Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 11 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • iran
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part II) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional
Politik

(Part II) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: April 9, 2026 10:55 am
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: YT/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: YT/Sekretariat Presiden)
SHARE

Krisis Komunikasi Istana?

Merespons polemik ini, Dosen Komunikasi Politik Universitas Airlangga Suko Widodo mengingatkan pemeritah agar tidak merespons opini dan kritik publik dengan tindakan represif, pembungkaman, maupun ancaman lainnya.

Daftar isi Konten
  • Krisis Komunikasi Istana?
  • Jaga Mulut
  • Kepala Bersuara

Pernyataan Saiful perihal pemakzulan tersebut merupakan fakta baru dalam komunikasi politik saat ini. Namun, ia menekanan betapapun kerasnya opini dari pakar, maka negara wajib merespons proporsional. Tekanan bagi rakyat yang kritis berpotensi menurunkan indeks demokrasi secara nasional dan internasional.

Opini harus dibalas dengan opini, jangan dibalas dengan pembungkaman. Ruang komunikasi publik menjadi keruh ketika opini dibalas dengan air keras, misalnya. Itu contoh ketidakdewasaan pemerintah,”

kata dia kepada owrite.

Perihal pernyataan pemakzulan non-parlemen atau melalui gerakan massa seperti demonstrasi Mei 1998, Suko menilai, bukan sesuatu yang lazim dalam tata negara. Sebab sangat berisiko melahirkan benturan di masyarakat

Meski menganggap ucapan Saiful agak berlebihan, Suko menyatakan kekecewaan rakyat terhadap krisis ekonomi, tata kelola negara, dan kebijakan yang tak efisien dalam rezim saat ini, tetap harus disuarakan.

Suko menyarankan agar kritik tersebut—baik pemerintah maupun rakyat—harus berbasis riset dan data valid. Bahkan pemerintah haram terburu-buru mengecap Saiful mengajak makar.

Suko juga menyorot kelemahan sistem komunikasi internal pemerintah. Istana saat ini tampak ‘kedodoran’ dalam menghadapi polarisasi opini di tengah masyarakat. Sebab pemerintah tak punya sistem komunikasi yang cukup bagus.

Selain itu, Istana juga tidak hanya mengandalkan kekuasaan atau beradu narasi ‘inkonstitusional’ sangat rentan menjadi bumerang.

(Part I) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

Umpama, kondisi ekonomi rakyat semakin memburuk dan pemerintah terkesan tutup telinga atas kritik dan saran dari publik, maka seruan yang dilontarkan Saiful justru mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.

Artinya, pemerintah harus bergerak cepat guna mencari fakta berbasis data dan riset atas krtik-kritik yang muncul, lalu mengeksekusinya dengan tindakan konkret yang pro rakyat.

Jangan sekadar dilawan dengan narasi, tapi juga pada tindakan-tindakan nyata terhadap pendapat itu,”

kata dia.

Jaga Mulut

Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengkritik keras pernyataan Saiful. Ia menegaskan, isu menjatuhkan Presiden Prabowo dapat melahirkan kontroversi dan kegaduhan ruang publik. Omongan Saiful dapat dianggap provokatif dan berisiko disebut makar.

Bahkan proses pemakzulan presiden tak bisa dilaksanakan sembarangan dan mekanisme tersebut secara ketat diatur dalam UUD 1945.

(Saiful) harus berhati-hati dalam berbicara di hadapan publik, apalagi sebagai tokoh lembaga survei yang sangat senior,”

kata dia.

Kepala Bersuara

Presiden Prabowo Subianto merespons perihal pemakzulan dirinya. Ia mengatakan dalam negara demokrasi, upaya mengganti pemerintahan yang berkinerja buruk bukan hal tabu.

Semua pemberhentian presiden dan/atau wakil presiden itu bisa dilaksanakan asalkan dengan jalur damai dan konstitusional.

Bernegara secara demokrasi, demokrasi kedaulatan di tangan rakyat. Tidak masalah kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya, gantilah pemerintah itu. Ada mekanismenya dengan baik, dengan damai,”

kata Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Kabinet Merah Putih, Rabu, 8 April 2026.

Ia menekankan bahwa ada jalur konstitusional dan non-konstitusional jika ingin memberhentikan presiden.

“Bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah. Bisa juga melalui impeachment, tidak ada masalah. Tapi impeachment yang melalui saluran DPR, MK, MPR, dilakukan tidak masalah,” ucap Prabowo.

Bahkan ia mencontohkan ada transisi kepemimpinan nasional yang pernah terjadi dahulu. Semua proses pergantian tiga presiden itu ditempuh dengan proses politik tanpa represif.

Dalam sejarah Indonesia, telah terjadi beberapa pergantian. Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai. Melalui proses, tidak melalui kekerasan,”

tegas dia.

Terakhir, Prabowo meminta agar bawahannya dan rakyat untuk memercayai sistem bernegara yang telah dibangun oleh pendiri bangsa. Tujuannya agar tidak terprovokasi oleh wacana di luar sistem sah negara.

Tag:impeachmentmakarpemakzulanPolitikPrabowo SubiantoPresidenSaiful MujaniSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
Nasional

Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke TNI, Komnas HAM Desak Menko Kumham Imipas Bentuk TGPF

Penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan berkas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus kepada Puspom TNI. Maka harus ada pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas perkara…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 Min Read
gambar ilustrasi dibuat oleh AI
Nasional

AJI Indonesia Kritik SK Komdigi 127/2026: Pasal Karet Potensi jadi Alat Sensor Kebebasan Pers

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengkritik penerbitan Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 127 Tahun 2026 tentang Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang Mengandung Muatan Disinformasi dan/atau Ujaran Kebencian.  Penerbitan…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
4 Min Read
Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam tayangan ‘Menjaga Kedaulatan Keuangan: Langkah Tegas Berantas Trade Misinvoicing’.
Nasional

Kasus Andrie Yunus: TNI Harus Ikuti Sinyal Wapres Gibran soal Peradilan Umum

9 April 2026, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengeluarkan keterangan tertulis soal perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.  Pernyataan tersebut ia sampaikan tepat satu hari…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah.
Politik

Buntut Tuduhan Pernyataan Makar, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penghasutan

Pendiri lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani dilaporkan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
1 hari lalu
Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah.
Politik

Sistem Pengawasan Buntu, Pendapat Saiful Mujani Bukan Makar

Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Charles Simabura merespons polemik…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 hari lalu
Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah sekaligus pendiri lembaga riset dan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)
Politik

(Part I) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

Dalam acara “Sebelum Pengamat Ditertipkan”, Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 hari lalu
Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah.
Politik

Kritik Saiful Mujani soal Pemakzulan Prabowo: Garis Tipis Makar dan Gerakan Massa

Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Charles Simabura membedah polemik…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up