Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 11 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Parah! Kerusakan Hutan dari Kalimantan ke Papua di Era Prabowo Angkanya Fantastis
Nasional

Parah! Kerusakan Hutan dari Kalimantan ke Papua di Era Prabowo Angkanya Fantastis

iren natania longdongAmin Suciady
Last updated: Mei 11, 2026 8:05 pm
Iren Natania
Amin Suciady
Share
Deforestasi oleh pembangunan kebun sawit dalam konsesi PT Borneo International Anugerah di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Foto: Auriga Nusantara)
Deforestasi oleh pembangunan kebun sawit dalam konsesi PT Borneo International Anugerah di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Foto: Auriga Nusantara)
SHARE

Menurut angka terbaru yang dirilis oleh Auriga Nusantara melalui Status Deforestasi Indonesia 2025 (STADI 2025), deforestasi di Indonesia melonjak sebesar 433.751 hektar pada tahun 2025. Angka ini meningkat 66 persen dibandingkan pada 2024, yang tercatat 261.575 hektar.

Daftar isi Konten
  • Kalimantan Terparah
  • Program Ketahanan Pangan

Peningkatan deforestasi terjadi setelah peralihan kepemimpinan dari Presiden ke-7 Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto.

Auriga mengatakan, bahwa data dan peta deforestasi tahun 2025 dihasilkan melalui kombinasi pemodelan spasial menggunakan citra satelit Sentinel-2 resolusi 10 meter, inspeksi visual, dan verifikasi lapangan. 

Area yang mengalami deforestasi dideteksi menggunakan peringatan deforestasi bulanan yang dihasilkan oleh Universitas Maryland, yang kemudian diproses lebih lanjut untuk mencakup wilayah yang jauh lebih luas guna meminimalkan risiko terlewatnya area yang mengalami deforestasi. 

Dalam hal ini, digunakan peta tutupan hutan alami yang dihasilkan oleh MapBiomas Indonesia, Kementerian Kehutanan, Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa, dan dataset Ketahanan Hutan Google sebagai referensi.

Auriga juga melakukan kunjungan lapangan yang mencakup 49.321 hektar lokasi deforestasi di 38 desa di 28 kabupaten di 16 provinsi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, dan Papua.

Kalimantan Terparah

Dalam data yang dipublikasikan Auriga, Kalimantan menjadi wilayah yang mencatat tingkat deforestasi terbesar dan tertinggi selama beberapa tahun berturut-turut sejak 2013. Pada tahun 2025, semua pulau besar di Indonesia mengalami perluasan deforestasi, dengan Papua mengalami peningkatan terbesar sebesar 60.337 hektar dibandingkan tahun 2024. 

Peningkatan persentase terbesar terjadi di Jawa, di mana deforestasi meningkat sebesar 440 persen dibandingkan tahun 2024. 

Deforestasi bulanan di Indonesia pada tahun 2025 mencapai rata-rata 36.146 hektar, dengan periode puncak deforestasi terjadi antara April dan Oktober, dan tingkat tertinggi tercatat pada bulan Mei,”

kata Auriga dalam laporannya, dikutip Senin, 11 Mei 2026.

Meski deforestasi terjadi di seluruh provinsi di Indonesia, namun satu-satunya wilayah yang tidak mengalami deforestasi hanya Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun 10 provinsi teratas deforestasi tahun 2024 yang dipublikasikan Auriga yakni:

  1. Kalimantan Timur
  2. Kalimantan Barat
  3. Kalimantan Tengah
  4. Riau
  5. Sumatera Selatan
  6. Jambi
  7. Aceh
  8. Kalimantan Utara
  9. Bangka Belitung
  10. Sumatera Utara

Sementara untuk peringkat sepuluh besar pada tahun 2025 bergeser ke: 

  1. Kalimantan Tengah
  2. Kalimantan Timur
  3. Aceh
  4. Kalimantan Barat
  5. Papua Tengah
  6. Sumatera Barat
  7. Sumatera Utara
  8. Kalimantan Utara
  9. Riau
  10. Papua Dataran Tinggi.

Tiga provinsi yang mengalami tanah longsor dan banjir dahsyat di Sumatera Utara pada akhir tahun 2025 mencatatkan peningkatan deforestasi yang dramatis, seperti Aceh 426 persen, Sumatera Utara (281 persen, dan Sumatera Barat 1.034 persen.

Deforestasi juga terjadi di 383 kabupaten/kota, atau 74 persen dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, namun angka itu turun dari 428 pada tahun sebelumnya.

Selain itu, kabupaten dengan tingkat deforestasi tertinggi berada di Kalimantan (Berau, Kutai Timur, Kapuas, Kapuas Hulu, Katingan, Murung Raya, Gunung Mas, dan Bulungan) dan Papua (Sorong dan Merauke), yang mencakup 95.733 hektar atau 22 persen dari deforestasi nasional.

Terkait status pengendalian lahan, 307.861 hektar (71 persen) deforestasi terjadi di dalam kawasan hutan yang dikelola oleh Kementerian Kehutanan, sedangkan 125.890 hektar terjadi di area penggunaan lahan lain (APL) yang dikelola oleh pemerintah daerah atau pemegang lahan/konsesi.

Program Ketahanan Pangan

Pada akhir Desember 2024, dua bulan setelah pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Pemerintah Indonesia meluncurkan program ketahanan pangan dengan mengalokasikan 20,6 juta hektar lahan hutan untuk cadangan pangan, energi, dan air.

