Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Epidemiolog: Ganja Medis Bisa Dilegalkan, Tapi Harus Diawasi Ketat
Kesehatan

Epidemiolog: Ganja Medis Bisa Dilegalkan, Tapi Harus Diawasi Ketat

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 27, 2026 9:31 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Daun Ganja untuk Medis. (Sumber: Unsplash/Rick Proctor)
Daun Ganja untuk Medis. (Sumber: Unsplash/Rick Proctor)
SHARE

Epidemiolog sekaligus Ahli Kesehatan Masyarakat, Dicky Budiman memberi tanggapan terkait wacana pemerintah melakukan kajian ilmiah terkait pemanfaatan ganja untuk kepentingan medis.

Dicky mengatakan ada kemungkinan ganja medis ini dilegalkan di Indonesia, namun tentu perlu memastikan syarat yang ketat karena ganja masih golongan narkotika.

Selain itu juga perlu adanya riset nasional yang komprehensif, dan harus ada regulasi berbasis formasi.

Ini bukan tanaman bebas, harus ada sistem kontrol yang ketat, misalnya resep, registrasi pasien, audit distribusi, kapaisat SDM kesehatan, apoteker, farmasis, dan harus ada penguatan sistem rehabilitasi,”

ujar Dicky kepada Owrite.id.

Dicky menambahkan legalisasi ganja medis tersebut berisiko sangat serius, yang menyebabkan prematur kebijakannya dan berpotensi meningkatkan masalah kesehatan.

Menurut Dicky, ada efek jangka panjang dan jangka pendek bila ganja medis dilegalkan, dari sisi manfaat dan risiko.

Manfaat jangka pendek untuk menurunkan nyeri, kontrol kejang, relaksasi otot, dan peningkatkan nafsu makan pada pasien tertentu. Sementara risikonya berupa gangguan memori, konsentrasi, sedasi, gangguan koordinasi, dan akhirnya bisa menyebabkan risiko kecelakaan maupun kecemasan,”

jelas Dicky.

Mengalami Ketergantungan

Sedangkan efek jangka panjangnya bisa ada dua sisi, dari individu dan juga masyarakat. Pada individu, risikonya bisa mengalami ketergantungan, gangguan fungsi kognitif kronik, risiko gangguan psikotik.

Dampaknya juga pada perkembangan otak, khususnya pada anak muda,”

tambahnya.

Dicky pun menekankan, meski ada banyak manfaat dari pengobatan dengan ganja medis, namun efektivitasnya tidak superior, bila dibanding terapi standar pada banyak kasus.

Perlu diketahui bahwa kualitas buktinya masih moderat hingga rendah atau low certainty dari perspektif kesehatan masyarakat,”

ucapnya.

Di sisi lain, Dicky juga menyoroti terkait gagasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya hal itu menarik, namun ada risiko kebijakan.

Artinya, pertama tentu terkesan industri yang mendominasi kebijakan, termasuk adanya potensi risiko diversion ke pasar gelap. Selain itu ada potensi kalau tata kelola lemah akan ada stigma internasional,”

ucapnya.

Lebih lanjut Dicky mengatakan, kalaupun KEK ganja medis ini akan dilakukan, perlu adanya satu pengetatan dengan pusat riset. Namun ia mengaku belum setuju dengan cara itu.

Dan secara umum saya belum mendukung cara itu,”

tandasnya.
Tag:dr Dicky BudimanEpidemiologGanja MedisMedisnarkotikapasien
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
2
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
3
Bintang Jatuh di Denpasar: Klub Five Stars Digerebek Bareskrim, 53 Orang Ditangkap
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggerebekan klub malam oleh polisi.
4
Utang Whoosh Diambil Kemenkeu, Purbaya Beberkan Caranya dan Klaim Tak Bebani APBN
By Anisa Aulia
Kereta Cepat Whoosh
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi rokok elektronik atau vape.
Kesehatan

Kemenkes Cuma Beri Peringatan Soal Kontroversi Konten Bigmo, Vape Disebut Tak Aman untuk Anak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti konten YouTuber Bigmo yang diduga melibatkan anak dalam…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Menkes Mnekes Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

Kasus Yurizal Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, Menkes Buka Suara

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menanggapi kasus tenaga kesehatan (nakes) yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
15 jam lalu
Ilustrasi pasien sakit.
Kesehatan

Burnout Bukan Alasan Nakes Tak Empati, Pakar: Standar Etik Tak Boleh Dilonggarkan

Kasus dugaan tindakan tidak berempati terhadap pasien BPJS Kesehatan Yurizal Tri Chaerawan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Kartu Indonesia Sehat. (Sumber: Dok. BPJS Kesehatan)
Kesehatan

Hujat Pasien BPJS yang Mengeluh, Nakes Disentil dr Gia: Selelah-lelahnya Kamu, Lebih Melelahkan Jadi Pasien!

Dokter umum sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Gia Pratama Putra memberi tanggapan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up