Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik
Politik

DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Juni 13, 2026 1:31 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid
Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid (Foto Dokumentasi DPR RI)
SHARE

Komisi II DPR RI menyoroti praktik penempatan pejabat di daerah yang dinilai masih jauh dari prinsip meritokrasi.

DPR bahkan mengungkap adanya dugaan proses seleksi jabatan yang hanya menjadi formalitas karena hasil akhirnya sudah ditentukan sejak awal.

Baca juga:
490 Pemda Kurang Duit, Ekonom: Pemerintah Pusat Bangun Sentralisasi Fiskal… Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menyoroti pemetaan yang dilakukan pemerintah, kepada 490…
Dasco Sebut Pengangkatan PPPK Perlu Diatur Ulang, Hindari Penumpukan Honorer… Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti rapat Komisi II DPR…
490 Daerah Berpeluang Dapat Suntikan Dana, Purbaya Tunggu Restu Prabowo Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah sedang memetakan daerah yang mengalami…
  • 490 Pemda Kurang Duit, Ekonom: Pemerintah Pusat Bangun Sentralisasi Fiskal Berkedok Efisiensi
  • Dasco Sebut Pengangkatan PPPK Perlu Diatur Ulang, Hindari Penumpukan Honorer di Daerah
  • 490 Daerah Berpeluang Dapat Suntikan Dana, Purbaya Tunggu Restu Prabowo

Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid, meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) untuk mencegah praktik penempatan pejabat yang tidak sesuai kompetensi.

Saya minta pengawasan manajemen talenta ini diperketat lagi. Kalau misalnya dibentuk panitia seleksi (pansel) untuk menentukan pejabat, itu hanya formalitas di daerah karena rangking pun sudah diatur,”

kata Fauzan dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri PAN-RB, Kepala BKN, Kepala LAN, Kepala ANRI, dan Ketua Ombudsman RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat, 12 Juni 2026.

Menurut Fauzan, lemahnya pengawasan terhadap sistem manajemen talenta membuat masih banyak pejabat menduduki posisi strategis tanpa memiliki latar belakang keahlian yang relevan.

Pansel Buka Seleksi 3 Jabatan Pimpinan OJK, Ini Syarat Ketat yang Wajib Diikuti

Politikus NasDem itu mencontohkan masih ditemukannya kasus lulusan pendidikan yang justru ditempatkan sebagai kepala dinas kesehatan.

Kualitas Pelayanan Publik

Penempatan seperti itu dinilai berpotensi mengganggu kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah.

Kalau orang yang tidak memiliki kompetensi ditempatkan pada jabatan yang membutuhkan keahlian khusus, tentu akan berdampak pada kualitas kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat,”

ujarnya.

Karena itu, ia menilai sistem merit yang selama ini menjadi dasar reformasi birokrasi harus dijalankan secara konsisten, bukan sekadar memenuhi prosedur administratif.

Selain menyoroti persoalan pengisian jabatan, Fauzan juga mengangkat kondisi Ombudsman di daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Salah satunya adalah belum tersedianya kantor permanen di sejumlah wilayah. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan persoalan independensi apabila penyediaan fasilitas sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah yang justru menjadi objek pengawasan Ombudsman.

Takutnya kalau minta kepada kepala daerah, ini ada konflik kepentingan. Coba nanti dibahas di Komisi II DPR RI dan kami akan komunikasikan dengan kepala daerah,”

tandasnya.

Tag:ASNDPR Komisi IIFauzan KhalidPanselPelayanan Publik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Survei SMRC Jadi Alarm, Elektabilitas Prabowo Tergerus karena Kebijakan Dinilai Tak Dibutuhkan Rakyat
By Rika Pangesti
Presiden RI Prabowo Subianto dalam amanat di HUT ke-80 Polri, Cikeas, Bogor.
1
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger
By Rahmat Baihaqi
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
3
Bukan MBG, Rocky Gerung Bongkar Biang Elektabilitas Prabowo Merosot
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
4
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI Prabowo Subianto dalam amanat di HUT ke-80 Polri, Cikeas, Bogor.
Politik

Survei SMRC Jadi Alarm, Elektabilitas Prabowo Tergerus karena Kebijakan Dinilai Tak Dibutuhkan Rakyat

Menteri Perekonomian Kabinet Bayangan Media Wahyudi Askar menilai penurunan elektabilitas Presiden RI…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso
Politik

Gerindra Tak Gentar Survei Prabowo Anjlok, Jadi Bahan Evaluasi Partai dan Pemerintah

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso menegaskan partainya tetap optimistis menyikapi penurunan…

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Rahmat Tunny
Dusep Malik
10 jam lalu
Petugas menyusun ompreng berisi Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Tubo Ternate, Maluku Utara
Politik

PDIP Sindir Pemerintah, Putusan MK Soal Wapres Berlaku 3 Hari Tapi MBG Butuh 2 Tahun

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mendesak pemerintah segera menjalankan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
13 jam lalu
Gambar lambang sejumlah partai politik
Politik

Pemisahan Pemilu Untungkan Parpol, Rakyat Kini Lebih Mudah Menghukum Partai Penguasa

Dosen Hukum Pemilu Universitas Indonesia Titi Anggraini menilai, pemisahan pemilu nasional dan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up