Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 6 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Rupiah Anjlok Rp17.406, Krismon 98 Terulang Lagi?
Politik

Rupiah Anjlok Rp17.406, Krismon 98 Terulang Lagi?

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 5, 2026 3:54 pm
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
Share
Karyawan menunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.405 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.394 per dolar AS, yang dipengaruhi eskalasi di Timur Tengah yang semakin memanas.
Karyawan menunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.405 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.394 per dolar AS, yang dipengaruhi eskalasi di Timur Tengah yang semakin memanas. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hma)
SHARE

Nilai tukar rupiah melemah. Hingga 5 Mei 2026, rupiah tercatat menembus level Rp17.406 per dolar AS atau melemah 0,07 persen. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik atas kemungkinan terulangnya krisis moneter 1998.

Daftar isi Konten
  • Risiko Tetap Ada
  • Sorot Utang dan Defisit

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai potensi krisis moneter memang tetap ada, meskipun kondisi saat ini berbeda dengan 28 tahun silam.

“Ya, potensi krisis moneter seperti tahun 1998 tentu saja ada. Namun, jika melihat kondisi saat ini, pelemahan rupiah dapat diasumsikan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal,”

ujar Efriza kepada Owrite.id.

Efriza berpendapat ketidakstabilan global menjadi faktor utama pelemahan rupiah. Beberapa di antaranya adalah konflik Perang Rusia-Ukraina, ketegangan di Timur Tengah, serta dinamika antara Amerika Serikat-Israel vs Iran, termasuk kawasan Selat Hormuz.

Selain itu, penguatan dolar AS juga memberi tekanan besar terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Risiko Tetap Ada

Meski demikian, untuk jangka pendek kondisi ekonomi Indonesia dinilai masih relatif kuat. Namun, jika tekanan global dan persoalan domestik tidak ditangani dengan baik, potensi krisis bisa meningkat.

Efriza menegaskan krisis tidak hanya dipicu faktor ekonomi, tetapi juga oleh stabilitas politik dan kepercayaan publik.

“Pada 1998, lemahnya regulasi dan sistem perbankan, serta turunnya kepercayaan investor, memperparah kondisi. Dalam berbagai teori krisis, disebutkan bahwa krisis ekonomi dapat merembet ke krisis kelembagaan, kepemimpinan, kebijakan, hukum, hingga politik, yang pada akhirnya menjadi krisis legitimasi. Kondisi ini pernah terjadi pada 1998,”

terang Efriza.

Sorot Utang dan Defisit

Saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar, termasuk utang jatuh tempo pada 2026 yang mencapai sekitar Rp833,96 triliun. Sementara kapasitas anggaran dinilai masih terbatas. Kondisi ini berpotensi menekan rupiah, terutama jika dolar AS terus menguat. Meski defisit masih berada di kisaran aman (sekitar 2,9 persen dari PDB), menjaga kepercayaan publik menjadi kunci utama.

“Ada beberapa hal yang menjadi kunci untuk masalah ini pertama adalah transparansi anggaran, pengelolaan anggaran yang efisien dan efektif, dan pencegahan pemborosan dan kebocoran keuangan,”

ucap Efriza.

Situasi ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Prabowo Subianto.

“Ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam berbagai pernyataannya, beliau menekankan pentingnya memberantas korupsi dan kebocoran anggaran. Namun, publik menunggu bukti konkret: bagaimana kebocoran itu dihentikan dan bagaimana efisiensi benar-benar dijalankan,”

tutup Efriza.

Sebagai perbandingan, pada puncak krisis moneter 1998, nilai tukar rupiah anjlok drastis dari sekitar Rp2.500 per dolar AS (Juli 1997) menjadi Rp16.000–Rp17.000 per dolar AS pada Januari hingga Juni 1998.

Pelemahan lebih dari 150 persen tersebut memicu inflasi tinggi hingga 77 persen, krisis perbankan, serta ketidakstabilan ekonomi dan politik di Indonesia.

Tag:Citra InstituteHeadlineinflasiKrisis MoneterKrismonPelemahan RupiahprabowoRupiah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Petugas menimbang berat tabung berisi gas elpiji 3 kg saat melakukan sidak di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Bupati Lumajang melakukan sidak ke sejumlah titik dan menutup satu pangkalan elpiji yang diduga melakukan penimbunan sebagai upaya penertiban distribusi serta mengatasi kelangkaan elpiji subsidi yang berdampak pada kenaikan harga di atas harga eceran tertinggi (HET). (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Ekonomi Bisnis

LPG 3 Kg Disingkirkan, Rakyat Dipaksa Telan CNG Impor AS: Kebijakan Energi atau Titipan Dagang?

Kebijakan pemerintah untuk mengkonversi gas LPG 3 kilogram (kg) dengan compressed natural gas (CNG) menuai kritik dari pakar energi. Menurut pakar tambang dan energi Ferdi Hasiman, kebijakan tersebut memiliki keterkaitan…

By
Iren Natania
Amin Suciady
2 Min Read
Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan 1-0 atas China di laga pembuka Piala Asia U-17
Olahraga

Menang Lawan China, Kurniawan Malah Beri Peringatan Tegas, Ada Apa?

Timnas Indonesia U-17 sukses meraih hasil positif pada laga pembuka fase grup Piala Asia U-17 2026. Menghadapi China U-17, Garuda Muda menang tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Jeddah,…

By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
2 Min Read
Harga emas Antam
Ekonomi Bisnis

Update Harga Emas 6 Mei 2026: Antam Menguat, Buyback Ikut Naik

Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) hari ini, Rabu, 6 Mei 2026 naik dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp30.000 menjadi Rp2.790.000 dari…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Sinaga.
Politik

Kecam Pemukulan Ronald Sinaga, PSI: Tindakan Barbar, Tak Boleh Ada Ruang Premanisme

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam tegas tindakan kekerasan yang dialami Wakil Ketua…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
15 jam lalu
Ade Armando.
Politik

Mundur dari PSI, Ade Armando Ogah Partai Ikut Jadi Sasaran Tembak

Ade Armando secara resmi menyatakan pengunduran dirinya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
16 jam lalu
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza
Politik

Parpol Tolak Usulan KPK, Pengamat: Tanda Masih Haus Kekuasaan!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini mengusulkan agar ketua partai politik…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
7 hari lalu
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
Politik

Usulan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Pengamat: Atasi Korupsi dan Kaderisasi Mandek

Merujuk kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga itu mengusulkan masa…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up