Udang menjadi salah satu makanan laut favorit masyarakat Indonesia. Selain memiliki cita rasa yang lezat, udang juga kaya akan protein, vitamin, mineral, serta asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan.
Menurut Profil Pasar Udang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2023, Indonesia merupakan salah satu produsen udang terbesar di dunia.
Pada 2022, total produksi udang nasional mencapai 1,19 juta ton, yang terdiri atas 77,5 persen hasil budidaya dan 22,5 persen hasil tangkapan.
Jenis Udang Populer di Indonesia
Dari sekian banyak jenis udang yang ada, beberapa di antaranya menjadi pilihan utama karena mudah diperoleh, memiliki cita rasa lezat, serta cocok diolah menjadi beragam hidangan. Lantas, apa saja jenis udang yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, berikut di antaranya.
1. Udang Vaname
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), produksi udang vaname kini menyumbang lebih dari 75 persen dari total produksi udang Indonesia, sehingga mudah ditemukan di pasar tradisional, supermarket, maupun restoran.
Udang jenis ini ukurannya sedang dengan warna tubuh putih keabu-abuan dan memiliki tekstur daging yang lembut. Saat ini banyak dibudidayakan karena pertumbuhannya cepat dan relatif tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.
2. Udang Windu
Udang windu atau black tiger shrimp dikenal dari corak loreng hitam pada cangkangnya. Ukurannya lebih besar dibandingkan vaname sehingga sering menjadi pilihan untuk hidangan seafood premium.
KKP mencatat Indonesia merupakan produsen udang windu terbesar kedua di dunia. Budidayanya masih banyak dilakukan secara tradisional maupun organik di beberapa wilayah Indonesia.
3. Udang Galah
Udang galah merupakan udang air tawar yang mudah dikenali dari capitnya yang panjang berwarna kebiruan. Ukurannya relatif besar dengan daging yang tebal dan tekstur yang kenyal. Karena ukurannya, udang galah sering disajikan sebagai menu utama di restoran seafood.
4. Udang Putih
Memiliki ukuran sedang hingga kecil dengan warna tubuh yang cenderung putih bening. Dagingnya terasa lembut dan sedikit manis sehingga cocok digunakan dalam berbagai masakan rumahan. Udang ini biasanya jadi bahan campuran tumis sayur, mi, nasi goreng atau sup.
5. Udang Dogol
Udang dogol memiliki tubuh yang lebih pendek dengan warna kecokelatan. Rasanya gurih dengan tekstur daging yang cukup padat sehingga cocok dijadikan kerupuk udang, ebi, terasi, maupun aneka makanan olahan lainnya.
6. Udang Jerbung
Salah satu jenis udang laut yang memiliki ukuran cukup besar dengan warna tubuh putih kekuningan. Dagingnya lembut dan memiliki cita rasa yang manis sehingga banyak digunakan sebagai bahan masakan restoran maupun hotel.
7. Udang Rebon
Meski berukuran sangat kecil, udang rebon memiliki peran penting dalam kuliner Indonesia. Udang ini biasanya diolah menjadi ebi, terasi, atau campuran berbagai masakan tradisional. Kandungan gizinya tetap tinggi dan memberikan cita rasa gurih khas pada makanan.
Manfaat Mengonsumsi Udang
Udang mengandung protein berkualitas tinggi yang membantu pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 pada udang juga berperan dalam mendukung perkembangan otak, terutama pada anak-anak dan ibu hamil.
Selain itu, udang termasuk makanan yang rendah kalori, yaitu sekitar 106 kalori per 100 gram, sehingga dapat menjadi pilihan bagi orang yang sedang menjaga berat badan. Di sisi lain, senyawa kitosan yang terdapat pada udang juga dimanfaatkan sebagai bahan antibakteri dalam bidang farmasi, pertanian, dan industri.
Indonesia memiliki beragam jenis udang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan memasak maupun selera. Dengan mengenali perbedaan setiap jenisnya, Anda bisa lebih mudah memilih udang yang tepat untuk berbagai hidangan seafood favorit di rumah.




















