Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengundang produsen Bobibos (PT Inti Sinergi Formula), untuk melanjutkan pembahasan kelayakan produk bahan bakar yang mereka hasilkan untuk konsumen.
Ditjen Migas kembali memanggil PT Inti Sinergi Formula (Bobibos). Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas,”
kata Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad di Jakarta, dikutip Senin, 27 April 2026.
Noor meminta pihak Bobibos untuk segera melakukan pengujian guna menentukan posisi produk, apakah masuk dalam kategori BBN (Bahan Bakar Nabati) atau BBM (Bahan Bakar Minyak).
Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel,”
ujar Noor.
Pada pertemuan sebelumnya, 14 April 2026, Ditjen Migas telah menyambut baik inovasi Bobibos di tengah tekanan krisis energi global.







