Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Apakah Earphone Bluetooth Berbahaya bagi Kesehatan? Dokter Beberkan Faktanya
Hype

Apakah Earphone Bluetooth Berbahaya bagi Kesehatan? Dokter Beberkan Faktanya

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 2, 2026 1:11 pm
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
Share
earphone bluetooth
earphone bluetooth (Foto: Unsplash)
SHARE

Di tengah semakin banyaknya penggunaan perangkat nirkabel, earphone bluetooth menjadi salah satu gadget yang paling sering dipakai untuk mendengarkan musik, menerima panggilan, hingga menunjang aktivitas kerja dan belajar.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Earphone Bluetooth?
  • Fakta Medis, Bluetooth Tidak Merusak Otak
  • Earphone Bluetooth Berisiko bagi Kesehatan
  • Tips Aman Menggunakan Earphone Bluetooth

Namun, di balik marak penggunaannya, muncul kekhawatiran di masyarakat tentang apakah earphone bluetooth benar-benar berbahaya bagi kesehatan? Mari simak penjelasan ahli.

Baca juga:
Cuaca Jakarta Tak Menentu, Dokter Ungkap Deretan Penyakit Mengintai Saat… Belakangan, cuaca di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mengalami perubahan yang cukup…
Jangan Lagi Seduh SKM untuk Anak! Ini Bahaya Susu Kental… Susu kental manis (SKM) sudah lama menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari masyarakat…
AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira mendesak pemerintah segera…
  • Cuaca Jakarta Tak Menentu, Dokter Ungkap Deretan Penyakit Mengintai Saat Panas dan…
  • Jangan Lagi Seduh SKM untuk Anak! Ini Bahaya Susu Kental Manis yang…
  • AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi

Apa Itu Earphone Bluetooth?

Melansir dari Eraspace, Earphone Bluetooth umumnya dikenal dengan sebutan TWS (True Wireless Stereo), khususnya untuk tipe yang benar-benar tidak menggunakan kabel sama sekali, baik antara sisi kiri maupun kanan.

Selain itu, terdapat beberapa istilah lain yang juga sering digunakan, tergantung pada bentuk dan fitur perangkatnya. Earbuds misalnya, atau headset Bluetooth, atau istilah umumnya yaitu wireless earphoneatau wireless headphone.

Semuanya sama, namun yang membedakan bukan fungsinya, tapi bentuk, cara pakai, dan fitur tambahannya. Misalnya ada/ tidaknya mikrofon, model di telinga atau over-ear, kualitas suara, dan daya baterai.

Fakta Medis, Bluetooth Tidak Merusak Otak

Belakangan ini, penggunaan earphone bluetooth sempat menjadi perbincangan karena muncul anggapan bahwa bluethoot membahayakan kesehatan, terutama terkait paparan radiasi yang disebut-sebut bisa berdampak pada otak.

Dilansir dari laman Universitas IPB, dr Widya Eka Nugraha, MSiMed, dosen Ilmu Biomedik Biologi Sel dan Molekuler menjelaskan bahwa dari sudut pandang medis, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaan earphone bluetooth dapat merusak otak.

Ia menjelaskan bahwa bluetooth memancarkan gelombang radio atau radio frequency (RF) yang termasuk dalam kategori radiasi non-ionisasi. Jenis radiasi ini berbeda dengan radiasi pengion seperti sinar X (X-ray) atau sinar gamma yang diketahui dapat merusak DNA pada dosis tertentu.

Pada paparan RF, mekanisme efek biologis yang terjadi umumnya berupa pemanasan jaringan atau thermal effect. Namun, dr Widya menegaskan bahwa perangkat Bluetooth yang beredar di pasaran telah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.