Sebanyak 78.123 hektar, atau 18 persen dari deforestasi nasional terjadi di dalam area yang telah ditetapkan tersebut. Program-program populis seperti ini, termasuk berbagai proyek yang diberi label Program Strategis Nasional, telah berkontribusi pada peningkatan deforestasi di Indonesia,”

tulis Auriga.

Auriga pun mengusulkan rekomendasi. Antara lain:

  1. Menerbitkan peraturan yang menjamin perlindungan seluruh hutan alam yang tersisa di Indonesia
  2. Pengadaan dan penerapan instrumen untuk mengendalikan revisi perencanaan tata ruang
  3. Mempercepat perluasan kawasan konservasi, khususnya di luar kawasan hutan
  4. Mendistribusikan kembali tanggung jawab kelembagaan dan personel pengelolaan hutan sehingga seluruh tutupan hutan diawasi dan dilindungi
  5. Memastikan bahwa perusahaan yang mengelola kawasan dengan tutupan hutan berkomitmen pada prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG)
  6. Memberikan insentif bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan perusahaan yang melindungi hutan alam.
    Tag:auriga nusantaragibran rakabuming rakaHeadlineJokowikerusakan hutanPrabowo SubiantoPresidenSpill
    Share This Article
    Email Salin Tautan Print
    iren natania longdong
    ByIren Natania
    Reporter
    Follow:
    Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
    Amin Suciady
    ByAmin Suciady
    Redaktur Pelaksana
    Follow:
    Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
    Tidak ada komentar

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    BERITA TERKINI

    Indeks berita
    Petugas mengisi avtur ke pesawat Boeing 777-31H(ER) dengan nomor penerbangan SV5103 milik maskapai penerbangan Saudia di Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang
    Internasional

    Krisis Avtur: Maskapai Eropa Batalkan 13 Ribu Penerbangan di Bulan Mei

    Krisis bahan bakar pesawat membuat banyak maskapai penerbangan Eropa mulai membatalkan ribuan penerbangan pada Mei 2026. Kondisi ini terjadi setelah konflik Iran memicu lonjakan harga bahan bakar jet hingga ke…

    By
    Ani Ratnasari
    Ivan
    4 Min Read
    Hewan kurban
    Cari Tahu

    Apa Hukum Patungan Kurban di Sekolah, Apakah Sah sebagai Ibadah Kurban?

    Memasuki bulan Dzulhijjah 1447 HIjriah, tradisi patungan untuk membeli hewan kurban kerap dilakukan di berbagai lingkungan, termasuk sekolah. Biasanya pihak sekolah mengkoordinasikan para siswa untuk mengumpulkan dana agar dapat membeli…

    By
    Ani Ratnasari
    Syifa Fauziah
    3 Min Read
    Pertandingan Bali United vs Borneo FC pada pekan ke-32 BRI Super League
    Olahraga

    Hasil Pertandingan BRI Super League Hari ini: Borneo FC Menang Dramatis, Madura United Makin Dekat Zona Degradasi 

    Borneo FC sukses meraih kemenangan dramatis saat menghadapi Bali United pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin, 11 Mei 2026 malam WIB,…

    By
    Hadi Febriansyah
    Syifa Fauziah
    4 Min Read

    BERITA LAINNYA

    Ilustrasi pembubaran Nobar Film Pesta Babi. (Sumber: Dibuat AI)
    Nasional

    YLBHI Soroti Pembubaran Film ‘Pesta Babi’ oleh Aparat, Negara Takut pada Karya Seni?

    Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) merespons pelarangan dan pembubaran pemutaran film Pesta…

    owrite-adi-briantikadusep-malik
    By
    Adi Briantika
    Dusep
    6 jam lalu
    Warga bersepeda saat Peringatan 30 Hari Pasca Serangan Air Keras terhadap aktivis Andrie Yunus di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta, Minggu (12/4/2026). Dalam aksi solidaritas tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil menuntut para pelaku diadili melalui peradilan umum serta pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar penegakan hukum berlaku adil dan transparan.
    Nasional

    Tolak Hadir Sidang Air Keras, Andrie Yunus Kembali Jalani Operasi di RSCM

    Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) menyampaikan bahwa Andrie Yunus kembali menjalani operasi…

    rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
    By
    Rahmat
    Adi Briantika
    7 jam lalu
    Ilustrasi Hutan Tropis. (Sumber: Unsplash/ Boudewijn Huysmans)
    Nasional

    Negara Kaya Hutan Tapi Aktivis Diburu? Laporan Auriga Bongkar Fakta Mengejutkan

    Laporan terbaru dari Auriga Nusantara mengungkap situasi “mengerikan” yang disebut sebagai “situasi…

    iren natania longdongdusep-malik
    By
    Iren Natania
    Dusep
    9 jam lalu
    Megawati dan Dubes Rusia Tengah Berbincang Santai Saat Pertemuan (Doc by: Instagram Kedubes Rusia untuk RI)
    Nasional

    Dubes Rusia Lakukan Pertemuan dengan Megawati, Ada Agenda Apa?

    Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk…

    iren natania longdongdusep-malik
    By
    Iren Natania
    Dusep
    13 jam lalu
    OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

    Your Reading Dose, Right Here:
    Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

    Info lainnya

    • Redaksi
    • Beriklan
    • Tentang Kami
    • Pedoman Media
    • Kebijakan Privasi
    FacebookLike
    InstagramFollow
    YoutubeSubscribe
    TiktokFollow
    © PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
    OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
    Everything's gonna be owrite!

    Sign in to your account

    Username or Email Address
    Password

    Lost your password?

    Not a member? Sign Up