Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 7 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Asia Pasifik Diguyur Dana Jumbo, ADB Kucurkan US$70 Miliar Jaga Ketahanan Kawasan
Ekonomi Bisnis

Asia Pasifik Diguyur Dana Jumbo, ADB Kucurkan US$70 Miliar Jaga Ketahanan Kawasan

dusep-malik
Last updated: Mei 4, 2026 3:52 pm
By
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
- Redaktur
2 bulan lalu
Share
Gedung ADB. (Sumber: Dok. ADB)
Gedung ADB. (Sumber: Dok. ADB)
SHARE

Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) meluncurkan program pendanaan jumbo senilai US$70 miliar atau setara sekitar Rp1.218 triliun (Kurs Rp17.405 per USD) untuk memperkuat sistem regional di Asia dan Pasifik di tengah meningkatnya tekanan geopolitik, konflik global, hingga ancaman krisis energi.

Daftar isi Konten
  • Salurkan Dana US$29,3 Miliar Sepanjang 2025
  • Skenario Terburuk ke Ekonomi Dunia

Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden ADB, Masato Kanda, saat membuka Pertemuan Tahunan ke-59 ADB di Samarkand, Uzbekistan, Senin, 4 Mei 2026.

Menurut Kanda, dunia saat ini memasuki era baru yang ditandai fragmentasi geopolitik, gangguan rantai pasok, hingga ketidakpastian pasar energi akibat konflik di Timur Tengah.

Pendekatan pembangunan yang konvensional dan terisolasi tidak lagi cukup. Untuk bertahan dan berkembang, negara-negara di kawasan harus membangun sistem yang lebih terhubung dan tangguh,”

ujar Kanda dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin 4 Mei 2026.

Program US$70 miliar itu dibagi dalam dua fokus utama, yaitu:

  • Pertama, ADB menyiapkan US$50 miliar untuk membangun Pan-Asia Power Grid atau jaringan listrik lintas negara di Asia. Proyek ini bertujuan mengintegrasikan energi terbarukan antarnegara, memperkuat keamanan energi, serta menekan emisi karbon.
  • Kedua, ADB mengalokasikan US$20 miliar untuk memperluas konektivitas digital lintas batas, termasuk pembangunan infrastruktur digital dan pengurangan kesenjangan akses teknologi di kawasan.

Langkah ini dinilai penting karena dampak krisis global kini menyebar cepat melalui pasar energi, rantai pasok, hingga jaringan digital, dengan kelompok rentan menjadi pihak yang paling terdampak.

Ilustrasi istilah ekonomi
Ilustrasi istilah ekonomi (Sumber: Pixels)

Salurkan Dana US$29,3 Miliar Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, ADB tercatat telah menyalurkan dukungan keuangan sebesar US$29,3 miliar untuk negara-negara Asia Pasifik. Kini, lembaga tersebut mempercepat reformasi internal agar penyaluran bantuan bisa dilakukan lebih cepat dan dalam skala lebih besar.

Selain itu, ADB juga menjadi salah satu lembaga pembangunan pertama yang menawarkan dukungan keuangan darurat bagi negara-negara terdampak konflik di Timur Tengah.

ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Pasifik berkembang melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun dari 5,4 persen tahun sebelumnya. Sementara inflasi diperkirakan naik ke level 5,2 persen, dipicu lonjakan harga energi dan pengetatan kondisi keuangan global.

Skenario Terburuk ke Ekonomi Dunia

Bahkan dalam skenario terburuk, apabila konflik global kembali memanas dan harga minyak melonjak tajam pada Mei 2026, pertumbuhan ekonomi kawasan diperkirakan turun lebih dalam menjadi 4,2 persen, sementara inflasi bisa melonjak hingga 7,4 persen.

Kanda menegaskan, ADB akan mengambil peran sebagai “penopang stabilitas” kawasan melalui pendanaan, konsultasi kebijakan, serta mobilisasi investasi swasta.

Tugas ke depan sangat berat, tetapi strategi, sumber daya, dan tekad kolektif sudah kami miliki,”

tegasnya.
Tag:ADBAsia Pasifikbantuan danaHarga MinyakPertumbuhan Ekonomitimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pakar Kritik Langkah Utus Dubes ke Pemakaman Khamenei: Publik Bisa Curiga Pemerintah Memihak AS-Israel
By Natania Longdong
Warga Iran berduka saat mengikuti proses pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (Foto: WANA).
1
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Firaun Siap Bikin Messiah Menangis?
By Hadi Febriansyah
Messi vs Salah dalam Piala Dunia 2026.
2
Suplai Batu Bara PLTU Diduga Dikadali, Polri Bidik Dua Perusahaan
By Rahmat Baihaqi
Polri selidiki dugaan korupsi dan TPPU kasus suplai batubara di sejumlah PLTU sebabkan pemadaman bergilir. (Sumber: owrite/Rahmat Baihaqi)
3
KPK Endus Dugaan Aliran Uang ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasus Abdul Wahid Melebar
By Rahmat Baihaqi
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah), Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam (kiri), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau M Arief Setiawan (kanan)
4
Perpres Prabowo Jadi Alarm: DPR Nilai Penyebaran LGBTQ Sudah Makin Masif
By Rika Pangesti
Ilustrasi, Gedung DPR/MPR
5

BERITA LAINNYA

Pedagang menyiapkan daging ayam untuk pelanggan di Pasar Baru Lumajang, Lumajang, Jawa Timur, Senin (16/2/2026).
Ekonomi Bisnis

Mulai 15 Juli 2026 Pemerintah Patok Harga Ayam Rp19.500 per Kg, Telur Rp24 Ribu

Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan harga live bird (ayam pedaging hidup) sebesar Rp19.500…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Logo TikTok di layar telepon pintar. (Sumber: Unsplash/ Solen Feyissa)
Ekonomi Bisnis

Dipanggil DPR TikTok Bantah Isu PHK Massal, Justru Klaim Buka 100 Lowongan Kerja Baru

TikTok-Tokopedia membantah kabar adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang belakangan ramai…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
6 jam lalu
Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri Kucurkan KUR Rp17,77 Triliun per Mei 2026, Mayoritas Sektor Produktif

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
6 jam lalu
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. (ANTARA/HO)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Pastikan Insentif IFC Tak Ganggu KEK

Pemerintah memastikan insentif fiskal yang disiapkan untuk kawasan Pusat Finansial Internasional Indonesia…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up