Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Terungkap Begini Kronologi Kekerasan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta
Nasional

Terungkap Begini Kronologi Kekerasan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: April 29, 2026 5:27 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Barang bukti kekerasan Daycare Little Aresha ditampilkan dalam konferensi pers 27 April 2026.
Barang bukti kekerasan Daycare Little Aresha ditampilkan dalam konferensi pers 27 April 2026. (foto: X/ @DivHumas_Polri)
SHARE

Terungkapnya kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta mengejutkan publik, setelah puluhan balita menjadi korban praktik kekerasan pengasuh yang tidak manusiawi selama sekitar satu tahun lamanya.

Kasus ini terungkap setelah mantan karyawan daycare membuat laporan kepada Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta karena merasa tindakan para pengasuh kepada anak-anak tidak manusiawi. 

Selain itu, sejumlah orang tua juga melaporkan perubahan perilaku anak, mulai dari sering menangis, ketakutan saat dititipkan, hingga muncul luka fisik dan keluhan pada area tubuh tertentu.

Untuk lebih detailnya, Owrite.id akan merangkum kronologi kekerasan di aycare Little Aresha, Yogyakarta, dari berbagai sumber, Rabu, 29 April 2026.

Pada Jumat 24 April 2026, polisi melakukan penggerebekan lokasi daycare. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan indikasi perlakuan kasar terhadap anak, termasuk penelantaran anak, dan dugaan pengikatan. Petugas kemudian memasang garis polisi serta mengamankan sekitar 30 orang untuk pemeriksaan.

Setelah gelar perkara pada Sabtu, 25 April 2026, Polresta Yogyakarta menetapkan 13 orang tersangka pada Minggu, 26 April 2026. Tersangka terdiri dari satu ketua yayasan berinisial DK (51), satu kepala sekolah berinisial AP (42) dan 11 pengasuh. Seluruh tersangka diketahui berjenis kelamin perempuan.

Polisi menyebut bentuk kekerasan dilakukan secara terstruktur dan para pengasuh memiliki pola yang sama. Dari keterangan polisi terungkap bahwa pelaku melakukan tindakan tersebut atas arahan dari pimpinan yayasan secara lisan. 

Bentuk kekerasan yang dilakukan meliputi pengikatan tangan atau kaki anak menggunakan kain, melepaskan pakain anak sejak datang, hingga penelantaran anak berupa tidak memberikan makan dan perawatan yang layak. Tindakan ini dilakukan dengan motif untuk mengendalikan anak selama berada di daycare.

Dari total 103 anak yang terdaftar dalam daycare, setidaknya 53 anak diduga menjadi korban kekerasan fisik dan penelantaran. Jumlah ini dinilai akan bertambah seiring dengan adanya pendalaman kasus oleh penyelidik.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia menyatakan bahwa, motif utama para pelaku diduga berkaitan dengan faktor ekonomi. Pengelola daycare disebut menerima jumlah anak yang melebihi kapasitas ideal demi meningkatkan pemasukan tanpa diimbangi dengan jumlah pengasuh yang memadai.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian juga menuturkan bahwa, praktik kekerasan tersebut telah menjadi kebiasaan yang berlangsung secara turun-temurun di lingkungan pengasuh.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengecam keras peristiwa tersebut dan menyampaikan dukungan terhadap penanganan hukum serta perlindungan terhadap korban. Pemerintah juga dituntut untuk melakukan evaluasi sistem perjanjian dan pengawasan daycare secara nasional.

Sementara itu, Pemerintah Kota Yogyakarta berencana melakukan pemeriksaan terhadap seluruh daycare, khususnya yang belum memiliki izin resmi. Karena, Daycare Little Aresha diketahui belum mengantongi izin operasional sebagai tempat penitipan anak maupun taman kanak-kanak.

Atas tindakannya tersebut, para tersangka dijerat dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun dan/atau denda hingga Rp100 juta. Polisi menyatakan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan, serta membuka adannya penambahan tersangka.

Tag:Daycare Little AreshaKekerasan anakKronologiYogyakarta
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sefruit

Bukan Cuma Soal Jodoh, Ini Alasan Tarot Makin Digandrungi Gen Z

Gen Z kini melihat tarot bukan sekadar ramalan cinta, tapi ruang refleksi diri di tengah tekanan hidup. Dari TikTok hingga sesi private reading, tarot makin relevan sebagai coping mechanism untuk…

By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
3 Min Read
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. (Foto: owrite/Anisa)
Nasional

Menteri PKP Benarkan Dua Dirjennya Mundur, Salah Satu Terkendala Status

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara, membenarkan dua Direktur Jenderal-nya (Dirjen) mengundurkan diri. Salah satu alasannya, karena putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak memperbolehkan anggota kepolisian…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
3 Min Read
Kecelakaan lalu lintas di alami oleh sekelompok jemaah haji Indonesia di Arab Saudi
Internasional

Innalilahi.. Bus Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Alami Kecelakaan

Kecelakaan lalu lintas dialami oleh sekelompok jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, pada Selasa, 28 April 2026. Hal itu disampaikan olrh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. KJRI Jeddah mengatakan, bahwa…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Pekerja menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Kemala Bhayangkari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). Kementerian Keuangan hingga 9 Maret 2026 telah menggelontorkan anggaran belanja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program MBG sebesar Rp44 triliun atau setara 13,1 persen dari total alokasi anggaran APBN sebesar Rp335 triliun. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Nasional

SPPG Tutup Tetap Dapat Rp6 Juta per Hari, Ekonom: Ini Praktik Korupsi!

Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda, memberi tanggapan terkait pernyataan Kepala Badan…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
5 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Booby Rasyidin (kanan) saat meninjau Stasiun Bekasi Timur di Kota Bekasi, Jawa Barat
Nasional

Insiden Kereta Bekasi Timur Berbuntut Panjang, Dirut KAI Didesak Mundur

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, mendesak Direktur Utama PT Kereta…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kedua kanan) memantau evakuasi kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Bara
Nasional

Audit Taksi Green SM, Menhub Tegas Tak Menolerir Ditemukan Pelanggaran

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan audit pengelola taksi Green SM terkait kecelakaan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
6 jam lalu
Kereta jarak jauh
Nasional

Dari Bintaro hingga Bekasi Timur: Rangkaian Tragedi Kereta Api yang Tak Pernah Usai

Pada Senin malam, 27 April 2026, duka kembali menyelimuti jalur kereta api…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up