Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bank Indonesia Tahan BI Rate 4,75 Persen di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran 
Ekonomi Bisnis

Bank Indonesia Tahan BI Rate 4,75 Persen di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran 

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 17, 2026 2:52 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (sumber: Youtube/Bank Indonesia)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (sumber: Youtube/Bank Indonesia)
SHARE

Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di tengah memanasnya perang Amerika Serikat-Israel vs Iran. Sehingga, BI Rate kini tetap di level 4,75 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan dengan keputusan ini maka suku bunga deposit facility tetap sebesar 3,75 persen, dan suku bunga lending facility tetap di 5,5 persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75 persen,”

ujar Perry dalam konferensi pers Selasa, 17 Maret 2026.

Perry menjelaskan, keputusan ini diambil untuk memperkuat nilai tukar rupiah akibat dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah.

Untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1 persen,”

jelasnya.

Di samping itu, Perry menegaskan bahwa otoritas moneter akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.

Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional,”

imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan BI, akan menahan suku bunga acuan alias BI Rate di level 4,75 persen. Penahanan ini untuk menahan agar nilai tukar rupiah tidak melemah lebih dalam, di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah.

Untuk RDG bulan ini kemungkinan terbesar suku bunga acuan Bank Indonesia masih dipertahankan di 4,75 persen,”

ujar Josua saat dihubungi owrite Selasa, 17 Maret 2026.

Josua menuturkan, arah kebijakan BI pada bulan Maret 2026 sudah terlihat pada bulan sebelumnya, saat Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa prioritas utama bank sentral saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah.

Arah kebijakannya sudah cukup terbaca dari RDG Februari, ketika Bank Indonesia menahan suku bunga dan menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi,”

tuturnya.
Tag:AS-Israel vs IranBank IndonesiaBI ratePerry WarjiyoRDG BIRupiahtimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
1
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
2
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
3
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ubah Arah Transfer Daerah 2027, Pemda Bisa Cari Dana di Luar APBN dan APBD

Pemerintah menargetkan rasio alokasi Transfer ke Daerah (TKD) terhadap Produk Domestik Bruto…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syachona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Moch Asim/bar)
Ekonomi Bisnis

Kaget RI Punya Banyak BUMN Nggak Cuan, Prabowo Bakal Tutup Lagi 800 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya setelah mengetahui jumlah Badan Usaha Milik Negara…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Dapat Lampu Hijau UU P2SK Punya Saham BEI, Purbaya Bilang Gini

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini diperkenankan menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Akui Mau Tarik Dana dari Himbara, Ini Kata Purbaya dan OJK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait kabar penarikan bertahap Saldo Anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up