Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Prabowo Dorong Reformasi Polri, KPRP Rekomendasikan Perubahan Kultural dan Manajerial
Nasional

Prabowo Dorong Reformasi Polri, KPRP Rekomendasikan Perubahan Kultural dan Manajerial

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 7, 2026 10:08 am
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Dalam konferensi pers tersebut, tim KPRP menjelaskan laporan dan rekomendasi tim KPRP kepada Presiden terkait tata kelola, kepemimpinan, pengawasan dan transformasi digital institusi Polri.
Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Dalam konferensi pers tersebut, tim KPRP menjelaskan laporan dan rekomendasi tim KPRP kepada Presiden terkait tata kelola, kepemimpinan, pengawasan dan transformasi digital institusi Polri. (ANTARA FOTO/Fauzan/bar)
SHARE

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Ahmad Dofiri menyatakan Presiden Prabowo ingin mereformasi seluruh lembaga pemerintahan, salah satunya instansi kepolisian.

Daftar isi Konten
  • Struktural
  • Instrumental 
  • Kultural
  • Tata Kelola
  • Kepemimpinan Kapolri
  • Kepengawasan

Prabowo menilai Korps Bhayangkara yang paling sering mendapat sorotan sekaligus sebagai instansi juga yang paling dekat berinteraksi dengan masyarakat.

“Mengapa dimulai dari Polri? Karena yang paling disorot itu adalah aparat penegak hukum dan Polri merupakan garda terdepan dari aparat penegak hukum. Oleh karena itu Presiden menyampaikan ‘Oke, kita mulai dari Polri’,”

ijar Dofiri di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 6 Mei 2026.

Presiden juga menaruh perhatian dalam bidang ketahanan pangan, energi, air, permasalahan korupsi, serta kekayaan negara. Maka, visi dan misi kepala negara itu juga harus diemban oleh semua lembaga pemerintah termasuk Polri.

“Di situlah pentingnya Polri selaku aparat penegak hukum, karena ada sangkut paut dengan itu,”

kata Dofiri.

Reformasi Polri juga menitikberatkan untuk menjaga stabilitas hingga menjaga keamanan dengan penuh integritas dan idealisme yang tinggi. Dalam rapot Komisi Reformasi Percepatan Polri yang dikerjakan sejak tiga bulan lalu, pihaknya telah menyerap aspirasi dari 154 kelompok dari Jakarta, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.

Merujuk “hasil belanja” aspirasi itu, Komisi mendapatkan dua aspek yang harus digarisbawahi yaitu kelembagaan dan manajerial

Pada aspek manajerial tersusun ada tiga ranah yakni struktural, instrumental, dan kultural. Dofiri bilang ranah kultural Polri sering jadi perbincangan.

“Perilaku atau budaya yang ditengarai banyak bermunculan yang menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat pada Polri karena apa? Ulah anggota Polri yang perilakunya kurang bagus,”

ucap dia.

Dia menegaskan dari ketiga ranah itu, Polri tidak mengalami peningkatan yang signifikan sejak reformasi pertama yang dilakukan pada tahun 2000. 

Struktural

Berdasarkan hasil asesmen Komisi, kedudukan Polri tetap di bawah kepemimpinan langsung presiden tanpa dibentuk lembaga atau kementerian baru.

“Usulan terkait apakah perlu ada kementerian, di bawah kementerian keamanan (maupun) kementerian kepolisian, itu tidak direkomendasikan. Jadi kedudukan (Polri) tetap di bawah Presiden,”

tegas Dofiri.

Instrumental 

Dalam hal instrumental, Komisi meminta adanya regulasi atau menata kembali aturan yang sudah ada, seperti perubahan Peraturan Pemerintah, Peraturan Kapolri, dan Peraturan Polri; serta diharapkan memiliki standar dalam pengadaan Alat Material Khusus di tingkat Mabes hingga Polsek.

“Apa-apa saja yang dibutuhkan paling tidak dalam standar minimal,”

kata Dofiri.

Kultural

Selanjutnya, berdasarkan temuan Komisi, problem kultural sering mendapat sorotan tajam dari publik. Ada beberapa hal yang jadi perbincangan yaitu budaya kekerasan, koruptif, fanatisme esprit de corps, militersitik, impunitas, tutup mulut (silent blue code). Maka Polri diharapkan untuk menguatkan paradigma melalui lembaga pendidikan dan menghilangkan budaya aktual negatif.