Baca juga:
Roche Luncurkan Liver Disease Panel, Platform Digital untuk Analisis Risiko… Perusahaan kesehatan asal Swiss, Roche resmi meluncurkan Liver Disease Panel, sebuah rangkaian…
6 Jenis Ikan Air Tawar dan Manfaatnya bagi Kesehatan Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki beragam jenis ikan air tawar yang mudah…
Kenali Tanda-Tanda Medis Menjelang Kematian Tubuh manusia biasanya memberikan tanda saat kondisi kesehatan mulai menurun drastis menjelang…
  • Roche Luncurkan Liver Disease Panel, Platform Digital untuk Analisis Risiko Penyakit Hati
  • 6 Jenis Ikan Air Tawar dan Manfaatnya bagi Kesehatan
  • Kenali Tanda-Tanda Medis Menjelang Kematian

Earphone Bluetooth Berisiko bagi Kesehatan

Alih-alih radiasi, dr Widya menekankan bahwa risiko kesehatan justru berkaitan dengan pola penggunaan. Menurutnya, gangguan pendengaran akibat volume yang terlalu keras dan penggunaan dalam durasi yang terlalu lama jadi masalah yang sering ditemui.

Selain itu, memakai earphone dalam kondisi lembap, jarang dibersihkan, atau dipakai bergantian dengan orang lain dapat meningkatkan risiko infeksi telinga luar.

Kemudian perlu diwaspadai juga tentang potensi berkurangnya fokus dan kewaspadaan saat berkendara maupun beraktivitas di ruang publik karena suara dari lingkungan sekitar menjadi kurang terdengar akibat memakai earphone.

Tips Aman Menggunakan Earphone Bluetooth

Agar penggunaan earphone Bluetooth tetap nyaman dan aman, dr Widya menyarankan beberapa hal berikut.

  1. Gunakan volume secukupnya, hindari mendengarkan audio dengan suara terlalu keras dalam waktu lama.
  2. Batasi durasi penggunaan dan berikan jeda secara berkala agar telinga dapat beristirahat.
  3. Rutin membersihkan earphone untuk mencegah penumpukan kotoran dan bakteri yang dapat memicu infeksi telinga.
  4. Hindari penggunaan bergantian dengan orang lain guna mengurangi risiko penularan kuman.
  5. Utamakan keselamatan saat beraktivitas, terutama ketika berkendara atau berada di ruang publik yang membutuhkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
  6. Pertimbangkan penggunaan earphone bone conduction dalam situasi tertentu karena memungkinkan pengguna tetap mendengar suara di sekitar.

Earphone bluetooth pada dasarnya aman digunakan dan belum terbukti dapat merusak otak. Yang perlu diperhatikan justru adalah pola pemakaiannya, seperti volume suara, durasi penggunaan, dan kebersihan perangkat.

Dengan penggunaan yang bijak, earphone bluetooth dapat tetap nyaman digunakan tanpa mengganggu kesehatan.

Tag:Berbahayaearphone bluetoothfakta dokterGadgetKesehatan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
3
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
4
Bahan Baku Ngamuk: Omzet Nasi Uduk ‘Bocor’ 50 Persen, Sambal Gratis Jadi Korban
By Iren Natania
Warga membeli buah di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pulau Untung Jawa yang terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu
Hype

Libur Panjang, Pulau Untung Jawa Banjir Wisatawan

Kepulauan Seribu masih menjadi destinasi primadona masyarakat untuk menghabiskan libur akhir pekan…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
18 jam lalu
Agama tertua di dunia
Hype

Agama Tertua di Dunia, Benarkah Hindu Jadi yang Paling Kuno?

Agama menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia sejak zaman kuno. Jauh sebelum…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
19 jam lalu
Arti streak menurut Gen Z
Hype

Banyak Dipakai Gen Z, Ternyata Ini Arti Streak yang Sebenarnya

Istilah streak semakin sering terdengar, terutama di era media sosial dan aplikasi…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
19 jam lalu
Mengenal boundaries
Hype

Mengenal Boundaries: Batasan Diri yang Bisa Mencegah Stres dan Kelelahan Emosional

Belakangan ini, istilah boundaries semakin sering digunakan dalam pembahasan kesehatan mental dan…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up