Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 26 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi Masuk Daftar Hitam
Ekonomi Bisnis

Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi Masuk Daftar Hitam

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 26, 2026 3:06 pm
Anisa Aulia
Adi Briantika
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa 10 perusahaan sawit yang diduga memanipulasi harga ekspor (transfer pricing) merupakan deretan eksportir terbesar di Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Tak Tutup Dapur Korporasi
  • Kadal
  • Belum Ada Tersangka

Dari jumlah tersebut, Kemenkeu mengonfirmasi Wilmar dan Musim Mas masuk dalam daftar korporasi yang kini sedang diselidiki.

“Itu betul, keduanya (Wilmar dan Musim Mas),”

ujar Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Purbaya mengatakan dari 10 perusahaan tersebut merupakan perusahaan besar yang berada di dalam dan luar negeri. 

“Ada data 10 perusahaan. Perusahaan dalam negeri, mungkin campur (dengan luar negeri). 10 eksportir terbesar,” kata dia.

Purbaya mengatakan data sepuluh perusahaan sawit tersebut sebenarnya sudah dilaporkan sejak tiga bulan lalu, dan kini status hukumnya telah naik ke tahap penyidikan umum di Kejaksaan Agung

Tak Tutup Dapur Korporasi

Purbaya enggan berkomentar lebih jauh korporasi-korporasi itu akan dipidanakan atau hanya mengembalikan kewajiban, namun yang pasti pemerintah tidak menutup operasional mereka.

“Kalau mengembalikan kewajiban, tarik berapa tahun ke belakang. Pasti bukan tahun ini saja (mereka berulah), sudah tahun-tahun sebelumnya seperti itu. Pasti kebiasaanya tak berubah. Nanti kami lihat apa yang terbaik, tapi yang jelas kami tidak akan membuat perusahaan itu tutup,”

terang dia.

Kadal

10 nama perusahaan minyak sawit mentah (CPO) yang memanipulasi faktur perdagangan atau underinvoicing merupakan pemain berskala besar. Pernyataan ini disampaikan Purbaya saat datang ke Istana Kepresidenan, 21 Mei.

Purbaya yang menenteng map mengatakan, ia membawa dokumen berisi daftar perusahaan CPO “nakal”. Bila Presiden Prabowo bertanya, dia akan mengeluarkan berkas tersebut.

“Ini buat jaga-jaga kalau ditanya, jangan sampai tidak bisa (menjawab). Ada beberapa catatan perusahaan CPO yang memanipulasi harga. Jadi kalau ditanya, saya akan jawab,”

ujar Purbaya.

Dia mencontohkan manipulasi harga ekspor. Misalnya ada salah satu perusahaan mengekspor ke Amerika Serikat dengan nilai US$2,6 juta, sedangkan nilai sebenarnya di AS mencapai US$4,2 juta. 

Belum Ada Tersangka

Korps Adhyaksa mengusut perkara ini. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman Nahdi menyatakan perkara tengah berada dalam tahap penyidikan.

Hingga kini belum ada tersangka, namun penyidik telah memeriksa para saksi dan menargetkan pengusutan cepat rampung.

Tag:eksporHeadlineKejagungKemenkeukorporasimanipulasiMusim MasPurbayasawitTransferWilmar
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kalender Jawa Juni 2026: Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Tanggal Merah
By Ani Ratnasari
Kalender Jawa Juni 2026
1
Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi Masuk Daftar Hitam
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
2
Akali Laporan Demi Wilmar Group, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Resmi Jadi Tersangka
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (kanan) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
3
Kacau Mania! Rupiah Hari Ini Ambles ke Rp17.794 Imbas AS Serang Iran
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/5/2026).
4
Harga Minyak Hari Ini: Brent Tembus US$97,72 per Barel Imbas Ketegangan AS-Iran
By Anisa Aulia
Kilang minyak di lepas pantai.
5

BERITA LAINNYA

Wisma Danantara Indonesia.
Ekonomi Bisnis

Purbaya Buka-Bukaan Soal Nasib Bea Cukai Usai Munculnya Danantara Sumberdaya Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
5 menit lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Ditutup Loyo ke Rp17.796 per Dolar AS, Pergerakan Rupiah Hari Ini Kena Mental Efek Perang Iran

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,29 persen atau 52 poin ke level…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 jam lalu
Pekerja membongkar dan menata tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Ekonomi Bisnis

Ditinggal China dan India, Ekspor CPO Indonesia Maret 2026 Ambles 75,61 Persen!

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melaporkan ekspor crude palm oil (CPO)…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
3 jam lalu
Pengurus koperasi menata ketersediaan beras SPHP di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Bogem, Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk tapi Beras SPHP Tetap Rp12.500/Kg, Pedagang Nasi Uduk Boleh Senyum

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up