Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 30 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Siswa Keracunan Massal Berulang, Baranusa Bakal Gugat Perpres MBG ke MK
Nasional

Siswa Keracunan Massal Berulang, Baranusa Bakal Gugat Perpres MBG ke MK

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: April 6, 2026 9:30 am
Adi Briantika
Ivan
Share
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta, Sabtu (4/4/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) akan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memperketat pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mencegah kejadian serupa. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU)
SHARE

Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) menuntut pemerintah hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat kasus 72 siswa di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, keracunan.

Insiden tersebut menambah panjang rentetan kasus keracunan murid akibat program makan gratis tersebut.

Ketua Umum Baranusa Adi Kurniawan menyatakan pihaknya bakal menggugat regulasi MBG sebagai solusi masalah. Sebab dasar hukum program MBG masih berupa Peraturan Presiden, bukan undang-undang.

Artinya (peraturan itu) masih bisa dibatalkan lewat Mahkamah Konstitusi. Bagian dari perjuangan, kami mau menggugat Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG, agar dibatalkan melalui MK. Maka MBG bisa bubar,”

kata Adi kepada owrite, Minggu, 5 April 2026.

Insiden keracunan yang menimpa di Pondok Kelapa, bukanlah sekadar “kecelakaan teknis”, tapi merupakan vonis atas kegagalan sistemik program MBG yang selama ini digembar-gemborkan sebagai solusi masalah gizi nasional.

Fakta di lapangan berbicara lain, lanjut Adi, program MBG justru menjadi sumber bahaya yang mengancam nyawa anak-anak. Kasus di Jakarta Timur hanyalah puncak gunung es.

Laporan dari berbagai daerah menunjukkan pola serupa: makanan tidak higienis, kontrol mutu abal-abal, distribusi yang mengabaikan standar keamanan pangan. Total korban disebut-sebut mencapai ratusan siswa di berbagai titik.

Ini bukan lagi soal ‘kesalahan operasional’. Ini adalah kegagalan desain program yang sejak awal tidak mempertimbangkan aspek keamanan sebagai prioritas utama,”

ucap Adi.

Ia juga menyebut ada indikasi kuat praktik mark-up dalam program ini yakni anggaran per porsi yang tidak murah, namun realisasi makanan yang sampai ke siswa—dalam banyak temuan—jauh dari kelayakan.

Kemudian, Baranusa juga sempat melaporkan kepada Mabes Polri terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana atas program MBG.

Dugaan penyimpangan anggaran dan kelalaian yang membahayakan publik adalah delik pidana yang menurut Adi harus diusut tuntas.

Baranusa menuntut penegak hukum segera memeriksa Kepala BGN dan seluruh jajarannya. Jika terbukti lalai atau terlibat dalam praktik penggelembungan dana, maka tidak ada alasan untuk memberi ruang impunitas.

Adi pun mengingatkan Presiden Prabowo Subianto harus bersikap tegas. Evaluasi setengah hati seperti memberi peringatan, mengganti beberapa petugas lapangan, atau sekadar menurunkan Inspektorat, dianggap tidak menyelesaikan akar masalah.

Tidak ada kompromi. Tidak ada ‘perbaikan bertahap’ ketika nyawa anak-anak dipertaruhkan. Setiap hari program ini dilanjutkan tanpa jaminan keamanan absolut. Negara kembali mempertaruhkan keselamatan generasi penerus,”

tegas dia.
Tag:BaranusaKeracunanMahkamah KonstitusiMBGSiswa
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Tren Libur Sekolah 2026, Hotel Ramai Hadirkan Program Ramah Keluarga
By Ivan
Hotel Ramai Hadirkan Program Ramah Keluarga
1
Gaji Dosen Cuma Rp3,3 Juta, ADI Minta MK Tetapkan Minimal 2 Kali UMP
By Ani Ratnasari
Ketua Umum ADI Prof. Muhammad Ali Brawi
2
Uang Haji Diduga Dikemplang, Jemaah Terlantar Tanpa Tenda di Mina
By Rahmat Tunny
Jamaah calon haji dari berbagai negara bersiap menjalankan shalat maghrib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
3
ESDM Sinkronkan Izin Tambang dengan Danantara, Apa Dampaknya bagi Ekspor?
By Anisa Aulia
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung (tengah) tiba di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau
4
BEI Pantau 3 Saham Emiten Gegara Bergerak Tak Wajar, Salah Satunya Milik Happy Hapsoro
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ketua Umum ADI Prof. Muhammad Ali Brawi
Nasional

Gaji Dosen Cuma Rp3,3 Juta, ADI Minta MK Tetapkan Minimal 2 Kali UMP

Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menetapkan gaji pokok…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
13 jam lalu
Seorang murid mengajukan pertanyaan kepada guru saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026). (Sumber: Antara foto/Andry Denisah/agr)
Nasional

Alarm Pendidikan RI! Nilai Rata-rata Matematika Siswa SMP di TKA 2026 Cuma 40

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengumumkan hasil Tes Kemampuan Akademik…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep
21 jam lalu
Jamaah calon haji dari berbagai negara bersiap menjalankan shalat maghrib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
Nasional

Uang Haji Diduga Dikemplang, Jemaah Terlantar Tanpa Tenda di Mina

Pelaksanaan ibadah haji 2026 kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan sejumlah jamaah…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
22 jam lalu
Korban penipuan Hanania Travel, Joko (47) melaporkan dugaan penipuan ke Polda Metro Jaya. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Nasional

300 Jemaah Kena Prank Hanania Travel, Tergiur Promo Umrah Plus Dubai Segini…

Direktur Hanania Tour & Travel, Ahmad Syah Farhan, harus berurusan dengan aparat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up