Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Absen di Hari Pancasila Picu Spekulasi, Jokowi Takut Ditanya soal Warisan Ekonomi yang Hancur?
Politik

Absen di Hari Pancasila Picu Spekulasi, Jokowi Takut Ditanya soal Warisan Ekonomi yang Hancur?

rahmat-tunnyAmin Suciady
Last updated: Juni 2, 2026 4:44 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Joko Widodo ketika menjabat sebagai presiden.
Joko Widodo ketika menjabat sebagai presiden. (gorontalo.antaranews.com/)
SHARE

Absennya Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Upacara Kementerian Luar Negeri, Jakarta, terus memunculkan beragam tafsir politik. 

Setelah muncul penjelasan dari ajudan, bahwa Jokowi tidak menerima undangan dari Istana, kini berkembang spekulasi lain yang mengaitkan ketidakhadiran tersebut dengan sorotan terhadap kondisi ekonomi nasional.

Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, spekulasi yang berkembang di masyarakat tidak bisa begitu saja diabaikan. Meski belum tentu benar, menurutnya tafsir tersebut memiliki dasar yang membuat publik terus mempertanyakannya.

Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?

Saya kira berdasar, tapi spekulasi kan belum tentu benar, namanya juga spekulasi tetapi sangat berdasar,”

kata Emrus saat dihubungi Owrite.id, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut dia, salah satu alasan mengapa spekulasi itu berkembang adalah karena banyak pihak mengaitkan kondisi ekonomi saat ini dengan kebijakan yang dijalankan selama dua periode pemerintahan Jokowi.

Kenapa saya katakan berdasar? Sebenarnya persoalan ekonomi itu dampak daripada pemerintahan Jokowi dalam 10 tahun terakhir,”

ujarnya.

Emrus menyoroti peningkatan utang negara dan maraknya kasus korupsi yang menurutnya menjadi bagian dari persoalan struktural ekonomi nasional.

Dampaknya apa? utang kita kan membengkak di masa pemerintahan beliau, lalu korupsi juga semarak. Artinya korupsi itu bagian dari perusak ekonomi kan. Kita lihat satu contoh, dugaan megakorupsi di Pertamina hampir Rp 1000 triliun dan korupsi-korupsi lainnya,”

paparnya.

Karena itu, ia menilai jika ada pihak yang menghubungkan ketidakhadiran Jokowi dengan keengganan menghadapi pertanyaan mengenai kondisi ekonomi, spekulasi tersebut muncul dari persepsi publik terhadap warisan kebijakan ekonomi masa lalu.

Baca juga:
Eks Menkeu Sebut Beban Prabowo Berat, Dipaksa 'Cuci Piring' Kerusakan… Mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier melontarkan kritik keras terkait kondisi ekonomi yang…
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan… Perdebatan mengenai intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto kini melebar, dari…
Dikritik Terlalu Sering ke Luar Negeri, Teddy Klaim Deretan Hasil… Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya membeberkan sejumlah capaian yang diraih…
  • Eks Menkeu Sebut Beban Prabowo Berat, Dipaksa 'Cuci Piring' Kerusakan Ekonomi Warisan…
  • Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
  • Dikritik Terlalu Sering ke Luar Negeri, Teddy Klaim Deretan Hasil Diplomasi Prabowo 

Jadi artinya, jika ada orang yang berspekulasi seperti yang disampaikan soal menghindari pertanyaan terkait hancurnya ekonomi, saya kira sangat berdasar, karena pembangunan ekonomi kita masa Jokowi, ekonominya berbasis kepada utang,”

tegasnya.

Emrus berpendapat fondasi ekonomi akan jauh lebih kuat apabila bertumpu pada produktivitas nasional, peningkatan penerimaan negara, serta inovasi yang mampu menghasilkan nilai tambah.

Kalau produktivitas semua, misalnya hasil pajak, hasil ekspor, barang dan jasa, dan yang di ekspor itu adalah hasil inovasi, saya kira bangunan ekonomi kita akan kuat,”

jelasnya.

Namun, menurut pandangannya, pola pembangunan yang terlalu bergantung pada pembiayaan utang justru menciptakan kerentanan jangka panjang.

Tapi karena masa pemerintahan Jokowi pembangunan itu bersumber dari utang yang membengkak, maka bangunan ekonomi kita masa Jokowi rapuh. Akibatnya seperti yang kita tanggung saat ini,”

ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah menghadapi kewajiban pembayaran pokok utang dan bunga yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Dalam waktu dekat kita harus membayar pokok utang, angsuran pokok utang dan bunga yang akan segera jatuh tempuh. Bukankah kejadian ini akan membuat ekonomi kita tidak stabil?,”

ucapnya.

Menurut Emrus, salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Surplus Neraca Perdagangan RI Menyusut, Hanya US$89 Juta pada April 2026

Salah satu di antaranya nilai dolar bertengger tinggi, sementara rupiah kita hancur. Untuk itu, ekonomi masa pemerintahan Jokowi harus kita akui, suka tidak suka adalah bangunan ekonomi yang rapuh sehingga kondisi ekonomi kita saat ini semakin hancur,”

katanya.

Karena itu, ia menilai spekulasi yang berkembang mengenai alasan ketidakhadiran Jokowi tidak muncul tanpa sebab.

Dan semua ini terjadi sebagai bagian dari rapuhnya bangunan ekonomi masa pemerintahan Jokowi selama 10 tahun memimpin. Jadi wajar ada spekulasi dia tidak hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila karena takut ditanya soal hal itu, yakni ekonomi yang hancur dan utang yang membengkak,”

pungkas Emrus.

Meski demikian, hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Jokowi yang mengaitkan ketidakhadirannya dengan isu ekonomi. 

Penjelasan yang beredar dari pihak ajudan menyebut absennya mantan presiden tersebut karena tidak menerima undangan untuk menghadiri upacara kenegaraan tersebut.

Tag:EkonomiEkonomi bangsaEmrus SihombingHeadlineJokowipancasilaPengamat PolitikPrabowo SubiantoRupiah anjlok
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
4
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
5

BERITA LAINNYA

Suasana kerja di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Politik

Tak Mau Polisi Terus Jadi Sasaran, Sahroni Minta Komnas HAM juga Bisa Dikoreksi

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melontarkan pandangan yang tak…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
Politik

Gandengan Tangan Prabowo-Megawati Seribu Tafsir Politik, Arah PDIP Tinggalkan Kritik?

Momen Presiden Prabowo Subianto menggandeng tangan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dalam upacara…

dusep-malik
By
Dusep Malik
2 jam lalu
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
Politik

Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?

Di tengah kehadiran para mantan presiden dan wakilnya, serta jajaran kabinet, eks…

rahmat-tunnyowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
7 jam lalu
Gambar salah satu gedung kampus UI
Politik

Kampus Swasta Sekarat, Ratusan Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?

Alarm bahaya pendidikan tinggi Indonesia semakin nyaring terdengar. Di tengah mimpi besar…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up