Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Prabowo Tanya Manfaat MBG Saat May Day, Jawaban Buruh di Luar Dugaan

Prabowo menanyakan langsung kepada para buruh terkait manfaat program MBG. Namun jawaban buruh terbelah, ada yang menjawab: “Bermanfaat!”. Namun ada juga yang menjawab: "Tidak!", sambil mengangkat tangan dan menggoyangkan tangan ke kiri dan kanan sebagai kode bahwa MBG tidak bermanfaat.

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban (kiri), Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kedua kiri), Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri), Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kanan) dan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban (kiri), Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kedua kiri), Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri), Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kanan) dan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.)

Peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat 1 Mei 2026, dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Saat berpidato Prabowo menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program andalan pemerintah saat ini. Ia bahkan sempat menanyakan langsung kepada para buruh terkait manfaat program tersebut.

Kita juga memberi MBG. Saya bertanya, MBG bermanfaat atau tidak? MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita,”

ujarnya.

Namun jawaban buruh terbelah, ada yang menjawab:

Bermanfaat!”.

Namun ada juga yang menjawab:

Iklan

Tidak!”,

sambil mengangkat tangan dan menggoyangkan tangan ke kiri dan kanan sebagai kode bahwa MBG tidak bermanfaat.

Prabowo berharap, program MBG mampu membantu mengatasi persoalan kekurangan gizi pada anak-anak Indonesia. Karena menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda.

Anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang. Dengan MBG ekonomi kita hidup di mana-mana. Rakyat butuh telur, daging, sayur, susu, ikan, ekonomi kita hidup, petani-petani kita dapat penghasilan. Uang ini semua beredar, Indonesia tambah kuat dan sejahtera,”

ucapnya.

Selain berdampak pada kesehatan anak, program ini juga dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi nasional. Kebutuhan bahan pangan untuk MBG akan menyerap hasil produksi petani dan pelaku sektor pangan, sehingga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas.

Kombinasi antara anggaran perlindungan sosial yang besar dan program MBG menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini diharapkan tidak hanya membantu kelompok rentan, tetapi juga memperkuat ekonomi nasional secara menyeluruh.

Perlindungan Sosial Rakyat Berpenghasilan Rendah

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang masih berpenghasilan rendah.

Untuk tahun ini, sambungnya, pemerintah menganggarkan perlindungan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah sebesar Rp 500 triliun.

Kita juga memberi perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita beri perlindungan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah sebesar Rp 500 triliun,”

kata Prabowo.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal