Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 25 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bahlil Ganti Tabung Gas 3 Kg dari LPG ke CNG, Pengamat: Tak Efisien, Mending Kompor Listrik
Ekonomi Bisnis

Bahlil Ganti Tabung Gas 3 Kg dari LPG ke CNG, Pengamat: Tak Efisien, Mending Kompor Listrik

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 6, 2026 11:45 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
SHARE

Rencana penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai pengganti LPG tabung 3 kilogram (kg) mendapat sorotan dari sejumlah kalangan. Menurut pakar tambang dan energi, rencana tersebut tidak dapat dijadikan solusi jangka panjang. Sebab, penggunaan CNG juga dianggap tidak efisien.

Daftar isi Konten
  • Biaya Distribusi CNG ke RI Cukup Besar
  • Kompor Listrik Jadi Solusi

Pengamat tambang dan energi, Ferdi Hasiman, menilai kebijakan menghadirkan CNG memang dapat membantu dalam jangka pendek di tengah tekanan pasokan. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak bisa dijadikan strategi berkelanjutan.

Untuk jangka pendek bagus, bisa membantu menutup kekurangan pasokan. Tapi untuk jangka panjang kita tidak bisa terus-terusan (menggunakan CNG),”

kata Ferdi pada Owrite, Rabu, 6 Mei 2026.

Biaya Distribusi CNG ke RI Cukup Besar

Ia mengklaim, baik LPG dan CNG akan sama-sama mengambil gas dari Amerika Serikat. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia memiliki bahan baku yang akan digunakan untuk CNG, termasuk gas (C1 dan C2).

Selain itu, Kementerian ESDM juga berhasil menemukan cadangan gas baru sekitar 3.000 miliar meter kubik di Kalimantan Timur.

Meski demikian, Ferdi tetap menjelaskan bahwa jika proyeksinya benar terkait gas CNG yang akan diambil dari Negeri Paman Sam, maka jarak distribusi akan sangat jauh, yang membuat biaya logistik menjadi sangat tinggi. Kondisi ini, katanya, akan membebani neraca perdagangan dan memperbesar tekanan terhadap ekonomi nasional.

Kalau kita ambil CNG dari Amerika, terlalu jauh. Biaya logistiknya tinggi, itu tidak efisien untuk jangka panjang,”

ujarnya.

Selain persoalan biaya, Ferdi juga menyoroti aspek kesiapan infrastruktur dan keamanan. Menurutnya, penggunaan CNG untuk kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, masih memerlukan kajian mendalam serta uji coba yang matang agar tidak menimbulkan risiko di masyarakat.

Kompor Listrik Jadi Solusi

Di tengah keterbatasan tersebut, Ferdi justru mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan kembali opsi kompor listrik sebagai solusi yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan dari sisi pasokan energi listrik yang dapat dioptimalkan.

Saya lebih memilih kompor listrik. Kita punya sumber daya seperti batu bara dan kapasitas listrik yang bisa ditingkatkan. Itu lebih masuk akal untuk jangka panjang,”

jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa pemanfaatan listrik sebagai sumber energi rumah tangga dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar. Selain itu, distribusinya juga dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan rantai logistik yang panjang seperti gas.

Menurut Ferdia, pemerintah seharusnya lebih konsisten dalam merancang kebijakan energi yang berbasis pada kekuatan domestik. Dengan demikian, ketahanan energi nasional dapat terjaga tanpa harus terus bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Harusnya kita dorong energi yang kita punya. Jangan terus ikut pola impor, karena itu tidak menyelesaikan masalah,”

tutupnya.
Tag:Amerika SerikatBahlil Lahadaliabiaya distribusiCNGESDMKompor listrikLPGTabung Gas 3kg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Harga BBM Tak Kunjung Turun Meski Minyak Dunia Anjlok Usik Rasa Keadilan Rakyat
By Rahmat Tunny
Pengendara motor antre BBM non subsidi jenis Pertamax di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
1
Partisipasi Kuliah Stagnan, UGM Dorong Perluas Beasiswa dan Evaluasi Kampus Asing
By Rika Pangesti
Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). (Sumber: itb.ac.id)
2
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
3
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
4
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia melakukan flag off pada perhelatan Hari Mitra Grab 2022 di Yogyakarta. (Sumber: Dok. Grab)
Ekonomi Bisnis

Kabar Baik! Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan 8% Mulai 1 Juli 2026

Gojek dan Grab Indonesia resmi akan menerapkan potongan aplikasi atau skema bagi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
12 jam lalu
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Setujui Tenor KPR Diperpanjang hingga 40 Tahun, Bunganya Segini…

Pemerintah menyetujui pemberlakukan tenor Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) selama 40 tahun. Kebijakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
Ekonomi Bisnis

Batas Penghasilan MBR Naik ke Rp14 Juta, Colliers: Rakyat Kecil Makin Sulit Punya Rumah

Pemerintah menaikkan batas penghasilan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa membeli rumah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
Pengendara motor antre BBM non subsidi jenis Pertamax di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Harga BBM Tak Kunjung Turun Meski Minyak Dunia Anjlok Usik Rasa Keadilan Rakyat

Analis Kebijakan Publik Faisal Sallatalohy menilai diamnya pemerintah terkait turunnya harga minyak…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up