Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 6 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Dari Open Marriage sampai Fetish, Fenomena Relasi Modern Ini Ternyata Lebih Dekat dari yang Kamu Dibayangin
Sefruit

Dari Open Marriage sampai Fetish, Fenomena Relasi Modern Ini Ternyata Lebih Dekat dari yang Kamu Dibayangin

Salsabillah Irwanda
Last updated: April 30, 2026 7:03 pm
By
Salsabillah Irwanda
4 bulan lalu
Share
SHARE

Open marriage artinya apa sebenarnya? Dan kenapa fenomena ini makin sering muncul di sekitar kita?

Secara sederhana, open marriage adalah bentuk hubungan pernikahan di mana dua orang tetap berkomitmen sebagai pasangan, tapi sama-sama memberi ruang untuk terlibat relasi romantis atau seksual dengan orang lain atas dasar kesepakatan.

Buat sebagian orang, konsep ini mungkin terdengar asing. Tapi di tengah maraknya diskusi soal open marriage, perselingkuhan, fetish, sampai relasi seksual yang makin terbuka dibahas di internet, satu hal mulai terlihat jelas, yaitu dinamika hubungan manusia hari ini jauh lebih kompleks dari gambaran normal yang selama ini dianggap umum.

Cerita-cerita seperti open marriage, hubungan dengan orang yang sudah berpasangan, fetish tertentu, sampai relasi seksual yang dibangun di luar pola konvensional mungkin terdengar ekstrem buat sebagian orang.

Tapi di internet, cerita seperti ini bukan lagi hal yang asing. Justru makin sering muncul, makin terbuka dibahas, dan makin banyak diakui sebagai bagian dari realitas relasi orang dewasa hari ini.

Media sosial ikut bikin semua ini terasa makin dekat. Cerita anonim soal perselingkuhan, hubungan seksual yang rumit, sampai fantasi yang jarang dibicarakan di ruang publik sekarang justru lebih sering muncul di timeline.

Bukan cuma jadi bahan shock value, tapi juga jadi bukti kalau dinamika relasi orang hari ini jauh lebih beragam dari yang sering terlihat di permukaan.

Buat sebagian orang, cerita-cerita ini terdengar liar. Tapi buat sebagian lainnya, itu justru terasa realistis. Karena relasi hari ini gak selalu sesederhana soal cinta, komitmen, dan kesetiaan.

Ada kebutuhan emosional, ada kebutuhan seksual, ada luka personal, ada trauma, ada rasa ingin validasi, dan ada dorongan buat mencari sesuatu yang gak mereka dapat dari hubungan yang sedang dijalani.

Makanya, fenomena seperti open marriage atau hubungan non-konvensional gak selalu muncul semata karena soal seks. Di banyak kasus, itu justru berangkat dari kebutuhan yang lebih kompleks, seperti rasa ingin dilihat, didengar, dipahami, diinginkan, atau sekadar merasa punya kendali atas hidup dan tubuh sendiri.

Hal yang sama juga berlaku buat fetish. Buat orang luar, fetish sering dianggap aneh atau berlebihan. Padahal dalam banyak kasus, fetish adalah bentuk preferensi personal yang terbentuk dari pengalaman, asosiasi, rasa aman, atau pola ketertarikan tertentu.

Selama terjadi atas dasar consent dan tidak merugikan siapa pun, banyak orang melihatnya sebagai bagian dari spektrum preferensi seksual yang memang lebih luas dari yang biasa dibicarakan.

Di titik ini, internet berperan besar. Bukan cuma membuka akses informasi, tapi juga membuka ruang validasi. Orang jadi lebih mudah menemukan cerita serupa, merasa gak sendirian, dan akhirnya lebih berani mengakui hal-hal yang sebelumnya hanya disimpan sendiri.

Apa yang dulu dianggap terlalu liar buat dibicarakan, sekarang justru jadi topik yang lebih sering muncul secara terbuka.

Bukan berarti semua fenomena ini harus dianggap ideal atau tanpa konsekuensi. Banyak relasi tetap menyisakan luka, manipulasi, pengkhianatan, atau relasi kuasa yang gak sehat. Tapi satu hal yang makin sulit dibantah: pola hubungan orang hari ini memang jauh lebih kompleks dari sekadar hitam-putih soal benar atau salah.

Dan mungkin itu kenapa cerita-cerita seperti ini terasa makin dekat. Karena di balik kesannya yang ekstrem, yang sebenarnya sedang muncul bukan cuma soal seks, tapi soal cara orang mencari koneksi, pelarian, validasi, dan bentuk relasi yang terasa paling masuk akal buat mereka.

Tag:pernikahanselingkuh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Trending di OWRITE
Abu Vulkanik Anak Krakatau Usik Langit Bali, 17 Penerbangan di Ngurah Rai Terdampak
By Adi Briantika
Sejumlah pesawat terparkir di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Januari 2023.
1
Mata Kena Abu Vulkanik, Jangan Dikucek! Ini Pesan Menkes
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi iritasi mata.
2
September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia
By Ossid Duha Jussas Salma
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
3
Abu Vulkanik Masih Mengadang, Soetta dan 2 Bandara Perpanjang Penutupan
By Adi Briantika
Calon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
4
Langit Berabu Vulkanik, LRT Jabodebek Pastikan Tetap Beroperasi Normal
By Syifa Fauziah
Rangkaian kereta LRT Jakarta Manggarai-Kelapa Gading berhenti di Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Rambut Panjang atau Pendek? Begini Cara Tahu Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu

Memilih antara rambut panjang atau pendek ternyata tidak hanya soal mengikuti tren…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

Tiga Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Bulan Ini, Ada Kamu?

Awal September 2026 diprediksi membawa energi positif bagi zodiak Taurus, Gemini, dan…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Sefruit

Orang Tua Narsistik Itu Seperti Apa? Kenali Cirinya

Perilaku egois orang tua tidak serta-merta menunjukkan gangguan kepribadian narsistik (NPD) karena…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Sefruit

Punya Teman Kerja Kayak Gini? Fix, Kamu Butuh Kesabaran Ekstra

Perilaku tidak sopan di kantor (workplace incivility) seperti gemar menyindir atau melempar…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up