Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Psikolog Forensik Bongkar Motif Air Keras jadi Senjata: Buah Agresi Instrumental
Nasional

Psikolog Forensik Bongkar Motif Air Keras jadi Senjata: Buah Agresi Instrumental

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: April 7, 2026 11:09 am
Adi Briantika
Ivan
Share
Psikologi Forensik, Meity Arianty
Psikologi Forensik, Meity Arianty (Foto: Instagram meityarianty)
SHARE

Air keras dipilih untuk dijadikan senjata penyerangan. Beberapa perkara kriminal menjadikan zat berbahaya tersebut untuk melumpuhkan target.

Dosen Psikologi Universitas Gunadarma sekaligus anggota Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Meity Arianty berpendapat ada alasan psikologis ekstrem pelaku memilih air keras dibandingkan senjata api atau senjata tajam.

Jika merujuk pada teori barang bukti, maka kasus penyiraman air keras menunjukkan adanya mens rea/niat jahat yang terencana, yakni pelaku secara sadar memilih cara yang tidak langsung mematikan, melainkan merusak secara permanen,”

kata Meity kepada owrite, Senin, 6 April 2026.

Kemudian, berdasar sudut pandang psikologi forensik dan teori agresi, tindakan ini bukan sekadar luapan emosi sesaat, melainkan bentuk agresi instrumental yang digabungkan dengan dorongan sadistik, sehingga pelaku atau aktor di belakang ini bisa disebut keji.

Agresi instrumental adalah perilaku agresif yang direncanakan dan bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu (seperti kekuasaan, uang, atau status), bukan didorong oleh emosi marah semata. Tindakan ini bersifat “dingin” dan manipulatif, kekerasan atau intimidasi digunakan sebagai alat (instrumen) untuk mencapai hasil. https://www.simplypsychology.org/instrumental-aggression.html

Meity menyatakan pelaku memilih air keras daripada senjata tajam karena didorong oleh motif kontrol dan dominasi psikologis yang ekstrem, tujuannya bisa jadi memberikan penderitaan berkepanjangan pada korbannya.

Secara teoritis, hal ini berkaitan erat dengan konsep deindividuasi dan penghancuran identitas, yaitu pelaku ingin merampas wajah dan harga diri korban sebagai bentuk hukuman sosial yang konstan seumur hidupnya, sekaligus menempatkan pelaku pada posisi pemegang kendali mutlak atas masa depan korban,”

jelas Meity.

Selain dorongan oleh hasrat sadistis, Meity memaparkan secara taktis dan logistik bahwa air keras adalah “senjata sempurna” yang menuntut pelaku, antara lain:

Air keras jika dibawa tidak mudah dideteksi. Ketika dibawa, orang akan sulit atau bahkan tidak menduga bahwa yang dibawa adalah air keras karena zat tersebut tidak berwarna, cenderung jernih, tidak berbau dan sekilas seperti air biasa;

Praduga yang lemah, ketika seseorang membeli air keras ini dapat digunakan untuk pembersih karat, lumut, atau hal lainnya. Ini membuat regulasi hukum atas penjualan air keras masih lemah dan dapat mudah dibeli;

Cara yang mudah, tidak perlu keahlian khusus atau bahkan tenaga besar jika ingin menggunakan air keras untuk tindakan kejahatannya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah melapisi kulit dengan bahan tebal dan berhati-hati agar tubuh pelaku tidak terkena air keras.

Jika pelaku menggunakan sarung tangan pada gelas berisi air keras, maka penyidik akan kesulitan menemukan sidik jari pada wadah yang digunakan untuk melakukan kejahatan.

Berikut adalah kasus-kasus air keras dijadikan senjata mematikan:

  • Novel Baswedan, April 2017. Dampaknya kerusakan parah pada jaringan mata Novel, yang mengakibatkan kebutaan mata kirinya usai disiram air keras pada subuh hari;
  • Abdul Latief, November 2021. Latief merupakan warga negara asing. Ia menyiram air keras kepada tubuh istrinya. Akibatnya sekujur tubuh korban melepuh, kemudian ia meninggal dalam perawatan di RSUD Cianjur;
  • Aji, September 2024. Ia membuntuti korban yang merupakan atasannya, kemudian ia menyiram air keras sehingga korban mengalami luka bakar 90 persen dan kebutaan;
  • Andrie Yunus, Maret 2026. Ia disiram air keras oleh pelaku yang diduga sebagai anggota BAIS TNI. Akibatnya ia mengalami luka bakar tingkat primer 20 persen;
  • T, Maret 2026. Ia disiram air keras oleh orang suruhan mantan tetangganya. Akibatnya T mengalami luka bakar 30 persen.
Tag:Air KerasDosen PsikologiKriminalMeity AriantyPsikolog Forensik
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kereta jarak jauh
Nasional

Dari Bintaro hingga Bekasi Timur: Rangkaian Tragedi Kereta Api yang Tak Pernah Usai

Pada Senin malam, 27 April 2026, duka kembali menyelimuti jalur kereta api Indonesia. Tabrakan berantai yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menambah…

By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
8 Min Read
Aksi perompak/bajak laut Somalia, saat mendekati kapal yang melintas di tengah laut
Nasional

4 WNI Disandera Perampok di Perairan Somalia, Kapten Asal Gowa Jadi Korban

Empat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyanderaan oleh perompak di perairan Hafun, Somalia. Salah satu korban adalah Kapten Ashari Samadikun (33) yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan. Insiden ini…

By
Ani Ratnasari
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi Sekolah di DKI Jakarta
Megapolitan

Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp253,6 Miliar, Gratiskan 103 Sekolah Swasta di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah daerah guna menghadirkan pendidikan gratis melalui pembiayaan sekolah swasta. Program ini akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027 dengan sebanyak 103 sekolah swasta…

By
Ani Ratnasari
Ivan
6 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi
Nasional

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, YKLI Minta PT KAI Bebenah Sistem

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia angkat suara setelah insiden kecelakaan kereta di Stasiun…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
18 jam lalu
Tim SAR Gabungan masih berupaya mengevakuasi korban yang terjebak di KRL Commuter Line
Nasional

Rencana Prabowo Kucurkan Rp4 Triliun Bangun Flyover Pascakecelakaan KRL, Kemenkeu Belum Buka Sumber Anggaran

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk membangun…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
18 jam lalu
Sejumlah korban kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat
Nasional

Jasa Raharja Berikan Santunan Rp90 Juta ke Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

PT Jasa Raharja akan memberikan santunan pada korban kecelakaan yang tewas, yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
18 jam lalu
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi
Nasional

Pengamat Transportasi Minta PT KAI Benahi Sistem Usai Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Stasiun…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up