Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, pada Senin, 27 April 2026.
Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 53/p 2026 tentang pengangkatan penasihat khusus presiden bidang komunikasi.
Rekam Jejak
Hasan Nasbi sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).
Ia pertama kali menduduki jabatan Kepala Kantor Komunikasi Presiden pada 19 Agustus 2024, di penghujung masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), dan sempat melanjutkan perannya di era Presiden Prabowo Subianto.
Namun, ia diganti pada 17 September 2025 lalu, posisinya digantikan Angga Raka Prabowo, kini lembaganya juga berganti nama jadi Badan Komunikasi Pemerintah. Setelahnya, Hasan menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero).
Pendiri Lembaga Survei
Sebelum masuk di lingkungan Istana, nama Hasan sudah dikenal sebagai pendiri lembaga survei, Cyrus Network.
Ia juga pernah bertaruh mobil Alphard saat meyakini Anies Baswedan tak maju di Pilpres 2024. Namun, prediksinya gagal. Anies saat itu maju diusung Koalisi Perubahan yang digawangi NasDem, PKB, dan PKS.
Hasan juga merupakan lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI). Setelah lulus, ia sempat berkarier sebagai wartawan selama setahun mulai 2005-2006.
Hasan kemudian menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia sejak 2006 hingga 2008.
Lalu, pada Pilkada DKI Jakarta 2012, Hasan menjadi konsultan politik untuk Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.





