Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 25 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Kasus Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran, Ahli Soroti Kelalaian Orang Tua
Kesehatan

Kasus Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran, Ahli Soroti Kelalaian Orang Tua

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 15, 2026 2:38 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Kasus Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran,
Kasus Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran, (Foto: freepik)
SHARE

Ahli kesehatan masyarakat, Dicky Budiman menyoroti bayi 1,5 tahun yang mengalami hipotermia saat naik Gunung Ungaran bersama orang tuanya. Dicky mengatakan mengajak anak ke lingkungan ekstrem seperti gunung tanpa kesiapan matang merupakan keputusan berisiko tinggi.

Kalau di negara maju bisa masuk kategori melanggar hukum karena artinya kepentingan, keselamatan, dan kesehatan anak diabaikan. Karena ini adalah keputusan berisiko tinggi,”

ujar Dicky kepada Owrite, Rabu, 15 April 2026.

Dicky menjelaskan bahwa secara biologis tubuh anak belum mampu menghadapi stres dingin seperti orang dewasa. Kondisi hipotermia tersebut bisa berkembang cepat dan berujung fatal.

Menurutnya, orang tua perlu memastikan bahwa keselamatan anak menjadi prioritas utama, bukan sekadar ambisi atau pengalaman orang tua.

Secara ilmiah, anak itu punya kerentanan biologis yang fundamental. Pertama, rasio luas permukaan tubuh lebih besar, jadi anak itu berpotensi kehilangan panas lebih cepat. Termasuk sistem termoregulasi anak ini belum matang, sehingga tidak efektif mempertahankan suhu tubuh. Selain itu, kemampuan menggigil anak juga terbatas,”

jelasnya.

Selain itu, cadangan energi pada anak rendah, sehingga lebih mudah mengalami kelelahan dan hipoglikemia.

Sistem termoregulasi anak yang belum stabil juga sangat memudahkan terjadinya penurunan suhu inti tubuh dalam kondisi dingin.

Risiko pada anak yang mengalami hipotermia, yaitu saat suhu tubuh kurang dari 35 derajat Celsius, berpotensi menimbulkan gangguan neurologis berupa penurunan kesadaran atau gangguan koordinasi yang dapat meningkatkan risiko jatuh di medan gunung.

Termasuk gangguan kardiovaskular, aritmia fatal, penurunan curah jantung, gangguan respirasi, napas melambat sehingga bisa gagal napas, koagulopati, dan gangguan metabolik. Jadi ada gangguan pembekuan darah dan asidosis metabolik. Pada kasus yang ekstrem dan fatal, bisa terjadi henti jantung dan kematian,”

tuturnya.

Menurut Dicky, hal-hal tersebut sering tidak disadari oleh orang dewasa. Pasalnya, hipotermia pada anak kerap tidak terdeteksi sejak awal karena anak belum mampu mengomunikasikan gejala.

Ada juga orang tua yang menganggapnya sekadar kedinginan biasa, atau ketika gejala awal seperti menggigil dan lemas dianggap kelelahan.

Kondisi tersebut yang membuat kasus pada anak cepat masuk fase berat tanpa disadari,”

tandasnya.
Tag:bayiGunung UngaranHipotermiaKesehatan AnakKeselamatanLingkungan Ekstrem
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
1
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
2
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
3
Prabowo Ungkap Ciri Koruptor: Biasanya Orang Pintar Tahu Cara Mencuri
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo hadir dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan, di Gorontalo, 24 Juni 2026.
4
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini Penjelasan Kemhan
By Rahmat Baihaqi
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
5

BERITA LAINNYA

Menkes bersama Kapolri
Kesehatan

Jangan Tunggu Sakit, Menkes Minta Warga Cek Empat Angka Ini Secara Rutin

Banyak orang baru datang ke rumah sakit saat tubuh mulai menunjukkan gejala…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Sayur menu pagi sehat
Kesehatan

Pagi Hari Jadi Kunci, Ini 7 Kebiasaan yang Baik untuk Ginjal

Ginjal merupakan organ penting yang berperan dalam menyaring limbah dan racun dari…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
13 jam lalu
Ilustrasi kue putu
Kesehatan

Pakar IPB Ingatkan Bahaya Paralon pada Kue Putu, Berisiko Picu Gangguan Ginjal hingga Kanker

Kue putu merupakan jajanan tradisional masyarakat Indonesia. Terbuat dari tepung beras, jajanan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Minum air putih
Kesehatan

Bahaya Kekurangan Cairan di Musim Kemarau, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Dehidrasi

Musim kemarau yang ditandai dengan cuaca panas dan minim curah hujan dapat…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up