Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp75 triliun, atau 22,4 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang sebesar Rp335 triliun.
Purbaya mengatakan, saat ini penerima MBG sudah mencapai 61,96 juta. Realisasi penerima ini terdiri dari siswa sebesar 48,8 juta dan non siswa sebanyak 13,2 juta orang.
MBG itu sudah mencapai Rp75 triliun, itu 22,4 persen dari APBN yang sebesar Rp335 triliun,”
ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Adapun per akhir April 2026, Purbaya mengungkapkan bahwa jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah sebanyak 27.952 dapur.
MBG Dihemat
Di samping itu, Purbaya mengatakan bahwa pihaknya akan menghemat Program MBG. Hal itu dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar dana di Badan Gizi Nasional (BGN) bisa digunakan lebih efektif dan efisien.
Rp268 triliun untuk sementara angkanya itu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung,”
terangnya.

Klaim Perbaiki Manajemen MBG
Maka dari itu, Purbaya meminta agar masyarakat tidak terus-menerus menyalahkan Prabowo terkait MBG. Ia menyebut, saat ini sedang memperbaiki manajemen MBG.
Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka belanjakan uang. Jadi bukan imun terhadap masukan cuman bapak itu, bapak presiden sedang menghitung gimana yang terbaik penghematannya tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah,”
terangnya.



