Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Was-was Masuk Periode El Nino, Mentan Amran Siapkan Lima Jurus Jaga Pangan
Ekonomi Bisnis

Was-was Masuk Periode El Nino, Mentan Amran Siapkan Lima Jurus Jaga Pangan

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 2, 2026 6:08 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bar)
SHARE

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan sejumlah jurus dalam memitigasi potensi El Nino pada periode April–Juni 2026. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Amran mengkhawatirkan, potensi El Nino akan membahayakan ketahanan pangan nasional. Ia mengatakan, pemerintah akan memperkuat stok beras yang saat ini sudah sebanyak 4,4 juta ton.

Sesuai dengan peringatan dari BMKG bahwasanya ada El Nino, ini cukup mengkhawatirkan. Ini perlu kita melakukan langkah-langkah strategis dan percepatan,”

kata Amran dalam keterangannya Kamis, 2 April 20026.

Untuk menjaga momentum tersebut, Kementan mempercepat lima strategi utama, yaitu:

  • Pertama, melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan dan memperkuat sistem peringatan dini (early warning system).
  • Kedua, mengoptimalkan pengelolaan air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pemanfaatan embung, serta penguatan irigasi perpompaan, termasuk pompanisasi dan sistem perpipaan di berbagai wilayah.
  • Ketiga, mempercepat tanam di wilayah yang masih memiliki potensi air, khususnya di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta mendorong penggunaan varietas unggul tahan kekeringan dan berumur genjah.
  • Keempat, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, termasuk lahan rawa dan cetak sawah yang telah dibangun, agar segera ditanami tanpa jeda untuk mengejar target produksi.
  • Kelima, memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan percepatan berjalan efektif di lapangan.

Amran melanjutkan, percepatan mitigasi tersebut dimulai dari menggerakkan oplah (optimalisasi lahan) rawa, cetak sawah, pompanisasi, hingga irigasi perpompaan (irpom) termasuk sumur dalam dan sumur dangkal.

Kita manfaatkan masih ada musim hujan khususnya Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat. Tolong dilakukan percepatan daerah-daerah yang masih ada hujan. Kemudian oplah lahan rawa dipercepat, cetak sawah yang sudah dibangun segera tanam, pompanisasi dan irpom digerakkan,”

jelasnya.

Amran menjelaskan, langkah-langkah tersebut telah mulai diimplementasikan secara konkret di lapangan melalui percepatan tanam di wilayah yang masih memiliki ketersediaan air, optimalisasi lahan dan cetak sawah, serta penguatan pompanisasi dan irpom di berbagai daerah.

Amran pun meminta pemerintah daerah untuk segera mengusulkan kebutuhan agar dapat dilakukan penyesuaian anggaran secara cepat.

Bahkan daerah seluruh Indonesia yang masih butuh irpom segera usulkan sekarang via online. Kepala Dinas usulkan cepat agar kita bisa geser anggaran. Yang butuh pompa tolong pantau,”

katanya.

Amran menegaskan, keberhasilan upaya ini sangat ditentukan oleh kecepatan gerak di lapangan, terutama pada periode kritis April hingga Juni 2026 yang menjadi penentu stabilitas produksi di tengah tantangan iklim.

Yang menentukan April-Juni. Kalau target lolos, insya Allah swasembada pangan ini berkelanjutan. Yang jadi critical point April, Mei, Juni,”

imbuhnya.

Tag:amran sulaimanBMKGEl NinoKetahanan PanganMentanStok Beras Nasional
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Babak Baru Timur Tengah: Trump Teken Memorandum Damai dengan Iran
By Natania Longdong
Presiden AS Donald Trump teken kesepakatan perdamaian dengan Iran disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
1
BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
2
Harga Minyak Anjlok ke US$78,65 per Barel, AS-Iran Dikabarkan Sepakat Setop Perang
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/NOAA)
3
Bos Maktour Fuad Hasan Penuhi Panggilan KPK, Diperiksa Soal Alur ‘Pembagian’ Kuota Haji
By Rahmat Baihaqi
Pemilik biro perjalanan Haji Maktour, Fuad Hasan Masyhur (kiri), menjawab pertanyaan wartawan saat pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
4
Kok Bisa IHSG Anjlok ke 6.123 Saat Bursa Asia Menghijau?
By Anisa Aulia
Ilustrasi IHSG 18 Juni 2026 dibuat oleh AI.
5

BERITA LAINNYA

Gedung Kementerian ESDM. (Sumber: Google Street View)
Ekonomi Bisnis

ESDM Pasang Rem Praktik Blending Batu Bara, Pengusaha Wajib Minta Restu Bahlil

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan aturan baru yang memperketat…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Harga Emas
Ekonomi Bisnis

Harga Emas 18 Juni 2026: Antam Merosot Rp30 ribu, Global Anjlok Gegara The Fed

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Kamis, 18 Juni…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
2 jam lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/NOAA)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Anjlok ke US$78,65 per Barel, AS-Iran Dikabarkan Sepakat Setop Perang

Harga minyak dunia turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis. Penurunan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Disenggol Sinyal Suku Bunga The Fed, Rupiah Lemas Rp17.860 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah mengalami tekanan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up