Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 25 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part II) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional
Politik

(Part II) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: April 9, 2026 10:55 am
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: YT/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: YT/Sekretariat Presiden)
SHARE

Krisis Komunikasi Istana?

Merespons polemik ini, Dosen Komunikasi Politik Universitas Airlangga Suko Widodo mengingatkan pemeritah agar tidak merespons opini dan kritik publik dengan tindakan represif, pembungkaman, maupun ancaman lainnya.

Daftar isi Konten
  • Krisis Komunikasi Istana?
  • Jaga Mulut
  • Kepala Bersuara

Pernyataan Saiful perihal pemakzulan tersebut merupakan fakta baru dalam komunikasi politik saat ini. Namun, ia menekanan betapapun kerasnya opini dari pakar, maka negara wajib merespons proporsional. Tekanan bagi rakyat yang kritis berpotensi menurunkan indeks demokrasi secara nasional dan internasional.

Opini harus dibalas dengan opini, jangan dibalas dengan pembungkaman. Ruang komunikasi publik menjadi keruh ketika opini dibalas dengan air keras, misalnya. Itu contoh ketidakdewasaan pemerintah,”

kata dia kepada owrite.

Perihal pernyataan pemakzulan non-parlemen atau melalui gerakan massa seperti demonstrasi Mei 1998, Suko menilai, bukan sesuatu yang lazim dalam tata negara. Sebab sangat berisiko melahirkan benturan di masyarakat

Meski menganggap ucapan Saiful agak berlebihan, Suko menyatakan kekecewaan rakyat terhadap krisis ekonomi, tata kelola negara, dan kebijakan yang tak efisien dalam rezim saat ini, tetap harus disuarakan.

Suko menyarankan agar kritik tersebut—baik pemerintah maupun rakyat—harus berbasis riset dan data valid. Bahkan pemerintah haram terburu-buru mengecap Saiful mengajak makar.

Suko juga menyorot kelemahan sistem komunikasi internal pemerintah. Istana saat ini tampak ‘kedodoran’ dalam menghadapi polarisasi opini di tengah masyarakat. Sebab pemerintah tak punya sistem komunikasi yang cukup bagus.

Selain itu, Istana juga tidak hanya mengandalkan kekuasaan atau beradu narasi ‘inkonstitusional’ sangat rentan menjadi bumerang.

(Part I) Simalakama Pemakzulan: Antara ‘People Power’ Saiful Mujani dan Ancaman Inkonstitusional

Umpama, kondisi ekonomi rakyat semakin memburuk dan pemerintah terkesan tutup telinga atas kritik dan saran dari publik, maka seruan yang dilontarkan Saiful justru mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.

Artinya, pemerintah harus bergerak cepat guna mencari fakta berbasis data dan riset atas krtik-kritik yang muncul, lalu mengeksekusinya dengan tindakan konkret yang pro rakyat.

Jangan sekadar dilawan dengan narasi, tapi juga pada tindakan-tindakan nyata terhadap pendapat itu,”

kata dia.

Jaga Mulut

Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengkritik keras pernyataan Saiful. Ia menegaskan, isu menjatuhkan Presiden Prabowo dapat melahirkan kontroversi dan kegaduhan ruang publik. Omongan Saiful dapat dianggap provokatif dan berisiko disebut makar.

Bahkan proses pemakzulan presiden tak bisa dilaksanakan sembarangan dan mekanisme tersebut secara ketat diatur dalam UUD 1945.

(Saiful) harus berhati-hati dalam berbicara di hadapan publik, apalagi sebagai tokoh lembaga survei yang sangat senior,”

kata dia.

Kepala Bersuara

Presiden Prabowo Subianto merespons perihal pemakzulan dirinya. Ia mengatakan dalam negara demokrasi, upaya mengganti pemerintahan yang berkinerja buruk bukan hal tabu.

Semua pemberhentian presiden dan/atau wakil presiden itu bisa dilaksanakan asalkan dengan jalur damai dan konstitusional.

Bernegara secara demokrasi, demokrasi kedaulatan di tangan rakyat. Tidak masalah kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya, gantilah pemerintah itu. Ada mekanismenya dengan baik, dengan damai,”

kata Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Kabinet Merah Putih, Rabu, 8 April 2026.

Ia menekankan bahwa ada jalur konstitusional dan non-konstitusional jika ingin memberhentikan presiden.

“Bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah. Bisa juga melalui impeachment, tidak ada masalah. Tapi impeachment yang melalui saluran DPR, MK, MPR, dilakukan tidak masalah,” ucap Prabowo.

Bahkan ia mencontohkan ada transisi kepemimpinan nasional yang pernah terjadi dahulu. Semua proses pergantian tiga presiden itu ditempuh dengan proses politik tanpa represif.

Dalam sejarah Indonesia, telah terjadi beberapa pergantian. Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai. Melalui proses, tidak melalui kekerasan,”

tegas dia.

Terakhir, Prabowo meminta agar bawahannya dan rakyat untuk memercayai sistem bernegara yang telah dibangun oleh pendiri bangsa. Tujuannya agar tidak terprovokasi oleh wacana di luar sistem sah negara.

Tag:impeachmentmakarpemakzulanPolitikPrabowo SubiantoPresidenSaiful MujaniSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Trending di OWRITE
Buru Begal Pakai Pasukan Tempur: Langkah Tegas atau Pintu Masuk Dwifungsi ABRI?
By Adi Briantika
Sejumlah prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) TNI AD
1
IHSG Hari Ini Merosot ke 6.152, Simak Level Support dan Resistnya
By Anisa Aulia
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026).
2
Selat Hormuz Berpotensi Buka, Minyak WTI Langsung Ambles ke US$91 per Barel
By Anisa Aulia
Petugas West Texas Intermediate.
3
150 Inspirasi Nama Kucing yang Gemas, Estetik, dan Anti Pasaran
By Ossid Duha Jussas Salma
Hewan kucing
4
Danantara Pasang Badan Muluskan Izin PT TIMAH Gali Potensi Rare Earth Bangka
By Iren Natania
Magnet neodymium besi boron ditempatkan di dalam tong sebelum dihancurkan menjadi bubuk di sebuah pabrik di Tianjin, Cina.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyambut WNI yang sempat disandera oleh tentara Israel.
Politik

Pembebasan 9 WNI Bukan Akhir, DPR Desak Israel Dihukum Dunia

Kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) dari misi Global Sumud Flotilla (GSF)…

Rahmat Tunny
By
Rahmat Tunny
34 menit lalu
Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono
Politik

Kecam Israel, Keponakan Prabowo Apresiasi Negara Sahabat Bantu Pulangkan 9 WNI 

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono mengapresiasi peran negara-negara sahabat…

Rahmat Tunny
By
Rahmat Tunny
52 menit lalu
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Politik

Rupiah Melemah, Kenapa Surya Paloh Minta Publik Setop Debat Gak Produktif?

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyampaikan dukungannya terhadap arah kebijakan ekonomi…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
4 hari lalu
Presiden Prabowo Subianto tiba di Mactan Expo untuk menghadiri sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). KTT ASEAN tersebut membahas tiga prioritas utama di tengah situasi geopolitik akibat konflik di Timur Tengah, yakni keamanan energi kawasan, stabilisasi ketahanan pangan, dan perlindungan warga negara ASEAN.
Politik

Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Prabowo: Nihil Cetak Biru Kebijakan

Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pelaku usaha untuk menjadi bagian dari…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
7 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up