Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 21 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / 5 Bulan Tanpa Laporan, Koalisi Sipil Kritik Komisi Reformasi Polri: Omon-omon Saja
Nasional

5 Bulan Tanpa Laporan, Koalisi Sipil Kritik Komisi Reformasi Polri: Omon-omon Saja

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: April 27, 2026 7:41 pm
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
Share
Koalisi Sipil untuk Reformasi Kepolisian menuntut Presiden Prabowo untuk mengumumkan hasil kerja Komisi Reformasi Polri.
Koalisi Sipil untuk Reformasi Kepolisian menuntut Presiden Prabowo untuk mengumumkan hasil kerja Komisi Reformasi Polri (Owrite.id/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri mempertanyakan hasil kerja Komisi Percepatan Reformasi Polri yang telah dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebab, telah lima bulan terbentuk, Komisi tersebut belum melaporkan hasil kerjanya.

Wakil Ketua yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arif Maulana mendesak agar Presiden mengumumkan hasil temuan Komisi. Jika tidak, maka sia-sia saja pembentukan lembaga itu.

“Jujur saja, kami sangat khawatir, skeptis, pesimis, bila Komisi Reformasi kepolisian ini tidak jadi apa-apa. Janji reformasi Polri hanya berhenti (seolah) omon-omon saja. Apalagi dimanfaatkan sebagai kepentingan politik praktis,”

kata Arif dalam dalam diskusi di kantor ICW, Senin, 27 April 2026.

Meski Komisi telah, permasalahan dalam tubuh Polri masih terus berlanjut, bahkan bertambah parah. Hal itu dibuktikan dengan maraknya kasus tindak pidana yang melibatkan institusi Korps Bhayangkara mulai dari terlibat penganiayaan, pembunuhan, maupun narkoba.

Padahal, Komisi itu dibentuk berasal dari aspirasi publik, setelah maraknya aksi brutalitas aparat ditengah masa demonstrasi. Mereka diduga menyalahi kewenangannya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Arif khawatir jika kepala negara tidak paham urgensi dan tuntutan reformasi kepolisian yang selama ini terus digaungkan.

“Harus dicatat bahwa nampaknya Presiden tidak serius menindaklanjuti tuntutan reformasi Polri,”

ujar dia.

Arif juga menyinggung soal pengesahan KUHAP baru. Menurutnya, aturan baru itu sudah menegaskan kewenangan Polri menjadi lebih akuntabel, yang justru ada malah menambah lagi kewenangan yang akhirnya membuka ruang potensi abuse of power dengan diskresi yang begitu luas.

Tak Independen

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Nany Afrida mengatakan Komisi Reformasi Polri tidak independen sejak awal pembentukan, lantaran anggotanya merupakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan mantan Kapolri.

Dengan keterlibatan Jenderal Polri aktif maupun pensiunan jenderal yang terjadi malah potensi konflik kepentingan.

“Independensi dari masalah, juga kepentingan internal mereka jadi terpengaruh. Ada semacam konflik kepentingan di situ,”

tegas Nany.

Semestinya, Komisi diisi oleh kalangan masyarakat sipil yang prihatin dalam pembenahan institusi Bhayangkara. Tapi nyatanya, dengan komposisi anggota saat ini, hasilnya nol besar.

“Bagaimana bisa membuat sebuah organisasi jadi independen, tapi ‘jeruk makan jeruk’?”

tanya Nany.

Koalisi justru mempertanyakan langkah pemerintah yang ingin mereformasi Polri. Alih-alih ingin mengubah ke arah lebih baik, malah diduga terjadi konflik pada internal kepolisian.

“Mungkin di dalam internal kepolisian, ada yang setuju dan tidak setuju (Polri) direformasi. Karena mungkin ketika direformasi, maka kebiasaan-kebiasaan seperti produktif (bisa hilang), setelah itu menggunakan kekuasaan untuk kepentingan,” terangnya.

tegas Nany.

