Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 13 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Akrobat Politik Nasdem-Gerindra Sulit Diikuti Partai Lain
Politik

Akrobat Politik Nasdem-Gerindra Sulit Diikuti Partai Lain

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 16, 2026 4:05 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Ilustasi Bendera Partai Gerindra dan Nasdem
Ilustasi Bendera Partai Gerindra dan Nasdem (Sumber: Gambar Dibuat AI)
SHARE

Upaya Partai Nasdem yang menginisiasi blok politik dengan Partai Gerindra dinilai sebagai manuver yang tidak mudah diikuti partai-partai lain. 

Pengamat Politik dari Citra Institute Efriza berpendapat, partai lain memiliki daya tawar politik yang berbeda dan enggan dicap sebagai pengekor, maka strategi blok politik bakal dihindari oleh mereka. 

Jelas yang berani mengambil (inisiatif) adalah Partai Nasdem. Partai lain, kalau dia mau membangun kesepakatan lebih dulu dengan Gerindra, yang terjadi mereka akan dianggap mengekor, mengikuti Nasdem,”

kata Efriza kepada owrite.id, Rabu, 15 April 2026.

Manuver yang dimainkan oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, sebenarnya lahir dari keterbatasan dan dinamika internal partai tersebut pada awal pemerintahan baru. 

Efriza berujar, partai besar lebih berhati-hati dan sadar kapasitas masing-masing. Bila partai lain juga terburu-buru bersepakat membangun blok politik dengan Gerindra, maka bakal dianggap pragmatis dan kehilangan independensinya. 

Contohnya, Partai Golkar–yang menduduki peringkat kedua pada Pemilu–diprediksi tak mau terjebak strategi Nasdem. Sebab, akan membuat partai berlambang pohon beringin itu terkesan sebagai partai lemah dan haus kekuasaan. Begitu pula dengan partai besar lainnya. 

Perjuangan-perjuangan mereka tidak akan seberani Nasdem. Karena mereka sangat pragmatis dan lebih mencari bagaimana kondisinya ke depan. Jadi, mereka tidak serta-merta mau langsung (skenario blok politik),”

terang Efriza. 

Bila blok politik dibangun bersama-sama saat ini, maka yang terjadi adalah koalisi sebelum Pemilu. Bahkan bisa muncul narasi aklamasi alias satu calon saja dalam kontestasi lima tahunan tersebut. 

Kalau itu yang terjadi, sentimen negatif di masyarakat adalah masyarakat (partai-partai) mbalelo,” 

ucapnya.

Meski manuver ini seolah membuat Nasdem memiliki pemikiran politik yang maju, Efriza menilai ada alasan rasional di balik itu, yakni Nasdem tengah bertahan dari kondisi internalnya seperti tiada perwakilan kader Nasdem dalam kabinet dan ada upaya pelemahan dari eksternal partai. 

Bantah Merger 

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya, membantah wacana partainya dan Gerindra ingin bergabung. Penggunaan istilah “merger” ia anggap tidak tepat karena lebih relevan dalam dunia bisnis. Ia juga menyayangkan munculnya narasi penggabungan yang bisa menyesatkan opini publik.

Bapak Surya orang yang concern terhadap situasi politik. Referensi kami berpolitik itu political block,” 

kata dia.

Konsep political block, menurut Willy, merupakan bentuk rekayasa politik yang bertujuan menciptakan kerja sama berbasis visi dan kebijakan, bukan sekadar transaksi politik jangka pendek. Ia menilai selama ini kerja sama antarpartai di Indonesia cenderung pragmatis dan minim arah strategis.

Tag:gerindramergerNasDempartai politikpemiluPolitik
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Zaskia Adya Mecca Turun ke Jalan, Bagikan Logistik Gratis untuk Mahasiswa Demo di Bundaran HI
By Syifa Fauziah
Zaskia Adya Mecca
1
Resep Tongseng Telur Dadar, Menu Sederhana dengan Kuah Gurih Bikin Nagih
By Syifa Fauziah
Resep tongseng telur
2
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
3
Bantah Sengaja Bikin Sinyal Demo ‘Indonesia Bangkrut’ Jadi Lemot, Polisi: Karena Kebanyakan Orang
By Rahmat Tunny
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut', 12 Juni 2026, di Jakarta.
4
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
5

BERITA LAINNYA

Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid
Politik

DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik

Komisi II DPR RI menyoroti praktik penempatan pejabat di daerah yang dinilai…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
44 menit lalu
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Politik

Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?

Komisi V DPR RI mengkhawatirkan penurunan drastis anggaran Kementerian Pekerjaan Umum pada…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
17 jam lalu
Dokter melakukan operasi bibir sumbing seorang pasien di RSUD Tebet, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Politik

Tekor Rp2 Triliun Sebulan Bikin Keuangan BPJS Kesehatan ‘Sekarat’, Terus Kudu Piye?

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IX DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
22 jam lalu
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
Politik

Pernyataan Misbakhun Disorot, Deddy Sitorus Singgung Ulah Buzzer

Polemik usulan optimalisasi penerimaan pajak yang disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
24 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up