Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 14 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / S&P Pertahankan Rating Utang RI, Purbaya Janji Perbaiki Hal Ini Agar Naik Kelas
Ekonomi Bisnis

S&P Pertahankan Rating Utang RI, Purbaya Janji Perbaiki Hal Ini Agar Naik Kelas

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 14, 2026 12:35 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Standard & Poor’s Global Ratings (S&P) mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang, dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil. Pemerintah menilai, keputusan itu menunjukkan bahwa kepercayaan investor dan lembaga internasional terhadap arah kebijakan Pemerintah.

Daftar isi Konten
  • Kualitas Diperkuat
  • Kepercayaan Asing Terhadap RI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan afirmasi peringkat ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak global. Keputusan itu juga merupakan pengakuan bahwa pemerintah konsisten menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus melanjutkan agenda reformasi struktural. 

Pemerintah akan terus menjaga disiplin fiskal, memperkuat basis penerimaan negara, meningkatkan kualitas belanja, serta memastikan pembiayaan dikelola secara prudent, efisien, dan berkelanjutan,”

ujar Purbaya dalam keterangannya Selasa, 14 Juli 2026.
Baca juga:
IHSG Merosot Saat Konflik Iran Memanas, S&P Buka Peluang Reli… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada pembukaan perdagangan Senin, 14 Juli…
(Part II) Polemik Kunjungan Menteri PU ke New York: Dari… Fokus Bergeser ke Pembocor Dokumen Di sisi lain, polemik berkembang setelah Kementerian…
S&P Tahan Rating Utang RI di BBB, Tapi Soroti Bahaya… Lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level…
  • IHSG Merosot Saat Konflik Iran Memanas, S&P Buka Peluang Reli ke Level…
  • (Part II) Polemik Kunjungan Menteri PU ke New York: Dari Dokumen Bocor…
  • S&P Tahan Rating Utang RI di BBB, Tapi Soroti Bahaya Defisit APBN…

Purbaya menuturkan, S&P juga menilai bahwa Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, didukung oleh kebijakan makroekonomi yang prudent, stabilitas politik dan kelembagaan, serta beban utang pemerintah yang relatif rendah dibandingkan negara-negara dengan peringkat yang setara.

Lembaga pemeringkat itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di kisaran 5 persen untuk 2-3 tahun ke depan, dengan pertumbuhan tahun 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 5,1 persen. 

Kualitas Diperkuat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Muhammad Adimaja)

S&P memberikan penilaian positif terhadap komitmen Pemerintah menjaga defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sehingga, ke depan pemerintah akan terus memperkuat kualitas APBN, yakni melalui penguatan penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kemudian peningkatan kepatuhan dan digitalisasi administrasi perpajakan, optimalisasi penerimaan dari sektor mineral dan sumber daya alam, peningkatan efektivitas serta ketepatan sasaran belanja negara, serta pengelolaan pembiayaan yang efisien serta pengendalian risiko utang.

Purbaya menilai, outlook stabil ini mencerminkan keyakinan S&P bahwa tantangan yang dihadapi fiskal maupun sektor eksternal Indonesia di tengah dinamika global saat ini bersifat sementara dan akan membaik.

Pemerintah optimistis bahwa kombinasi fundamental ekonomi yang kuat, disiplin fiskal yang konsisten, reformasi struktural yang berkelanjutan, serta koordinasi kebijakan yang erat akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dan meningkatkan daya saing nasional,”

tuturnya.

Kepercayaan Asing Terhadap RI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik Indonesia-AS di Washington DC, Amerika Serikat
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik Indonesia-AS di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym)

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan afirmasi ini merupakan bentuk kepercayaan komunitas internasional terhadap arah kebijakan Pemerintah. 

Afirmasi peringkat oleh S&P pada level BBB dengan outlook Stabil merupakan pengakuan atas konsistensi dan kredibilitas kebijakan ekonomi Pemerintah,”

ujar Airlangga.

