Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 25 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / LPG 3 Kg Disingkirkan, Rakyat Dipaksa Telan CNG Impor AS: Kebijakan Energi atau Titipan Dagang?
Ekonomi Bisnis

LPG 3 Kg Disingkirkan, Rakyat Dipaksa Telan CNG Impor AS: Kebijakan Energi atau Titipan Dagang?

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 6, 2026 10:03 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Petugas menimbang berat tabung berisi gas elpiji 3 kg saat melakukan sidak di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Bupati Lumajang melakukan sidak ke sejumlah titik dan menutup satu pangkalan elpiji yang diduga melakukan penimbunan sebagai upaya penertiban distribusi serta mengatasi kelangkaan elpiji subsidi yang berdampak pada kenaikan harga di atas harga eceran tertinggi (HET). (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Petugas menimbang berat tabung berisi gas elpiji 3 kg saat melakukan sidak di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Bupati Lumajang melakukan sidak ke sejumlah titik dan menutup satu pangkalan elpiji yang diduga melakukan penimbunan sebagai upaya penertiban distribusi serta mengatasi kelangkaan elpiji subsidi yang berdampak pada kenaikan harga di atas harga eceran tertinggi (HET). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
SHARE

Kebijakan pemerintah untuk mengkonversi gas LPG 3 kilogram (kg) dengan compressed natural gas (CNG) menuai kritik dari pakar energi.

Menurut pakar tambang dan energi Ferdi Hasiman, kebijakan tersebut memiliki keterkaitan dengan kebijakan tarif resiprokal, yang mendorong Indonesia untuk menyesuaikan arah kerja sama energi.

Ferdi menilai, langkah Indonesia dalam menyesuaikan kebijakan ini tidak 100 persen menggunakan sumber daya di dalam negeri, melainkan mengambil pasokan CNG dari Amerika Serikat. Terlebih, hal tersebut bukan semata keputusan teknis, melainkan juga bagian dari konsekuensi hubungan dagang kedua negara.

Ini kan bagian dari kesepakatan. Mau tidak mau kita ambil dari Amerika, karena ada perjanjian yang berkaitan dengan tarif itu,”

kata Ferdi pada owrite, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, dalam situasi global yang memanas, posisi Indonesia menjadi cukup terbatas. Kesepakatan dagang yang melibatkan energi membuat ruang gerak pemerintah tidak sepenuhnya fleksibel, terutama ketika harus menjaga stabilitas hubungan bilateral.

Ferdi juga menyoroti bahwa dorongan untuk mengimpor dari Amerika Serikat tidak selalu sejalan dengan kepentingan nasional. Selain jarak yang jauh, biaya logistik yang tinggi justru berpotensi membebani neraca perdagangan.

Secara ekonomi belum tentu paling efisien, tapi karena sudah masuk dalam kesepakatan, kita jadi harus mengikuti,”

ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi ini menunjukkan bahwa kebijakan energi tidak bisa dilepaskan dari kepentingan politik dan perdagangan internasional.

Dalam beberapa kasus, keputusan yang diambil bukan hanya soal kebutuhan domestik, tetapi juga bagian dari strategi diplomasi ekonomi.

Meski demikian, Ferdi mengingatkan agar pemerintah tetap mengedepankan kepentingan jangka panjang nasional. Ketergantungan pada impor energi justruberisiko memperbesar defisit dan menekan stabilitas ekonomi, termasuk nilai tukar rupiah.

Jangan sampai kebijakan seperti ini justru merugikan dalam jangka panjang. Harus ada keseimbangan antara kepentingan dagang dan kepentingan nasional,”

tegasnya.
Tag:Amerika Serikatcompressed natural gasgasHeadlineLPG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
1
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
2
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
3
Prabowo Ungkap Ciri Koruptor: Biasanya Orang Pintar Tahu Cara Mencuri
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo hadir dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan, di Gorontalo, 24 Juni 2026.
4
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini Penjelasan Kemhan
By Rahmat Baihaqi
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
5

BERITA LAINNYA

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia melakukan flag off pada perhelatan Hari Mitra Grab 2022 di Yogyakarta. (Sumber: Dok. Grab)
Ekonomi Bisnis

Kabar Baik! Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan 8% Mulai 1 Juli 2026

Gojek dan Grab Indonesia resmi akan menerapkan potongan aplikasi atau skema bagi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 jam lalu
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Setujui Tenor KPR Diperpanjang hingga 40 Tahun, Bunganya Segini…

Pemerintah menyetujui pemberlakukan tenor Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) selama 40 tahun. Kebijakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 jam lalu
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
Ekonomi Bisnis

Batas Penghasilan MBR Naik ke Rp14 Juta, Colliers: Rakyat Kecil Makin Sulit Punya Rumah

Pemerintah menaikkan batas penghasilan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa membeli rumah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 jam lalu
Ilustrasi BBM dan uang dolar AS dan rupiah.
Ekonomi Bisnis

Minyak Dunia Anjlok, Harga BBM Non Subsidi Masih Mencekik, Kenapa?

Penurunan harga minyak mentah dunia belum diikuti oleh penurunan harga bahan bakar…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up