Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 14 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pos Indonesia Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar, Katanya Gegara Hal Ini
Ekonomi Bisnis

Pos Indonesia Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar, Katanya Gegara Hal Ini

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 14, 2026 1:12 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Gedung kantor Pos Indonesia. (Sumber: Pos Indonesia)
Gedung kantor Pos Indonesia. (Sumber: Pos Indonesia)
SHARE

PT Pos Indonesia (Persero) mengalami gagal bayar imbal jasa Sukuk ljarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A sampai C ke-6 senilai Rp24,11 miliar.

Daftar isi Konten
  • Alasan Tak Bisa Bayar
  • Kinerja Perseroan

Pembayaran imbal jasa sukuk tersebut seharusnya dilakukan pada 7 Juli 2026 sebesar Rp24.118.750.000. Namun hingga waktu yang ditetapkan, Pos Indonesia tidak mampu membayar kewajiban tersebut.

Sampai batas waktu yang telah ditentukan, PT Pos Indonesia (Persero) tidak dapat melaksanakan kewajiban pembayaran imbal jasa sukuk jarah berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I tahun 2024 Seri A-C ke-6,”

tulis Manajemen Pos Indonesia di keterbukaan informasi dikutip Selasa, 14 Juli 2026.
Baca juga:
Usai Dirut Mundur, Danantara Temukan Indikasi Rekayasa Keuangan di Pos… Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia tengah melakukan audit terhadap PT Pos…
Baru 3 Bulan Jabat Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Ajukan… Daud Joseph mengajukan pengunduran diri sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero).…
Patriot Bond Jadi 'Surga' Cuci Uang, Pengamat: Jauh Lebih Jahat… Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) memberikan perlindungan pidana…
  • Usai Dirut Mundur, Danantara Temukan Indikasi Rekayasa Keuangan di Pos Indonesia
  • Baru 3 Bulan Jabat Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Ajukan Resign, Ada…
  • Patriot Bond Jadi 'Surga' Cuci Uang, Pengamat: Jauh Lebih Jahat Dibanding Tax…

Alasan Tak Bisa Bayar

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)

Manajemen Pos Indonesia mengungkapkan penyebab Pos Indonesia mengalami gagal bayar karena kondisi keuangan perusahaan yang tidak memungkinkan.

Penyebab PT Pos Indonesia (Persero) tidak dapat melaksanakan kewajiban pembayaran imbal jasa sukuk tersebut adalah karena kondisi kas perusahaan yang saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan pembayaran,”

katanya.

Namun, Pos Indonesia telah mengirimkan surat kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) perihal permohonan penundaan pembayaran bunga ke-6 sukuk ijarah tersebut.

KSEI telah melakukan penundaan bagi hasil ke-6 Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A-C yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 08 Juli 2026,”

tuturnya.

Kinerja Perseroan

Berdasarkan laporan keuangan PT Pos Indonesia, laba tahun berjalan Perseroan turun dari Rp248,52 miliar pada Juni 2024 menjadi Rp117,80 miliar pada Juni 2025. Hal ini berdasarkan laporan keuangan terakhirnya pada 30 Juni 2025. 

Lalu total liabilitas perusahaan membengkak menjadi Rp9,89 triliun hingga Juni 2025. Sedangkan total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp9,02 triliun pada Juni 2025.

Baca juga:
MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Tapi Tetap Fokus Pelototi… Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan status pasar modal Indonesia dalam kategori…
Benarkah Patriot-Merah Putih Bond Bisa Bikin 'Pencuci Uang' Kebal Hukum? Investor yang membeli surat utang khusus berupa Patriot Bond dan Merah Putih…
Investor Patriot-Merah Putih Bond Bebas Gugatan Perdata dan Pidana, Pemerintah… Pemerintah memberikan perlindungan bagi investor yang membeli surat utang khusus berupa patriot…
  • MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Tapi Tetap Fokus Pelototi Masalah Ini
  • Benarkah Patriot-Merah Putih Bond Bisa Bikin 'Pencuci Uang' Kebal Hukum?
  • Investor Patriot-Merah Putih Bond Bebas Gugatan Perdata dan Pidana, Pemerintah Bilang Gini
Tag:Gagal BayarImbal jasaKSEIPos IndonesiaSukuksurat utang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Peta SPPG Terbanyak: Dominasi TNI-Polri, Muhammadiyah Mengekor
By Ani Ratnasari
Komandan Lanud Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto (kedua kiri) bersama Ketua Umum Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) Marsekal Pertama TNI Ady Rachmanaya Panca Putra (ketiga kiri) melepas secara simbolis kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ambaipua Lanud Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2026).
1
Kasus Eks Jampidsus Guncang Kepercayaan Publik, Prabowo Didesak Tegakkan Hukum
By Hardani Triyoga
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
2
S&P Pertahankan Rating Utang RI, Purbaya Janji Perbaiki Hal Ini Agar Naik Kelas
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
3
Ambil Alih Kasus Eks Jampisdus Febrie, Kejagung Bentuk Tim Khusus Libatkan Supervisi KPK
By Rahmat Baihaqi
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah beri keterangan pers.
4
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo, Tembus Rp133 Juta!
By Hadi Febriansyah
Estadio Azteca, tempat berlangsungnya pertandingan perdana Piala Dunia 2026
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi Bisnis

Akui MBG Banyak Masalah, Purbaya Klaim Pemerintah Tak Tutup Mata untuk Perbaikan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak menutup mata terhadap berbagai permasalahan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
21 menit lalu
Penampakan Pekerja di Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia. (Sumber: Dok. PTFI)
Ekonomi Bisnis

Sempat Dihantam Longsor, Freeport Pasang Target Ambisius Kembali Normal Akhir 2027

PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan operasi tambang bawah tanah akan kembali berproduksi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
48 menit lalu
Seorang nelayan menarik perahu di Pantai Fitu, Ternate, Maluku Utara, Senin (15/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Rencana Tarif Baru B50 Nelayan: Kapal Kecil Rp6.800 per Liter, Subsidi Bukan dari APBN

Pemerintah memberlakukan dualisme harga untuk bahan bakar B50 bagi sektor perikanan. Nelayan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 jam lalu
ilustrasi kapal Pertamina.
Ekonomi Bisnis

Pertamina Datangkan 45.900 Ton LPG dari AS, Setara 15,2 Juta Tabung Melon

PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton liquefied petroleum…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up