Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 23 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Nggak Tahu Mau Nulis Apa Pas Journaling? Coba Mulai dari Ini
Sefruit

Nggak Tahu Mau Nulis Apa Pas Journaling? Coba Mulai dari Ini

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Mei 28, 2026 6:23 pm
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
SHARE

Banyak orang pengen mulai journaling, tapi baru buka buku kosong aja langsung bingung.

“Mau nulis apa ya?”

Akhirnya niat journaling cuma bertahan 2 hari, 3 halaman, lalu berhenti karena merasa nggak bisa nulis bagus. Padahal sebenarnya journaling nggak harus puitis, estetik, deep, atau penuh quotes. Journaling itu bukan lomba jadi karakter utama film indie. Kadang cukup jadi tempat buat isi kepala yang lagi penuh aja.

Masalahnya, kebanyakan panduan journaling terdengar terlalu serius. Harus self-reflection, harus mindful, harus healing, harus produktif. Akhirnya banyak orang jadi overthinking duluan sebelum mulai nulis.

Dikutip dari buku The New Diary karya Tristine Rainer (1978), journaling sebenarnya bukan tentang menulis dengan sempurna, tapi tentang membantu seseorang memahami pikiran dan emosinya secara lebih jujur dan personal. Artinya, nggak ada format “benar” dalam journaling.

Dan sebenarnya kamu nggak harus langsung nulis hal-hal yang dalam banget. Banyak orang merasa journaling harus langsung penuh refleksi hidup, padahal kamu bisa mulai dari hal random seperti:

“Hari ini capek.”

“Aku kesel sama dosen.”

“Kenapa cuaca panas banget.”

“Aku lapar tapi males makan.”

Sesimpel itu pun tetap journaling.

Dilansir dari penelitian Expressive Writing oleh James W. Pennebaker dalam jurnal Advances in Psychiatric Treatment (1999), menulis bebas tentang pikiran sehari-hari dapat membantu mengurangi stres dan membantu otak memproses emosi dengan lebih sehat. Jadi bukan isi tulisannya yang paling penting, tapi kebiasaan mengeluarkan isi kepala itu sendiri.

Kalau kamu masih sering blank, jangan mulai dengan pertanyaan “mau nulis apa?” Coba ganti jadi,

“Apa yang lagi aku pikirin sekarang?”

“Apa yang bikin aku capek hari ini?”

“Hal kecil apa yang ganggu pikiranku?”

“Apa yang sebenarnya pengen aku bilang tapi nggak bisa?”

Karena sering kali kita bukan nggak punya isi kepala, kita cuma terlalu bingung mulai dari mana. Dan satu lagi yang penting ialah journaling nggak harus rapi. Tulisan jelek? Gapapa. Lompat-lompat? Gapapa. Isinya marah-marah? Gapapa. Journaling bukan tugas sekolah.

Dikutip dari buku Writing Down the Bones karya Natalie Goldberg (1986), menulis bebas tanpa terlalu menghakimi diri sendiri dapat membantu seseorang lebih terhubung dengan pikiran asli mereka. Makanya banyak metode journaling justru menyarankan untuk “tulis aja dulu.” Karena kalau terlalu sibuk bikin tulisan sempurna, akhirnya malah nggak jadi nulis sama sekali.

Kalau masih bingung banget, coba mulai dari format simpel kayak,

“Hari ini aku merasa…”

“Hal yang paling bikin kepikiran…”

“Hal kecil yang bikin aku senang hari ini…”

“Yang pengen aku lakukan sekarang…”

Nggak perlu panjang. Nggak perlu aesthetic. Nggak perlu bagus. Yang penting mulai.

Dilansir dari artikel ilmiah di Cambridge University Press berjudul Writing About Emotional Experiences as a Therapeutic Process oleh James W. Pennebaker dan Janel D. Seagal (1999), expressive writing membantu seseorang memahami emosi dan meningkatkan regulasi stres secara bertahap.

Makanya journaling nggak harus langsung mengubah hidup kamu. Kadang cukup membantu kepala terasa sedikit lebih lega aja dulu. Karena mungkin kamu nggak harus jadi “anak journaling” dulu buat mulai nulis. Semua orang juga mulai dari halaman kosong.

Kalau kamu tertarik konten lainnya yang seperti ini, jangan lupa follow @sefruitmedia yaa

 

Tag:Penulis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih Berbahaya, Jangan Ulangi Kesalahan
By Hardani Triyoga
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
1
Viral Dugaan Istri Menteri PU Naik Helikopter, Segini Tarif Sewa Wisata Udara di Indonesia
By Syifa Fauziah
Ilustrasi helikopter wisata.
2
Nanik Bakal Jadi Dewas BGN Usai Mundur karena Sakit, Psikolog Forensik Beri Peringatan Keras
By Rika Pangesti
Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (Sumber: IG @nanik_deyang)
3
Gaya Bicara Disemprit Publik, Menteri PU Dody Hanggodo Siap Koreksi Pola Komunikasi
By Natania Longdong
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
4
Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Dua Tudingan Viral: Soal Salaman dan Pesawat Pribadi
By Natania Longdong
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung ruas jalan Provinsi Malalak-Sicincin di Kabupaten Agam, serta Jalan Nasional Padang–Bukittinggi di kawasan yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra Barat, Desember 2025.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Tenang, Kamu Nggak Harus Hapus TikTok Buat Mulai Keluar dari Brainrot

Sering kebablasan scrolling di TikTok hingga berjam-jam dan sulit fokus? Bisa jadi…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
Sefruit

Makanan Bergizi Aja Nggak Cukup, Ini Cara Menjaga Jantung Tetap Sehat

Menjaga kesehatan jantung ternyata tidak cukup hanya dengan menjaga pola makan bergizi.…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
Sefruit

No Signal, No Problem! Ini Tempat Wisata yang Justru Seru Karena Nggak Ada Internet

Lelah dengan notifikasi pekerjaan dan scrolling tanpa henti? Saatnya mencoba tren wisata…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

2026 Jadi Tahunnya Shio Babi? Ini Prediksi Soal Karier, Cinta, dan Uang

Bagaimana peruntungan Shio Babi di Tahun Kuda Api 2026? Dari peluang emas…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up