Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / (Part II) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional
Politik

(Part II) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 9, 2026 10:55 am
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: YT/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: YT/Sekretariat Presiden)
SHARE

Krisis Komunikasi Istana?

Merespons polemik ini, Dosen Komunikasi Politik Universitas Airlangga Suko Widodo mengingatkan pemeritah agar tidak merespons opini dan kritik publik dengan tindakan represif, pembungkaman, maupun ancaman lainnya.

Daftar isi Konten
  • Krisis Komunikasi Istana?
  • Jaga Mulut
  • Kepala Bersuara

Pernyataan Saiful perihal pemakzulan tersebut merupakan fakta baru dalam komunikasi politik saat ini. Namun, ia menekanan betapapun kerasnya opini dari pakar, maka negara wajib merespons proporsional. Tekanan bagi rakyat yang kritis berpotensi menurunkan indeks demokrasi secara nasional dan internasional.

Opini harus dibalas dengan opini, jangan dibalas dengan pembungkaman. Ruang komunikasi publik menjadi keruh ketika opini dibalas dengan air keras, misalnya. Itu contoh ketidakdewasaan pemerintah,”

kata dia kepada owrite.

Perihal pernyataan pemakzulan non-parlemen atau melalui gerakan massa seperti demonstrasi Mei 1998, Suko menilai, bukan sesuatu yang lazim dalam tata negara. Sebab sangat berisiko melahirkan benturan di masyarakat

Meski menganggap ucapan Saiful agak berlebihan, Suko menyatakan kekecewaan rakyat terhadap krisis ekonomi, tata kelola negara, dan kebijakan yang tak efisien dalam rezim saat ini, tetap harus disuarakan.

Suko menyarankan agar kritik tersebut—baik pemerintah maupun rakyat—harus berbasis riset dan data valid. Bahkan pemerintah haram terburu-buru mengecap Saiful mengajak makar.

Suko juga menyorot kelemahan sistem komunikasi internal pemerintah. Istana saat ini tampak ‘kedodoran’ dalam menghadapi polarisasi opini di tengah masyarakat. Sebab pemerintah tak punya sistem komunikasi yang cukup bagus.

Selain itu, Istana juga tidak hanya mengandalkan kekuasaan atau beradu narasi ‘inkonstitusional’ sangat rentan menjadi bumerang.

(Part I) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

Umpama, kondisi ekonomi rakyat semakin memburuk dan pemerintah terkesan tutup telinga atas kritik dan saran dari publik, maka seruan yang dilontarkan Saiful justru mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.

Artinya, pemerintah harus bergerak cepat guna mencari fakta berbasis data dan riset atas krtik-kritik yang muncul, lalu mengeksekusinya dengan tindakan konkret yang pro rakyat.

Jangan sekadar dilawan dengan narasi, tapi juga pada tindakan-tindakan nyata terhadap pendapat itu,”

kata dia.

Jaga Mulut

Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengkritik keras pernyataan Saiful. Ia menegaskan, isu menjatuhkan Presiden Prabowo dapat melahirkan kontroversi dan kegaduhan ruang publik. Omongan Saiful dapat dianggap provokatif dan berisiko disebut makar.

Bahkan proses pemakzulan presiden tak bisa dilaksanakan sembarangan dan mekanisme tersebut secara ketat diatur dalam UUD 1945.

(Saiful) harus berhati-hati dalam berbicara di hadapan publik, apalagi sebagai tokoh lembaga survei yang sangat senior,”

kata dia.

Kepala Bersuara

Presiden Prabowo Subianto merespons perihal pemakzulan dirinya. Ia mengatakan dalam negara demokrasi, upaya mengganti pemerintahan yang berkinerja buruk bukan hal tabu.

Semua pemberhentian presiden dan/atau wakil presiden itu bisa dilaksanakan asalkan dengan jalur damai dan konstitusional.

Bernegara secara demokrasi, demokrasi kedaulatan di tangan rakyat. Tidak masalah kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya, gantilah pemerintah itu. Ada mekanismenya dengan baik, dengan damai,”

kata Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Kabinet Merah Putih, Rabu, 8 April 2026.

Ia menekankan bahwa ada jalur konstitusional dan non-konstitusional jika ingin memberhentikan presiden.

“Bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah. Bisa juga melalui impeachment, tidak ada masalah. Tapi impeachment yang melalui saluran DPR, MK, MPR, dilakukan tidak masalah,” ucap Prabowo.

Bahkan ia mencontohkan ada transisi kepemimpinan nasional yang pernah terjadi dahulu. Semua proses pergantian tiga presiden itu ditempuh dengan proses politik tanpa represif.

Dalam sejarah Indonesia, telah terjadi beberapa pergantian. Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai. Melalui proses, tidak melalui kekerasan,”

tegas dia.

Terakhir, Prabowo meminta agar bawahannya dan rakyat untuk memercayai sistem bernegara yang telah dibangun oleh pendiri bangsa. Tujuannya agar tidak terprovokasi oleh wacana di luar sistem sah negara.

Tag:impeachmentmakarpemakzulanPolitikPrabowo SubiantoPresidenSaiful MujaniSpill
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
3
Jejak Law Firm Diduga Afiliasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terungkap, Kantor Lama Tinggalkan Permata Hijau
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi korupsi
4
APBN Semester I-2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya Klaim Masih Bagus
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Doc: IG SekjenPDIP.
Politik

PDIP Kritik Keras Wacana Libatkan Babinsa Urus Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan Negara

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengkritik keras wacana pelibatan Bintara…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya saat membuka pameran seni memperingati peristiwa Kudatuli di TIM.
Politik

Megawati Tegur Pramono! Minta TIM Dikembalikan Jadi Rumah Seniman, Bukan Kaum Borjuis

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pembukaan pameran peringatan Kuda Tuli di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Politik

Megawati Kritik Polri: Seperti Tidak Ada Wibawanya Lagi

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melontarkan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Politik

Heboh Pengawasan Pajak Libatkan Babinsa, DPR Ingatkan Kepercayaan Publik Bisa Turun

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kebijakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up