Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Deretan Pernyataan Asbun Pejabat yang Menuai Banyak Kritikan
Hype

Deretan Pernyataan Asbun Pejabat yang Menuai Banyak Kritikan

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: April 30, 2026 5:18 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Bahlil Lahaladia
SHARE

Di tengah sorotan publik yang semakin tajam, ucapan para pejabat kini tak lagi sekadar pernyataan, melainkan bisa langsung memicu polemik luas. Sejumlah pernyataan yang dinilai kurang sensitif, tidak tepat sasaran, hingga minim empati kerap viral dan menuai kritik keras dari masyarakat. 

Daftar isi Konten
  • 1. Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM)
  • 2. Zulkifli Hasan (Menko Pangan)
  • 3. Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan)
  • 4. Arifatul Choiri Fauzi (menteri PPPA)
  • 5. Letjen TNI Suharyanto (Kepala BNPB)
  • 6. Raja Juli Antoni (Kementerian Kehutanan)
  • 7. Hasan Nasbi (Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Di ruang digital, istilah “asbun” (asal bunyi) pun mencuat sebagai bentuk sindiran terhadap komentar pejabat yang dianggap jauh dari realitas di lapangan. Berikut rangkuman sejumlah pernyataan kontroversial beserta konteks kejadiannya.

1. Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM)

Nama Bahlil sering jadi trending topik di media sosial, hal ini terjadi karena banyak pernyataan-pernyataan beliau yang dinilai kontroversial. Salah satunya pernyataan di bulan Oktober 2025 yang menyebut “Orang yang menolak korupsi pasti belum pernah korupsi”. Pernyataan ini dianggap ambigu, karena seolah-olah menormalisasikan korupsi.

Pernyataan kontroversial Bahlil bukanlah kali pertama terjadi, sebelumnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI pada 6 Februari 2023, Bahlil (saat itu menjabat sebagai Menteri Investasi) membandingkan etos kerja tenaga kerja lokal dengan asing. Ia menyebut tenaga kerja lokal “rata-rata” masih suka istirahat sholat, makan lama, merokok, dan cerita-cerita sehingga kurang produktif untuk perusahaan multinasional. 

2. Zulkifli Hasan (Menko Pangan)

Sejumlah pernyataan Zulhas beberapa kali memicu kontroversi di ruang publik. Seperti yang terjadi pada Desember 2023 di acara Rakornas APPSI di Semarang, ia melontarkan guyonan jika bacaan sholat “amin” setelah Al-fatihah banyak orang memilih diam dan gerakan jari saat tahiyat akhir berubah jadi dua jari. 

Zulhas juga jadi sorotan saat terjadi kasus keracunan massal siswa karena Makan Siang Gratis (MBG), pada 21 Agustus 2025 ia menyatakan bahwa anak-anak keracunan karena “belum terbiasa” dengan makanan baru, bahkan menganalogikan dengan pengalaman masa kecilnya. Pernyataan ini menuai amarah publik yang menilai kurangnya empati terhadap keselamatan anak.

3. Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan)

Purbaya yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan dikenal dengan gaya komunikasi ceplas-ceplos atau “koboi”, sering menuai kritik karena dianggap kurang empati, bluner, atau terlalu blak-blakan. Seperti saat baru dilantik, Purbaya langsung kontroversial setelah merespon gerakan 17+8 tuntutan rakyat.

ia menyebut bahwa sebagai “suara sebagian kecil rakyat kita” yang “mungkin sebagian merasa terganggu hidupnya masih kurang”. Pernyataannya ini dikritik tajam, dianggap tidak empati terhadap keresahan ekonomi masyarakat, meski kemudian ia meminta maaf ke publik.

4. Arifatul Choiri Fauzi (menteri PPPA)

Pada 28 April 2026, pasca kecelakaan kereta di Stasiun bekasi Timur (27 April 2026) yang menewaskan dan melukai puluhan orang (mayoritas perempuan), Arifah fauzi mengusulkan agar gerbong khusus perempuan di KRL dipindahkan ke tengah rangkaian, sementara gerbang depan dan belakang untuk laki-laki, karena dianggap lebih berisiko.

Pernyataan ini dianggap kurang empati di tengah duka dan dipertanyakan relevansinya secara umum. Meskipun, kemudian ia mengakui bahwa perbuatannya tersebut “kurang tepat”.

5. Letjen TNI Suharyanto (Kepala BNPB)

Kepala badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto juga mendapat kritik dalam menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera. Pernyataannya yang menyebut kondisi bencana tidak berstatus nasional karena kategori daerah/provinsi, serta klaim bahwa bencana banjir tersebut “hanya mencekam di medsos”.

Atas pernyataannya tersebut, Suharyanto dianggap kurang empati terhadap korban. Ia kemudian meminta maaf ke publik.

6. Raja Juli Antoni (Kementerian Kehutanan)

Menteri Kehutanan, Raja Juli antoni menuai kritik terkait respon banjir dan tanah longsor di Sumatera. Kemenhut disebut asbun setelah menjelaskan bahwa gelondongan kayu yang terbawa arus banjir berasal dari pohon tumbang alami bukan dari penebangan liar. 

Pernyataannya ini dianggap kontradiktif dengan fakta dilapangan. Kontroversi lain termasuk foto dirinya bermain domino dengan tersangka pembalakan liar, serta tudingan lemahnya penegakan hukum di kawasan hutan.

7. Hasan Nasbi (Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Pada 19 Maret 2025, kantor redaksi Tempo menerima kiriman paket berisi kepala babi tanpa telinga yang ditujukan kepada jurnalis Francisca Christy Rosan (Cica). Insiden ini dianggap sebagai bentuk teror terhadap jurnalis dan kebebasan pers.

Dua hari kemudian, tepatnya 21 maret 2025 Hasan Hasbi merespon kejadian ini dengan santai, ia menyuruh memasak saja kepala babi kiriman tersebut. Pernyataan ini viral dan menuai kritik keras karena dianggap menyepelekan ancaman teror kepada media.

Itulah beberapa pernyataan-pernyataan pejabat yang viral di media sosial karena dianggap kurang berempati, defensif, atau tidak sesuai fakta lapangan. Walaupun pejabat sering berdalih bahwa ucapan mereka diambil di luar konteks atau dimaknai berlebihan.

Tag:asbunBahlil LahadaliaPejabatZulkifli Hasan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Universitas Indonesia
Hype

Polemik Pride Month di UI Berujung Doxing, Suma UI Takedown Postingan Usai Dapat Ancaman

Unggahan bertema Pride Month yang dipublikasikan Badan Pers Mahasiswa Universitas Indonesia atau…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Hype

Tujuh Rekomendasi Destinasi Wisata Magelang Wajib Dikunjungi

Magelang merupakan salah satu daerah wisata unggulan di Jawa Tengah yang menawarkan…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Mantan aktivis 98 temani anak demo
Hype

Momen Haru Mantan Aktivis 98 Saat Saksikan Anaknya Turun ke Jalan

Riuh yel-yel mahasiswa kembali menggema di jalanan ibu kota. Gelombang massa berjaket…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
10 jam lalu
Inka Andestha
Hype

5 Potret Menawan Inka Andestha, Selebgram yang Disebut Sebagai Kekasih Baru Pratama Arhan

Nama Inka Andestha semakin mencuri perhatian berkat penampilannya yang selalu menarik dan…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up