Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 19 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Usulan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Pengamat: Atasi Korupsi dan Kaderisasi Mandek
Politik

Usulan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Pengamat: Atasi Korupsi dan Kaderisasi Mandek

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: April 27, 2026 6:17 pm
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
Share
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Instagram Sufmi Dasco)
SHARE

Merujuk kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga itu mengusulkan masa jabatan ketua umum partai politik dibatasi maksimal dua periode kepengurusan.

Daftar isi Konten
  • Kuat Personalisasi
  • Kaderisasi Mandek, Rekrutmen Pragmatis

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai usulan tersebut masih berada di jalur yang tepat.

“Fokus utamanya adalah menyusutkan praktik korupsi dan memperbaiki sistem agar korupsi dapat berkurang, salah satunya melalui pembenahan institusi kepartaian,”

kata Efriza kepada Owrite.id, Senin, 27 April 2026.

Pembatasan masa jabatan dapat menjadi salah satu solusi mengurangi praktik korupsi di partai politik. Selain itu, langkah ini juga dinilai mampu memperbaiki sistem internal partai. Namun, ia mengakui usulan tersebut tetap berpotensi menimbulkan perdebatan, terutama terkait kaderisasi dan peluang dalam pencalonan presiden dari partai.

Kuat Personalisasi

Efriza berpendapat salah satu masalah utama partai politik di Indonesia ialah personalisasi kekuasaan yang terlalu kuat.

“Artinya, partai politik menjadi seperti milik pribadi seperti perusahaan. Kepemimpinan terus berulang pada figur yang sama. Contohnya, Surya Paloh di NasDem, Partai Demokrat dengan keluarga SBY, PDIP dengan Megawati, Gerindra dengan Prabowo, hingga Perindo yang juga berbasis keluarga,”

ujar Efriza.

“Bahkan jika ditarik lebih jauh, banyak partai di parlemen menunjukkan pola serupa: jika bukan orang itu lagi, maka keluarganya yang melanjutkan,”

tambah dia.

Kondisi tersebut sebagai “penyakit organisasi” yang sudah lama terjadi. Ketua umum partai kerap merangkap sebagai calon presiden, sehingga membuat sistem organisasi bergantung pada satu figur.

Agenda internal seperti rapat kerja nasional dan musyawarah pun dinilai tidak berjalan secara konsisten. Bahkan, proses pemilihan ketua umum sering kali dilakukan secara aklamasi dan minim demokrasi.

Kaderisasi Mandek, Rekrutmen Pragmatis

Selain itu, terdapat kaderisasi yang lemah dalam partai politik. Proses rekrutmen kandidat cenderung lebih mengutamakan popularitas dibanding kualitas.

“Akibatnya, kaderisasi menjadi tersendat. Perekrutan kandidat cenderung pragmatis, misalnya dengan mengutamakan figur populer seperti selebritas atau pemengaruh, bukan kader yang dibina secara sistematis. Ini menghilangkan prinsip keadilan dalam pencalonan, karena tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama,”

terang Efriza.

Mekanisme seperti Pergantian Antar Waktu (PAW) dapat menggeser suara rakyat. Hal ini menunjukkan representasi publik belum sepenuhnya terjaga. Efriza menegaskan akar persoalan sebenarnya bukan pada masyarakat, melainkan tingginya biaya politik di tingkat partai. Kondisi ini membuka peluang bagi praktik politik uang.

“Kesimpulannya, personalisasi politik dalam partai berdampak buruk terhadap kaderisasi, memperbesar potensi korupsi, dan melemahkan representasi rakyat. Bahkan dalam jangka panjang, hal ini membuat suara rakyat tidak benar-benar terwakili, karena keputusan lebih ditentukan oleh kepentingan elite partai,”

ucap dia.

Ditambah lagi dengan sistem fraksi di parlemen, anggota dewan tidak sepenuhnya independen. Mereka cenderung mengikuti garis kepentingan partai atau ketua umum, yang belum tentu sejalan dengan aspirasi rakyat atau bahkan ideologi partai itu sendiri. Problem ini berlangsung lama dan bersifat kronis. Salah satu akar utamanya yakni kenihilan regenerasi yang sehat dalam tubuh partai politik.

Tag:Citra InstituteDua PeriodeKaderisasiKorupsiKPKparpolpolitik dinasti
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Alphard Tersangka Asep Yusuf Disita, Kejagung Buru Jejak Uang Haram Korupsi MBG
By Rahmat Baihaqi
Mobil mewah jenis Toyota Alphard yang disita Kejaksaan Agung.
1
Roy Suryo Ditangkap, Tim Advokasi: Hukum Sudah Melayani Kepentingan Politik Jokowi
By Hardani Triyoga
Pakar telematika Roy Suryo (tengah) bersama ahli Forensik Digital Rismon Sianipar (kiri)
2
Terkuak! Begini Aliran Uang Panas ke Dadan Hindayana dari Bisnis Titik Dapur MBG
By Rahmat Baihaqi
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi.
3
Kongkalikong Dadan Hindayana-Glory Sihombing: Jual Titik SPPG, Rp100 Juta per Dapur
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Glory Harimas Sihombing (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
4
Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Ini Kronologi Penangkapan Kilat Roy Suryo dan dr Tifa
By Rahmat Baihaqi
Dokter Tifa dalam program 'Say It'.
5

BERITA LAINNYA

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah (Sumber: Instagram Said Abdullah)
Politik

PDIP Tegaskan Bukan Oposisi, Siap Dukung Prabowo hingga 2029 Jika Pro Rakyat

PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan posisinya bukan sebagai oposisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

Misteri BEM Bersatu, Satu per Satu Kampus Justru Ramai-Ramai Klarifikasi

Nama aliansi BEM Bersatu mendadak viral setelah menggelar konferensi pers di Jakarta…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

Muncul ‘Mahasiswa Tandingan’, Pengamat Curiga Pola Lama Hadapi Gelombang Kritik

Polemik seputar gerakan mahasiswa yang mengkritik pemerintah terus berkembang. Setelah muncul kelompok…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
21 jam lalu
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

Di Balik Fenomena BEM Bersatu, Pengamat Soroti Demokrasi Semu Era Prabowo

Munculnya kelompok mahasiswa yang secara terang-terangan mendukung pemerintah, seperti BEM Bersatu dinilai…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up