Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 5 Bulan Tanpa Laporan, Koalisi Sipil Kritik Komisi Reformasi Polri: Omon-omon Saja
Nasional

5 Bulan Tanpa Laporan, Koalisi Sipil Kritik Komisi Reformasi Polri: Omon-omon Saja

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: April 27, 2026 7:41 pm
Rahmat
Adi Briantika
Share
Koalisi Sipil untuk Reformasi Kepolisian menuntut Presiden Prabowo untuk mengumumkan hasil kerja Komisi Reformasi Polri.
Koalisi Sipil untuk Reformasi Kepolisian menuntut Presiden Prabowo untuk mengumumkan hasil kerja Komisi Reformasi Polri (Owrite.id/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri mempertanyakan hasil kerja Komisi Percepatan Reformasi Polri yang telah dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebab, telah lima bulan terbentuk, Komisi tersebut belum melaporkan hasil kerjanya.

Wakil Ketua yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arif Maulana mendesak agar Presiden mengumumkan hasil temuan Komisi. Jika tidak, maka sia-sia saja pembentukan lembaga itu.

“Jujur saja, kami sangat khawatir, skeptis, pesimis, bila Komisi Reformasi kepolisian ini tidak jadi apa-apa. Janji reformasi Polri hanya berhenti (seolah) omon-omon saja. Apalagi dimanfaatkan sebagai kepentingan politik praktis,”

kata Arif dalam dalam diskusi di kantor ICW, Senin, 27 April 2026.

Meski Komisi telah, permasalahan dalam tubuh Polri masih terus berlanjut, bahkan bertambah parah. Hal itu dibuktikan dengan maraknya kasus tindak pidana yang melibatkan institusi Korps Bhayangkara mulai dari terlibat penganiayaan, pembunuhan, maupun narkoba.

Padahal, Komisi itu dibentuk berasal dari aspirasi publik, setelah maraknya aksi brutalitas aparat ditengah masa demonstrasi. Mereka diduga menyalahi kewenangannya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Arif khawatir jika kepala negara tidak paham urgensi dan tuntutan reformasi kepolisian yang selama ini terus digaungkan.

“Harus dicatat bahwa nampaknya Presiden tidak serius menindaklanjuti tuntutan reformasi Polri,”

ujar dia.

Arif juga menyinggung soal pengesahan KUHAP baru. Menurutnya, aturan baru itu sudah menegaskan kewenangan Polri menjadi lebih akuntabel, yang justru ada malah menambah lagi kewenangan yang akhirnya membuka ruang potensi abuse of power dengan diskresi yang begitu luas.

Tak Independen

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Nany Afrida mengatakan Komisi Reformasi Polri tidak independen sejak awal pembentukan, lantaran anggotanya merupakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan mantan Kapolri.

Dengan keterlibatan Jenderal Polri aktif maupun pensiunan jenderal yang terjadi malah potensi konflik kepentingan.

“Independensi dari masalah, juga kepentingan internal mereka jadi terpengaruh. Ada semacam konflik kepentingan di situ,”

tegas Nany.

Semestinya, Komisi diisi oleh kalangan masyarakat sipil yang prihatin dalam pembenahan institusi Bhayangkara. Tapi nyatanya, dengan komposisi anggota saat ini, hasilnya nol besar.

“Bagaimana bisa membuat sebuah organisasi jadi independen, tapi ‘jeruk makan jeruk’?”

tanya Nany.

Koalisi justru mempertanyakan langkah pemerintah yang ingin mereformasi Polri. Alih-alih ingin mengubah ke arah lebih baik, malah diduga terjadi konflik pada internal kepolisian.

“Mungkin di dalam internal kepolisian, ada yang setuju dan tidak setuju (Polri) direformasi. Karena mungkin ketika direformasi, maka kebiasaan-kebiasaan seperti produktif (bisa hilang), setelah itu menggunakan kekuasaan untuk kepentingan,” terangnya.

tegas Nany.

Maka, Koalisi menuntut lima hal kepada pemerintah:

  • Mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan agenda reformasi Polri. Reformasi Polri adalah agenda mendesak untuk menyelesaikan berbagai persoalan seperti praktik kriminalisasi, rekayasa kasus, brutalitas aparat, abuse of power, bisnis polisi, rangkap jabatan, serta praktik politik praktis yang berdampak serius bagi kemunduran demokrasi, negara hukum, dan hak asasi manusia. Urgensi ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai potensi penyalahgunaan kewenangan oleh kepolisian, apalagi pasca KUHAP disahkan;
  • Mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mendengar suara rakyat sebagai pemilik kedaulatan terkait dengan tuntutan untuk mereformasi kepolisian. Pengabaian suara rakyat berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan bagi pemerintah dan juga institusi kepolisian; 
  • Mendesak Komisi Percepatan Reformasi Polri untuk menyampaikan secara terbuka hasil kerja dan rekomendasi kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas KKRP yang telah mengundang publik. Publik memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa sejumlah masukan telah didengar dan dipertimbangkan sebagai bagian dari penyusunan rekomendasi ini;
  • Mendesak DPR RI untuk tidak diam saja dan segera jalankan fungsi check and balances pengawasan terhadap fungsi pemerintahan yang menyimpang dari mandat rakyat terkait akuntabilitas dan absennya tindak lanjut agenda reformasi kepolisian;
  • Mengajak publik dan pers untuk terus mengawal dan mendesak agenda reformasi kepolisian untuk menjaga tegaknya kedaulatan rakyat, negara hukum, dan HAM.

Tag:AJI IndonesiaKoalisi Masyarakat SipilKomisi Percepatan Reformasi PolriOmon-omonPolriprabowoYLBHI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Kereta Api
Nasional

RI Makin Dekat Stop Impor BBM? B50 Siap Diterapkan Nasional Setelah Uji Kereta

Indonesia terus melakukan percepatan implementasi biodiesel B50, yakni campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar pada sektor perkeretaapian. Program ini, menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. (Sumber: Youtube/Setpres)
Nasional

Baru Dilantik, Jumhur Hidayat Didesak Evaluasi Total Izin dan Perkuat Penegakan Hukum

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) meminta adanya perubahan kebijakan saat Mohammad Jumhur Hidayat ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan (KLH/BPLH).  Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Boy Even Sembiring mengatakan, selama…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
4 Min Read
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
Politik

Usulan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Pengamat: Atasi Korupsi dan Kaderisasi Mandek

Merujuk kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga itu mengusulkan masa jabatan ketua umum partai politik dibatasi maksimal dua periode kepengurusan. Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai usulan…

By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Nasional

Resmi Dilantik Prabowo, Siapa Mohammad Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup yang Baru?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memimpin pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak enam pejabat baru mengisi jabatan dalam perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih, antara lain Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, dan Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional.
Nasional

Jadi Kepala Barantin, Karding Janji Perketat Pengawasan Tanpa Ganggu Perdagangan

Kepala Badan Karantina (Barantin) Abdul Kadir Karding menyatakan akan memperketat pengawasan lalu…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
3 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meminta maaf atas kejadian yang menimpa puluhan siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Nasional

Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo, Netizen Kesal Kepala BGN Dadan Hindayana Aman

Nama Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana jadi sorotan netizen setelah Presiden…

dusep-malikSyifa Fauziah
By
Dusep
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman. (Sumber: Instagram/@dudung_abdurachman)
Nasional

Prabowo Tunjuk Dudung Pimpin KSP, Sinyal Penguatan Komunikasi Politik

Eks Kepala Staf Angkatan Darat Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up