Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 5 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Said Didu Bongkar Dugaan Kudeta Senyap di Lingkaran Prabowo, Bahaya Orang Dalam
Politik

Said Didu Bongkar Dugaan Kudeta Senyap di Lingkaran Prabowo, Bahaya Orang Dalam

rahmat-tunnyAmin Suciady
Last updated: Juni 5, 2026 4:32 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/nz)
SHARE

Aktivis senior, Muhammad Said Didu melontarkan peringatan serius, terkait dinamika politik yang disebutnya sedang mengitari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam pandangannya, ancaman terhadap posisi Presiden tidak selalu datang dari lawan politik di luar kekuasaan, melainkan bisa muncul dari lingkaran yang paling dekat dengan pusat pemerintahan.

Menurut Said Didu, kondisi politik saat ini berada pada fase yang sangat menentukan bagi masa depan pemerintahan Prabowo.

(Part I) Karpet Merah Mulai Digulung: Prabowo Digadang Dua Periode, Gibran Ditinggal di Tikungan?

Sedang terjadi kondisi ‘to kill or to be killed’ Presiden @prabowo sedang dalam titik yang sangat krusial,”

tulis Said Didu di akun X pribadinya yang dikutip pada, Jumat, 5 Juni 2026.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu mengklaim, terdapat sejumlah gerakan yang berpotensi melemahkan posisi Presiden dari dalam pemerintahan sendiri. 

Meski tidak menyebut nama atau kelompok tertentu secara rinci, ia menilai tekanan tersebut berlangsung secara terstruktur.

Sedang terjadi : 1) pembusukan dari dalam, 2) serangan massif dan sistimatis dari Geng SOP, dan 3) gerakan ‘kudeta senyap’ politisi busuk kutu loncat,”

ungkapnya.

Said Didu menyoroti peran sejumlah figur di sekitar Presiden, yang dinilainya justru memperburuk citra kepala negara melalui berbagai pernyataan kontroversial di ruang publik. Menurut dia, cara komunikasi yang menyerang pihak lain justru berpotensi menimbulkan sentimen negatif terhadap Presiden.

Baca juga:
Dugaan Jual-Beli Sertifikat Halal MBG Terkuak, Kejagung Harus Sikat Semua… Analis Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah, menilai aparat penegak hukum perlu memperluas penyelidikan,…
Rupiah Jebol Rp18.000 per Dolar AS, Ekonom: ‘Wake-Up Call’ RI… Pengamat Ekonomi Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita, mengkritisi…
Demokrat Akui Ekonomi Sedang Hancur, tapi Ogah Duluan Kasih Solusi… Partai Demokrat secara terbuka mengakui bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang…
  • Dugaan Jual-Beli Sertifikat Halal MBG Terkuak, Kejagung Harus Sikat Semua Pemainnya
  • Rupiah Jebol Rp18.000 per Dolar AS, Ekonom: ‘Wake-Up Call’ RI Hadapi Krisis…
  • Demokrat Akui Ekonomi Sedang Hancur, tapi Ogah Duluan Kasih Solusi Perbaikan

Ordal Presiden @prabowo makin mempersulit posisi Presiden lewat pernyataan sangat amatir dg kata-kata menyerang dan merendahkan orang lain sehingga meningkatkan kebencian kpd Presiden,”

tegasnya.

Dalam pernyataannya, Said Didu juga melontarkan pertanyaan yang mengundang spekulasi politik mengenai kemungkinan adanya agenda tertentu di balik berbagai polemik yang muncul belakangan ini.

Apakah ini gerakan SOP?”

tanyanya.
Tag:aktivisHeadlineIstana KepresidenanKudeta presidenMuhammad Said DiduOrang dalamPrabowo Subianto
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Bukan Selamat Biasa, Ada Udang di Balik Surat ‘Hadiah Indah’ Eks Wakil BGN Sony Sanjaya
By Rika Pangesti
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
1
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan Tanpa Rem, Istana Cuma Bilang Begini
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
2
Giliran Kepala BGN Nanik Deyang Masuk Radar Kejagung, Bakal Dipanggil Jadi Saksi Korupsi MBG?
By Rahmat Baihaqi
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
3
Siap Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Bakal ‘Kicau’ Nama Besar
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kanan) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
4
Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Saatnya Prabowo Stop Sementara MBG?
By Rika Pangesti
Pelajar menyantap paket menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Babadan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pelajar menyantap paket menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Babadan, Tulungagung, Jawa Timur,
Politik

Kritik di Panggung, Kelola di Belakang? Nama PDIP Muncul dalam Daftar Yayasan MBG

Di tengah derasnya kritik PDI Perjuangan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis…

rahmat-tunnySyifa Fauziah
By
Rahmat Tunny
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, beserta para pengurus Partai Demokrat. (Foto: Instagram agusyudhoyono)
Politik

Demokrat Akui Ekonomi Sedang Hancur, tapi Ogah Duluan Kasih Solusi Perbaikan

Partai Demokrat secara terbuka mengakui bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang…

rahmat-tunnySyifa Fauziah
By
Rahmat Tunny
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Pelajar menyantap paket menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Babadan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
Politik

Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Saatnya Prabowo Stop Sementara MBG?

Penetapan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya sebagai tersangka korupsi program…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
9 jam lalu
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Politik

Bukan Selamat Biasa, Ada Udang di Balik Surat ‘Hadiah Indah’ Eks Wakil BGN Sony Sanjaya

Surat yang diklaim ditulis mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up