Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 4 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Asia Pasifik Diguyur Dana Jumbo, ADB Kucurkan US$70 Miliar Jaga Ketahanan Kawasan
Ekonomi Bisnis

Asia Pasifik Diguyur Dana Jumbo, ADB Kucurkan US$70 Miliar Jaga Ketahanan Kawasan

dusep-malik
Last updated: Mei 4, 2026 3:52 pm
Dusep - Redaktur
Share
Gedung ADB. (Sumber: Dok. ADB)
Gedung ADB. (Sumber: Dok. ADB)
SHARE

Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) meluncurkan program pendanaan jumbo senilai US$70 miliar atau setara sekitar Rp1.218 triliun (Kurs Rp17.405 per USD) untuk memperkuat sistem regional di Asia dan Pasifik di tengah meningkatnya tekanan geopolitik, konflik global, hingga ancaman krisis energi.

Daftar isi Konten
  • Salurkan Dana US$29,3 Miliar Sepanjang 2025
  • Skenario Terburuk ke Ekonomi Dunia

Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden ADB, Masato Kanda, saat membuka Pertemuan Tahunan ke-59 ADB di Samarkand, Uzbekistan, Senin, 4 Mei 2026.

Menurut Kanda, dunia saat ini memasuki era baru yang ditandai fragmentasi geopolitik, gangguan rantai pasok, hingga ketidakpastian pasar energi akibat konflik di Timur Tengah.

Pendekatan pembangunan yang konvensional dan terisolasi tidak lagi cukup. Untuk bertahan dan berkembang, negara-negara di kawasan harus membangun sistem yang lebih terhubung dan tangguh,”

ujar Kanda dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin 4 Mei 2026.

Program US$70 miliar itu dibagi dalam dua fokus utama, yaitu:

  • Pertama, ADB menyiapkan US$50 miliar untuk membangun Pan-Asia Power Grid atau jaringan listrik lintas negara di Asia. Proyek ini bertujuan mengintegrasikan energi terbarukan antarnegara, memperkuat keamanan energi, serta menekan emisi karbon.
  • Kedua, ADB mengalokasikan US$20 miliar untuk memperluas konektivitas digital lintas batas, termasuk pembangunan infrastruktur digital dan pengurangan kesenjangan akses teknologi di kawasan.

Langkah ini dinilai penting karena dampak krisis global kini menyebar cepat melalui pasar energi, rantai pasok, hingga jaringan digital, dengan kelompok rentan menjadi pihak yang paling terdampak.

Ilustrasi istilah ekonomi
Ilustrasi istilah ekonomi (Sumber: Pixels)

Salurkan Dana US$29,3 Miliar Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, ADB tercatat telah menyalurkan dukungan keuangan sebesar US$29,3 miliar untuk negara-negara Asia Pasifik. Kini, lembaga tersebut mempercepat reformasi internal agar penyaluran bantuan bisa dilakukan lebih cepat dan dalam skala lebih besar.

Selain itu, ADB juga menjadi salah satu lembaga pembangunan pertama yang menawarkan dukungan keuangan darurat bagi negara-negara terdampak konflik di Timur Tengah.

ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Pasifik berkembang melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun dari 5,4 persen tahun sebelumnya. Sementara inflasi diperkirakan naik ke level 5,2 persen, dipicu lonjakan harga energi dan pengetatan kondisi keuangan global.

Skenario Terburuk ke Ekonomi Dunia

Bahkan dalam skenario terburuk, apabila konflik global kembali memanas dan harga minyak melonjak tajam pada Mei 2026, pertumbuhan ekonomi kawasan diperkirakan turun lebih dalam menjadi 4,2 persen, sementara inflasi bisa melonjak hingga 7,4 persen.

Kanda menegaskan, ADB akan mengambil peran sebagai “penopang stabilitas” kawasan melalui pendanaan, konsultasi kebijakan, serta mobilisasi investasi swasta.

Tugas ke depan sangat berat, tetapi strategi, sumber daya, dan tekad kolektif sudah kami miliki,”

tegasnya.
Tag:ADBAsia Pasifikbantuan danaHarga MinyakPertumbuhan Ekonomitimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
KRL Commuter Line
Megapolitan

KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Terganggu, Perjalanan Dihentikan Sementara

Saat ini, perjalanan KRL Commuter Line rute Tanah Abang-Rangkas Bitung mengalami gangguan operasional. Hal tersebut terjadi karena ada masalah pada listrik aliran atas. Terdapat gangguan operasional yang memengaruhi jalur listrik…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Ilustrasi sajian makanan sosis
Hype

Viral! Mantan QC Ungkap Pengalaman di Balik Produksi Sosis Pabrikan

Baru-baru ini, viral di media sosial seorang mantan pegawai pabrik sosis yang memberikan pengakuan mengejutkan tentang proses pembuatan makanan cepat saji tersebut. Pengalaman itu membuatnya enggan membeli dan mengonsumsi sosis.…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read
Gambar ilustrasi RPP Tugas TNI
Nasional

(Part II) Gurita Kewenangan RPP Tugas TNI: Jalur Senyap Militer Perluas Cengkraman di Ranah Sipil

Potensi Blunder Chairman Communication & Information System Security Research Center (Cissrec) Pratama Persadha menganalisis RPP tersebut, khususnya tumpang tindih wewenang lintas instansi.  Ia menilai, dalam lanskap keamanan nasional yang semakin…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Copot 2 Pejabat DJP Gegara Restitusi Pajak Membengkak, Siapa?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mencopot dua pejabat di Direktorat Jenderal…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Tepis Isu Ambruk dan Harus Dirawat di RS, Ini Cerita yang Sebenarnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal kabar yang ramai di media…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ateng Hartono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BPS: Impor Bahan Baku Plastik RI Turun 14,96 Persen pada Maret 2026

Industri Tanah Air tengah tertekan karena kelangkaan dan kenaikan harga bahan baku…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Seorang pria berjalan di atas layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Ekonomi Bisnis

BEI Pantau Ketat Tiga Emiten Ini Gegara Harga Bergerak Tak Wajar

Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pergerakan tiga saham emiten, yang bergerak…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up