-briantikaSyifa Fauziah
By
Adi Briantika
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Menkes Mnekes Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

Sihir Pemanis Buatan di Balik Tren Low Sugar, Menkes: Manisnya Bisa Menjebak

Sejak beberapa tahun terakhir, masyarakat sudah mulai sadar terhadap gaya hidup sehat,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
3 hari lalu
Ilustrasi seorang bayi,
Kesehatan

Ahli Kesehatan Shock Lihat Totok Bayi, Peringatkan Risiko Cedera hingga Kematian

Ahli Kesehatan Masyarakat, Dicky Budiman mengaku shock melihat terapi totok sirih pada…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up