Airlangga menuturkan, di tengah ketidakpastian global yang meningkat, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan di kisaran 5 persen, mempertahankan disiplin fiskal dengan defisit di bawah 3 persen PDB, serta memperkuat tata kelola sektor sumber daya alam. 

Ini menjadi sinyal positif bagi investor bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid,”

tuturnya.

Airlangga menegaskan, Pemerintah akan terus memperkuat kualitas dan prediktabilitas implementasi kebijakan untuk menjaga kepercayaan pasar. 

Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendorong transformasi ekonomi melalui hilirisasi, penguatan tata kelola devisa hasil ekspor, dan peningkatan produktivitas. Konsistensi dan prediktabilitas kebijakan akan menjadi kunci untuk mendorong peringkat Indonesia naik ke level yang lebih tinggi,”

imbuhnya.
Baca juga:
(Part I) Polemik Kunjungan Menteri PU ke New York: Dari… Polemik kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo Lasmono ke New…
Defisit APBN Prabowo Pecahkan Rekor di Luar Pandemi, Lampaui Era… Ekonom Bright Institute Awalil Rizky mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp18.119 per Dolar AS: Tensi… Nilai tukar rupiah diperdagangkan melemah pada Senin, 13 Juli 2026. Rupiah amblas…
  • (Part I) Polemik Kunjungan Menteri PU ke New York: Dari Dokumen Bocor…
  • Defisit APBN Prabowo Pecahkan Rekor di Luar Pandemi, Lampaui Era SBY dan…
  • Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp18.119 per Dolar AS: Tensi Timur Tengah…
Tag:APBNDefisitDisiplin Fiskalperingkat utangPurbayaS&P Global
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Peta SPPG Terbanyak: Dominasi TNI-Polri, Muhammadiyah Mengekor
By Ani Ratnasari
Komandan Lanud Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto (kedua kiri) bersama Ketua Umum Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) Marsekal Pertama TNI Ady Rachmanaya Panca Putra (ketiga kiri) melepas secara simbolis kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ambaipua Lanud Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2026).
1
S&P Pertahankan Rating Utang RI, Purbaya Janji Perbaiki Hal Ini Agar Naik Kelas
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
2
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo, Tembus Rp133 Juta!
By Hadi Febriansyah
Estadio Azteca, tempat berlangsungnya pertandingan perdana Piala Dunia 2026
3
Ambil Alih Kasus Eks Jampisdus Febrie, Kejagung Bentuk Tim Khusus Libatkan Supervisi KPK
By Rahmat Baihaqi
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah beri keterangan pers.
4
Kejagung Kaget Berjamaah: Baru Tahu Rumah Sentul Milik Febrie Adriansyah Setelah Disatroni Polisi
By Rahmat Baihaqi
Jurnalis televisi merekam suasana rumah mewah yang dipasangi garis polisi usai penggeledahan di kawasan Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Seorang nelayan menarik perahu di Pantai Fitu, Ternate, Maluku Utara, Senin (15/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Rencana Tarif Baru B50 Nelayan: Kapal Kecil Rp6.800 per Liter, Subsidi Bukan dari APBN

Pemerintah memberlakukan dualisme harga untuk bahan bakar B50 bagi sektor perikanan. Nelayan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
13 menit lalu
Gedung kantor Pos Indonesia. (Sumber: Pos Indonesia)
Ekonomi Bisnis

Pos Indonesia Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar, Katanya Gegara Hal Ini

PT Pos Indonesia (Persero) mengalami gagal bayar imbal jasa Sukuk ljarah Berkelanjutan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
42 menit lalu
ilustrasi kapal Pertamina.
Ekonomi Bisnis

Pertamina Datangkan 45.900 Ton LPG dari AS, Setara 15,2 Juta Tabung Melon

PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton liquefied petroleum…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Garuda Indonesia tengah terbang.
Ekonomi Bisnis

1 September 2026 Garuda Ubah Aturan Bagasi, Ini Jatah Baru Economy hingga First Class

Garuda Indonesia akan memberlakukan aturan baru mengenai bagasi, mulai 1 September 2026.…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up