Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 25 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / ‘Ekonomi Alternatif’: Mengapa Anak Muda Rentan Terjerumus Komplotan Begal?
Ekonomi Bisnis

‘Ekonomi Alternatif’: Mengapa Anak Muda Rentan Terjerumus Komplotan Begal?

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 25, 2026 6:45 pm
Anisa Aulia
Adi Briantika
Share
Polda Metro Jaya bersama polres jajaran mengungkap 127 laporan polisi terkait kejahatan jalanan pada periode 1 Mei hingga 22 Mei 2026 serta menetapkan 173 tersangka.
Polda Metro Jaya bersama polres jajaran mengungkap 127 laporan polisi terkait kejahatan jalanan pada periode 1 Mei hingga 22 Mei 2026 serta menetapkan 173 tersangka. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.)
SHARE

Publik resah lantaran marak begal beberapa waktu belakangan. Faktor ekonomi diduga menjadi salah satu pendorong meningkatnya aksi kriminalitas tersebut.

Daftar isi Konten
  • Bertahan Hidup
  • Perkuat Strategi

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita mengatakan dari sisi ekonomi meningkatnya kerentanan masyarakat akibat tekanan biaya hidup, melemahnya daya beli, dan ketidakpastian pendapatan bisa menjadi salah satu faktor yang mendorong sebagian orang masuk ke aktivitas kriminal. 

“Ketika kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi sementara peluang ekonomi terbatas, sebagian individu menjadi lebih rentan mengambil jalan pintas yang destruktif,”

ujar Ronny saat dihubungi Owrite.id, Senin, 25 Mei 2026.
Baca juga:
Listrik Padam Massal di Sumatera, Publik Ragukan Sistem Deteksi PLN Dugaan faktor alam sebagai penyebab blackout massal di wilayah Sumatera memunculkan pertanyaan…
Sikat Begal Pakai Timah Panas, Kompolnas Ingatkan Polri Jangan Lupa… Maraknya kasus begal khususnya di Ibu Kota dan sekitarnya membuat publik meradang.…
Buru Begal Pakai Pasukan Tempur: Langkah Tegas atau Pintu Masuk… Maraknya aksi begal beberapa waktu belakangan ini, menimbulkan keresahan di masyarakat. Polda…
  • Listrik Padam Massal di Sumatera, Publik Ragukan Sistem Deteksi PLN
  • Sikat Begal Pakai Timah Panas, Kompolnas Ingatkan Polri Jangan Lupa Rambu HAM
  • Buru Begal Pakai Pasukan Tempur: Langkah Tegas atau Pintu Masuk Dwifungsi ABRI?

Namun, Ronny menegaskan bahwa kemiskinan tidak otomatis melahirkan kejahatan. Sebab, mayoritas masyarakat yang hidup susah tetap memilih jalan yang jujur. Hal yang perlu diperhatikan adalah kombinasi antara kemiskinan, ketimpangan, dan hilangnya harapan ekonomi.

Begal tumbuh bukan hanya lantaran orang miskin, melainkan lahir karena rasa frustasi sosial.

“Dalam banyak kasus, begal tumbuh bukan hanya karena orang miskin, tetapi karena muncul rasa frustasi sosial ketika mereka melihat kesenjangan yang sangat lebar antara kelompok yang memiliki akses ekonomi dengan yang tertinggal,”

jelas Ronny.

Dia berpendapat pada era media sosial saat ini kontras gaya hidup semakin terlihat. Sementara sebagian anak muda menghadapi kenyataan sulit seperti mendapatkan pekerjaan layak, penghasilan stabil, atau mobilitas sosial. 

“Ketika aspirasi tinggi tetapi akses ekonomi sempit, maka potensi penyimpangan sosial akan ikut meningkat,”

ujar Ronny.

Bertahan Hidup

Kelahiran begal juga karena sulitnya lapangan kerja. Tingginya angka pengangguran, terutama di kalangan usia muda dan pekerja informal, menciptakan kelompok masyarakat yang berada dalam situasi rentan. 

