Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Bercanda atau Coping Mechanism? Fenomena “Delulu Is the Solulu”
Sefruit

Bercanda atau Coping Mechanism? Fenomena “Delulu Is the Solulu”

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Mei 19, 2026 6:30 pm
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
4 bulan lalu
Share
SHARE

Kalau kamu sering main TikTok atau Twitter, pasti pernah dengar kalimat “delulu is the solulu.”

Biasanya dipakai buat bercanda saat seseorang terlalu berharap, terlalu percaya diri, atau terlalu yakin sama sesuatu yang bahkan belum tentu terjadi.

Contohnya, baru dibales sekali langsung mikir jodoh, habis interview langsung ngebayangin posisi meja kerja, atau manifesting hidup mewah cuma lewat Pinterest board dan playlist malam.

Dan anehnya, banyak orang relate.

Awalnya memang terdengar lucu. Tapi makin ke sini, banyak orang mulai sadar kalau fenomena “delulu is the solulu” ternyata lebih dari sekadar meme internet.

Karena di balik candaan itu, banyak orang sebenarnya lagi capek sama realita.

Kenapa “Delulu Is the Solulu” Jadi Relate Banget?

Hidup sekarang tuh terlalu capek banget. Mulai dari tekanan kerja, quarter life crisis, comparison culture, overthinking, sampai ketidakpastian masa depan.

Akhirnya banyak orang mencari cara kecil buat tetap merasa punya harapan. Dan salah satu bentuknya ya lewat “delulu” tadi.

Ngebayangin hidup akan membaik. Percaya kalau suatu hari semuanya bakal berhasil.

Atau sesimpel membiarkan diri sendiri punya fantasi kecil supaya tetap semangat jalanin hidup.

Karena kadang, berharap sedikit terasa lebih ringan dibanding terlalu realistis terus.

Jadi, Delulu Itu Selalu Buruk?

Nggak juga.

Dalam batas tertentu, “delulu” sebenarnya bisa jadi bentuk self encouragement. Semacam,

“gue pasti bisa.”, “hidup gue bakal berubah.” atau “suatu hari gue akan sampai di titik yang gue mau.”

Dan jujur aja, banyak orang bertahan justru karena masih punya imajinasi tentang hidup yang lebih baik. Masalahnya muncul kalau “delulu” berubah jadi cara menghindari kenyataan sepenuhnya.

Bedanya Delulu Sehat dan Delulu yang Mulai Nggak Sehat

Delulu yang sehat biasanya masih dibarengi usaha dan kesadaran realita.

Kamu boleh manifesting kerja impian, tapi tetap kirim CV. Boleh percaya diri, tapi tetap belajar.

Boleh berharap seseorang suka balik, tapi tetap sadar kalau nggak semua hal bisa dipaksa.

Sedangkan saat “delulu” mulai dipakai buat lari dari kenyataan, itu yang bisa melelahkan mental sendiri.

Misalnya, menolak fakta yang jelas, terlalu hidup di skenario khayalan, atau terus memaksakan harapan yang sebenarnya sudah nggak sehat.

Karena pada akhirnya, harapan tetap butuh pijakan.

Kenapa Banyak Gen Z Pakai Humor Kayak Gini?

Karena humor sekarang sering jadi coping mechanism.

Banyak orang memakai candaan buat membungkus rasa takut, stres, atau rasa capek yang sebenarnya serius.

Makanya istilah seperti:

“delulu is the solulu,”

“living in my own world,”

atau “manifesting biar nggak nangis”

terasa lucu sekaligus sedih kalau dipikir-pikir. Karena di balik itu semua, banyak orang sebenarnya cuma lagi berusaha bertahan.

Kadang Kita Memang Butuh Sedikit Delusi Buat Tetap Jalan

Mungkin itu juga alasan kenapa tren ini cepat viral.

Karena di dunia yang keras dan bikin overthinking terus, sedikit harapan kadang terasa menyelamatkan.

Dan mungkin nggak apa-apa sesekali jadi “delulu”, selama kamu tetap bisa kembali berpijak di dunia nyata.

Karena percaya hidup bisa membaik itu bagus. Tapi jangan sampai lupa benar-benar hidup juga.

Jangan lupa follow @sefruitmedia buat konten Gen Z culture, self-awareness, dan emotional talks lainnya yang relate banget sama kehidupan sehari-hari yaaa

Tag:gen zKepribadian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Arya Wedakarna Hadiri Miss Equality World 2026, Bobon Santoso Gercep Nyentil: “Jabatan Bukan Tiket ke Setiap Panggung”
By Ani Ratnasari
Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna
1
Tiga Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Bulan Ini, Ada Kamu?
By Salsabillah Irwanda
Tiga Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Bulan Ini, Ada Kamu?
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Tiga Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Bulan Ini, Ada Kamu?

Awal September 2026 diprediksi membawa energi positif bagi zodiak Taurus, Gemini, dan…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Sefruit

Orang Tua Narsistik Itu Seperti Apa? Kenali Cirinya

Perilaku egois orang tua tidak serta-merta menunjukkan gangguan kepribadian narsistik (NPD) karena…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Sefruit

Punya Teman Kerja Kayak Gini? Fix, Kamu Butuh Kesabaran Ekstra

Perilaku tidak sopan di kantor (workplace incivility) seperti gemar menyindir atau melempar…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Sefruit

Kebanyakan Skincare Belum Tentu Bikin Kulit Makin Bagus, Ini Alasannya

tinitas perawatan kulit yang berlebihan berisiko memicu iritasi dan dermatitis akibat akumulasi…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up