Presiden Prabowo menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan pidato, salah satunya menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memiliki dampak luas bagi masyarakat.
Ia bahkan sempat menanyakan langsung kepada para buruh terkait manfaat program tersebut.
Kita juga memberi MBG. Saya bertanya, MBG bermanfaat atau tidak? MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita,”
ujar Prabowo.
Potongan video momen Prabowo saat pidato bahas MBG pun viral di media sosial Threads. Banyak netizen yang memberikan komentar pedas pada video tersebut.
Masih haus validasi aja, MBG nggak ada hubungannya sama Hari Buruh lah,”
kata @bumi_bijak.
Sudah tidak punya urat malu ternyata,”
ucap @nopriza_bahari***
Semoga tidak tuli dan buta,”
tambah @hartonostefanus.
Rasain lo, baru tau ya MBG nggak bermanfaat sama sekali,”
sambung @memetaa773.
Bermanfaat bagi pemilik dapur,”
tambah @inug_widi.
MBG Bantu Persoalan Kekurangan Gizi
Dalam pidatonya, Prabowo juga berharap program MBG ini mampu membantu mengatasi persoalan kekurangan gizi pada anak-anak Indonesia.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda.
Anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang. Dengan MBG ekonomi kita hidup di mana-mana. Rakyat butuh telur, daging, sayur, susu, ikan, ekonomi kita hidup, petani-petani kita dapat penghasilan. Uang ini semua beredar, Indonesia tambah kuat dan sejahtera,”
tutur Prabowo.
Selain berdampak pada kesehatan anak, program ini juga dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi nasional. Kebutuhan bahan pangan untuk MBG akan menyerap hasil produksi petani dan pelaku sektor pangan, sehingga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas.
Kombinasi antara anggaran perlindungan sosial yang besar dan program MBG menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya membantu kelompok rentan, tetapi juga memperkuat ekonomi nasional secara menyeluruh.