Maka, Koalisi menuntut lima hal kepada pemerintah:

  • Mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan agenda reformasi Polri. Reformasi Polri adalah agenda mendesak untuk menyelesaikan berbagai persoalan seperti praktik kriminalisasi, rekayasa kasus, brutalitas aparat, abuse of power, bisnis polisi, rangkap jabatan, serta praktik politik praktis yang berdampak serius bagi kemunduran demokrasi, negara hukum, dan hak asasi manusia. Urgensi ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai potensi penyalahgunaan kewenangan oleh kepolisian, apalagi pasca KUHAP disahkan;
  • Mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mendengar suara rakyat sebagai pemilik kedaulatan terkait dengan tuntutan untuk mereformasi kepolisian. Pengabaian suara rakyat berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan bagi pemerintah dan juga institusi kepolisian; 
  • Mendesak Komisi Percepatan Reformasi Polri untuk menyampaikan secara terbuka hasil kerja dan rekomendasi kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas KKRP yang telah mengundang publik. Publik memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa sejumlah masukan telah didengar dan dipertimbangkan sebagai bagian dari penyusunan rekomendasi ini;
  • Mendesak DPR RI untuk tidak diam saja dan segera jalankan fungsi check and balances pengawasan terhadap fungsi pemerintahan yang menyimpang dari mandat rakyat terkait akuntabilitas dan absennya tindak lanjut agenda reformasi kepolisian;
  • Mengajak publik dan pers untuk terus mengawal dan mendesak agenda reformasi kepolisian untuk menjaga tegaknya kedaulatan rakyat, negara hukum, dan HAM.

Tag:AJI IndonesiaKoalisi Masyarakat SipilKomisi Percepatan Reformasi PolriOmon-omonPolriprabowoYLBHI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Listrik Padam di Banyak Daerah, Bahlil Beri Ultimatum Keras ke Bos PLN
By Natania Longdong
Ilustrasi aktivitas masyarakat terganggung karena adanya pemadaman listrik.
1
Bahlil Bantah Krisis Batu Bara Pemicu Pemadaman Listrik Bergilir: Di Mana Kurangnya?
By Natania Longdong
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.
2
Dirut PLN Minta Maaf Ada Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, Ternyata Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5) mengatakan seluruh petugas dan tim teknis PLN terus bekerja all out selama 24 jam di lapangan agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman. (Sumber: Dok. PLN)
3
DJP Blak-blakan Ungkap Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG
By Anisa Aulia
Paket Bundling MBG Saat Libur Lebaran. (Sumber: Dok. Biro Hukum dan Humas BGN)
4
Kapolri Sigit Soal Penangkapan Roy dan dr Tifa: Itu Rangkaian Sebelum ke Kejaksaan
By Rahmat Baihaqi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
5

BERITA LAINNYA

Roy Suryo saat jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Nasional

Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Dipindah ke Rutan, Tahap Dua Kasus Ijazah Jokowi Bakal Dimulai

Proses hukum yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
11 menit lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Nasional

Prabowo Didorong Terangi Daerah 3T, Bahlil: Semua Warga Berhak Nikmati Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerataan akses…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Ilustrasi rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Nasional

Pakar Soroti Aturan Batas Gaji MBR: Harus Ada Skema Jelas, Jangan Sampai jadi Beban APBN

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
6 jam lalu
Mahasiswa Trisaksi dan Esa Unggul di depan gedung DPR RI. (Sumber: Owrite/Fauzi-Tunny)
Nasional

(Galeri Foto) Massa Aksi Mahasiswa Trisakti-Esa Unggul Bawa Tuntutan TRITURA ke DPR

Demonstrasi mahasiswa kembali menghampiri kawasan Gedung DPR RI, Kompleks Senayan, Jumat, 19 Juni 2029.  Demonstrasi…

Muhammad FauziRahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Muhammad Fauzi
Rahmat Tunny
Dusep Malik
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up