“Dalam kondisi seperti itu, sebagian mudah dipengaruhi lingkungan negatif, kelompok kriminal, atau ekonomi ilegal yang menawarkan uang cepat tanpa keterampilan tinggi. Ini yang berbahaya, karena kriminalitas berubah bukan hanya menjadi tindakan spontan, tetapi bisa berkembang menjadi ekonomi alternatif di tengah lemahnya kesempatan kerja formal,”

terang dia.

Ronny menilai tekanan ekonomi pasca berbagai gejolak global beberapa tahun terakhir membuat biaya hidup naik lebih cepat dibanding kenaikan pendapatan sebagian masyarakat. Ketika harga kebutuhan pokok, transportasi, dan biaya pendidikan meningkat, sementara pendapatan stagnan, maka tekanan sosial di lapisan bawah ikut membesar. 

“Jika kondisi ini tidak diimbangi dengan perlindungan sosial, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan keamanan publik, maka potensi kriminalitas jalanan akan terus meningkat,”

tegas dia.

Perkuat Strategi

Sebagai solusi menghadapi maraknya begal tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan dan penindakan hukum, Ronny menawarkan cara agar pemerintah perlu memperkuat strategi ekonomi yang menyentuh akar persoalan. 

“Seperti membuka lapangan kerja produktif, memperluas pelatihan keterampilan anak muda, memperkuat UMKM, serta memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati kelompok tertentu saja. Sebab kriminalitas akhirnya sering menjadi cermin dari tekanan sosial-ekonomi yang tidak terselesaikan dengan baik,”

jelas dia.
Tag:begalBerita PentingDaya BeliKebutuhan PokokKemiskinanKriminalitaslapangan kerjaPekerjaan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Selat Hormuz Berpotensi Buka, Minyak WTI Langsung Ambles ke US$91 per Barel
By Anisa Aulia
Petugas West Texas Intermediate.
1
Buru Begal Pakai Pasukan Tempur: Langkah Tegas atau Pintu Masuk Dwifungsi ABRI?
By Adi Briantika
Sejumlah prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) TNI AD
2
150 Inspirasi Nama Kucing yang Gemas, Estetik, dan Anti Pasaran
By Ossid Duha Jussas Salma
Hewan kucing
3
Gudang Plastik di Kapuk Kembali Terbakar, Sudin Gulkarmat: Api Muncul dari Bawah Reruntuhan
By Ani Ratnasari
Kebakaran gudang plastik di Jakarta Barat
4
IHSG Hari Ini Merosot ke 6.152, Simak Level Support dan Resistnya
By Anisa Aulia
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ekonomi Bisnis

Asing Borong MDKA dan TINS, IHSG Sukses Bangkit ke Level 6.206 di Akhir Perdagangan Hari Ini

Sore ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,72 persen…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
Display Kopdes Merah Putih Disorot, Netizen: Kayak Minimarket Bangkrut!
Ekonomi Bisnis

Puluhan Minimarket Disikat, Kebijakan Baru Picu Ancaman ‘Perang Dagang’ Lokal

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menutup 25 gerai minimarket…

Nisa-OWRITErahmat-tunny
By
Anisa Aulia
Rahmat Tunny
3 jam lalu
Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet). (Sumber: Unsplash/Jasinthan Yoganathan)
Ekonomi Bisnis

Kata Polisi, Cuaca Ekstrim dan Kabel SUTET Putus Jadi Alasan Blackout di Sumatera

Bareskrim Mabes Polri mulai menguak penyebab di balik pemadaman listrik massal yang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriterahmat-tunny
By
Rahmat
Rahmat Tunny
3 jam lalu
Tim Teknis PLN memperbaiki Listrik di Wilayah Sumatera. (Sumber: Dok. PLN)
Ekonomi Bisnis

Listrik Padam Massal di Sumatera, Publik Ragukan Sistem Deteksi PLN

Dugaan faktor alam sebagai penyebab blackout massal di wilayah Sumatera memunculkan pertanyaan…

iren natania longdongrahmat-tunny
By
Iren Natania
Rahmat Tunny
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up