Daging kerbau masih menjadi pilihan masyarakat untuk hewan kurban karena teksturnya yang padat dan kandungan lemaknya yang lebih rendah dibanding sapi.
Namun, banyak orang yang mengeluhkan daging kerbau terasa keras setelah diolah.
Guru Besar Peternakan IPB University Prof Irma Isnafia Arif mengatakan popularitas daging kerbau masih kalah dibandingkan daging sapi, karena banyak masyarakat belum memahami cara pengolahannya.
Selain itu, rasa khas daging kerbau dan distribusinya yang belum merata turut memengaruhi minat konsumsi masyarakat.
Jika tahu cara mengolahnya, daging kerbau bisa jadi alternatif sumber protein hewani yang lezat, sehat, dan ekonomis,”
ujar Prof Irma dalam keterangannya.
Namun tak perlu khawatir, sebenarnya ada teknik pengolahan khusus yang dilakukan agar daging kerbau jadi olahan yang empuk dan lezat
Ia menjelaskan salah satu langkah penting adalah memotong daging melintang serat.
Teknik ini membantu proses pemasakan dan membuat tekstur daging lebih lembut saat dikonsumsi,”
ujar Prof Irma.
Bahan Alami dan Teknik Memasak
Prof Irma juga menyarankan masyarakat untuk menggunakan bahan-bahan alami seperti daun pepaya dan nanas untuk membantu melunakkan daging.
Kedua bahan tersebut mengandung enzim yang efektif melembutkan serat daging.
Cukup bungkus daging dalam daun pepaya selama 10 menit atau aduk dengan irisan nanas selama 5–10 menit. Tapi jangan terlalu lama, agar daging tidak hancur,”
jelasnya.
Selain itu, perendaman menggunakan bumbu seperti jahe, serai, daun jeruk, dan air jeruk nipis dapat membantu mengurangi aroma khas daging kerbau sekaligus meningkatkan cita rasa.
Mitos Memasak Daging Kerbau
Prof Irma mengatakan masih ada mitos di kalangan masyarakat tentang mamasak daging kerbau yang harus menggunakan api besar. Padahal penggunaan api besar membuat daging cepat kering dan keras.
Sebaiknya memasak daging kerbau dengan metode memasak perlahan (slow cooking) menggunakan api kecil atau panci presto. Teknik sederhana seperti memukul daging sebelum dimasak juga dinilai efektif membantu memperbaiki tekstur daging,”
tandasnya.