Tata Kelola

Dalam aspek tata kelola, muncul perihal pembinaan dan operasional. Segi pembinaan pun tidak terlepas dari aspek sumber daya manusia. Dofiri berujar banyak anggota Polri setelah direkrut kemudian menjalani pendidikan tidak jelas saat meniti kariernya. Bahkan untuk mengakhiri kariernya, polisi itu tak mendapatkan tempat dinas yang jelas.

Bahkan dalam hal rekrutmen, Kerap ditemukan calon anggota Polri mendaftar karena mendapatkan jalur kuota khusus. Lantas Komisi meminta Polri agar pengumuman tes calon anggota harus one day service guna menghindari perlakuan khusus.

Berikutnya, dalam pembinaan karier yang dinilai bersinggungan dengan praktik jual-beli jabatan.  

“Ke depan harus diatur melalui mekanisme berkaitan pembinaan karier. Harus ada rekam jejak, jenjang karier, talent pool, dan lain sebagainya,”

kata Dofiri.

Lanjut pada bidang operasional, Komisi menyoroti pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakkan hukum, serta perlindungan pengayoman masyarakat. Sebagai garda terdepan masyarakat, Polri harus mengedepankan deeskalasi; dan menggunakan standar perlaatan yang lebih humanis, khususnya dalam menyikapi aksi unjuk rasa.

Perihal penegakkan hukum harus ada teknologi terdigitalisasi yang mampu merekam dari segi pelaporan, progres penyelidikan, hingga penyidikan.

Kepemimpinan Kapolri

Komisi, melalui rekomendasi, memutuskan agar Kapolri harus tetap melalui proses fit and proper test dan atas persetujuan dari DPR. Meski demikian, untuk masa jabatan Kapolri, KRPP menyerahkan keputusan itu kepada presiden, serta menegaskan calon Kapolri harus memiliki jenjang karier yang jelas dan panjang, juga sudah melalui pembinaan sejak pangkat Komisaris Jenderal.

“Misalnya suatu saat nanti mengganti Kapolri, cari saja (jenderal) bintang 3. Bintang 3 itu sudah melalui jenjang karier yang mumpuni,”

jelas Dofiri.

Kepengawasan

Di bidang kepengawasan, sejatinya Polri telah memiliki tiga Direktorat yang saling mengawasi yaitu Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum), Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam), dan Pengawasan Penyidikan (Wassidik). Maka, Komisi meminta agar ketiga pengawas itu bisa dilebur menjadi satu.

“Rekomendasi ini salah satunya adalah posisi Inspektorat itu gerbang atau garda terdepan bidang pengawasan, yang akan mengkoordinasikan pengawasan-pengawasan yang lain,”

tambah Dofiri.

Polri juga memiliki pengawas eksternal yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Menurut Dofiri, Kompolnas memiliki kedudukan yang sangat strategis, sebab merupakan lembaga yang merumuskan kebijakan dan strategi. Ke depan, fungsi Kompolnas harus diperkuat, bahkan anggota maupun komisionernya harus terlepas dari jabatan sebelumnya.

“Kalau selama ini masih ada pejabat, ada beberapa menteri yang duduk (dalam kepengerusan) di situ,”

kata Dofiri.

Tag:BhayangkaraKapolriKomisi Percepatan Reformasi PolriKompolnasKPRPPolriprabowoReformasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
1
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
2
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
5

BERITA LAINNYA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Nasional

Jangan Berulah, Kapolri Patrolikan Tim Siber Kejar Penyebaran Hoaks Isu Demo Agustus

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan instruksi ke jajaran untuk menindak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
7 jam lalu
Kapolri Sigit menanggapi kabar dirinya bakal dicopot dari jabatannya di Kemenko Polkam. (Sumber: istimewa)
Nasional

Kapolri Ingatkan HUT RI ke-81 Milik Semua, Keamanan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan tugas menjaga stabilitas keamanan jelang HUT…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
7 jam lalu
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini
Nasional

Pasien BPJS Meninggal usai Tunggu 8 Jam, DPR Desak Kemenkes Usut Rumah Sakit

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
8 jam lalu
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: owrite)
Nasional

Masih Banyak Siswa Keracunan, Amnesty Internasional Minta Pemerintah Stop MBG

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up