Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Riset Bongkar ‘Bom Waktu’ Pemilu 2029, Kecurangan Disebut Bisa Dimulai dari Sini
Politik

Riset Bongkar ‘Bom Waktu’ Pemilu 2029, Kecurangan Disebut Bisa Dimulai dari Sini

Rika PangestiSyifa Fauziah
Last updated: Juni 14, 2026 4:44 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Diskusi peluncuran hasil riset oleh Themis Indonesia
Diskusi peluncuran hasil riset oleh Themis Indonesia (Foto: Rika Pangesti)
SHARE

Penundaan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu dinilai tidak hanya berdampak pada kepastian regulasi menjelang Pemilu 2029. Kondisi tersebut disebut berpotensi mengganggu profesionalitas dan akuntabilitas lembaga penyelenggara pemilu.

Peringatan itu disampaikan dalam hasil riset Yayasan Dewi Keadilan dan Themis Indonesia bertajuk ‘Awal Mula Kecurangan Pemilu 2029: Mempermainkan Waktu Revisi UU Pemilu’.

Dalam riset tersebut, penyelenggara pemilu disebut sebagai “jantung” yang menentukan apakah pemilu dapat berjalan secara jujur dan adil.

Baca juga:
Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih… Pegiat pemilu sekaligus dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) Titi Anggraini…
Eks Kepala BGN Nanik S Deyang Tangkis Tuduhan MBG Alat… Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengklaim program Makan…
Politik Uang dan Mahar Partai Bikin Pilkada Mahal, RUU Pemilu… Tingginya biaya Pilkada dinilai bukan disebabkan sistem pemilihan langsung, melainkan lemahnya regulasi…
  • Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih Berbahaya, Jangan…
  • Eks Kepala BGN Nanik S Deyang Tangkis Tuduhan MBG Alat Politik 2029:…
  • Politik Uang dan Mahar Partai Bikin Pilkada Mahal, RUU Pemilu Harus Dirombak

Karena itu, segala aspek yang berkaitan dengan kelembagaan penyelenggara pemilu dinilai harus dipersiapkan secara matang dan tidak dilakukan secara terburu-buru.

Terus ditundanya pembahasan UU Pemilu akan menimbulkan persoalan yang serius terhadap penyelenggara pemilu,”

demikian isi riset tersebut, dikutip Owrite.id pada Senin, 8 Juni 2026.

Persoalan yang Muncul Bila Revisi UU Pemilu Ditunda

Peneliti mengidentifikasi sedikitnya tiga persoalan besar yang berpotensi muncul apabila revisi UU Pemilu terus tertunda.

Pertama, terkait rekrutmen penyelenggara pemilu. Jika revisi UU Pemilu tak kunjung disahkan, proses seleksi anggota KPU dan Bawaslu akan tetap mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2017.

Kondisi itu dinilai berpotensi membuat pergantian komisioner KPU provinsi maupun kabupaten/kota kembali terjadi di tengah tahapan pemilu berlangsung.

Rekrutmen penyelenggara pemilu, khususnya KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tidak akan terjadwal dengan baik,”

tulis laporan tersebut.

Kedua, riset itu menyoroti syarat komisioner KPU dan Bawaslu serta mekanisme pembentukan tim seleksi yang dinilai masih menyisakan persoalan.

Menurut peneliti, jika tidak ada revisi aturan, pola rekrutmen yang selama ini dikritik berpotensi terus berulang, termasuk dugaan politisasi dalam proses seleksi.

Politisasi rekrutmen penyelenggara pemilu, khususnya di DPR tidak akan terselesaikan,”

tulis riset tersebut.
Baca juga:
Belajar dari Era SBY, PDIP Sedang Mainkan Kalkulasi Politik Menuju… Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan keputusan PDI Perjuangan (PDIP) tetap…
Hendri Satrio Soroti PDIP vs PSI: Satu Pemuncak Klasemen, Satunya… Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai perbandingan PDI Perjuangan (PDIP) dengan Partai…
Bahas Pemilu 2029, Burhanuddin Muhtadi 'Sentil' Saiful Mujani: Sebelum Dipenjara,… Suasana diskusi bertajuk Prospek Demokrasi Elektoral 2029: Telaah atas Revisi Undang-Undang (RUU)…
  • Belajar dari Era SBY, PDIP Sedang Mainkan Kalkulasi Politik Menuju Pemilu 2029
  • Hendri Satrio Soroti PDIP vs PSI: Satu Pemuncak Klasemen, Satunya Zona Liga…
  • Bahas Pemilu 2029, Burhanuddin Muhtadi 'Sentil' Saiful Mujani: Sebelum Dipenjara, Kita Undang…

Peneliti juga mengingatkan adanya potensi penetrasi kelompok kepentingan tertentu ke dalam tubuh penyelenggara pemilu apabila mekanisme seleksi tidak diperbaiki.

Persoalan ketiga menyangkut perencanaan tahapan Pemilu 2029. Keterlambatan pembahasan revisi UU Pemilu disebut akan menyulitkan KPU menyusun desain tahapan secara matang. Mulai dari syarat partai politik peserta pemilu, pendaftaran pemilih hingga pengaturan kampanye.

Semakin terlambat pembahasan UU Pemilu, akan semakin sulit KPU merencanakan tahapan dengan profesional dan berkualitas,”

demikian temuan riset tersebut.

Yayasan Dewi Keadilan dan Themis Indonesia menilai persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebagai masalah administratif semata.

Menurut mereka, pembiaran terhadap keterlambatan revisi UU Pemilu justru dapat menjadi pintu masuk munculnya potensi kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2029.

Jika potensi masalah yang akan dihadapi oleh penyelenggara pemilu tidak dipahami sebagai bagian dari potensi kecurangan di dalam penyelenggaraan pemilu, artinya memang tidak ada political will dari pemerintah dan DPR untuk memperbaiki kualitas pemilu,”

tulis laporan itu.

Karena itu, kedua lembaga mendesak pemerintah dan DPR segera memulai pembahasan revisi UU Pemilu, termasuk penyusunan naskah akademik dan draf regulasi baru.

Peneliti mengingatkan, apabila hingga semester pertama 2026 pembahasan revisi UU Pemilu belum dimulai, kekhawatiran bahwa keterlambatan tersebut menjadi bagian dari awal mula kecurangan Pemilu 2029 semakin sulit untuk ditepis.

Kekhawatiran akan keterlambatan pembahasan UU Pemilu sebagai awal mula dari kecurangan pemilu menjadi sangat beralasan,”

tulis riset tersebut.

Tag:Pemilu 2029riset yayasan dewi keadilanRUU Pemilu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
1
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Intip Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
2
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
3
Piala AFF 2026: Kamboja Mencoba Melawan Takdir, Skuad Garuda Bertekad Pesta Gol di Pakansari
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
4
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melantik 12 Pemimpin Satuan Kerja Bank Indonesia, 17 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Gambar lambang sejumlah partai politik
Politik

Bidik Kursi Cawapres, Prabowonomics Jadi Pesan Politik untuk PAN, Demokrat, dan PSI Menuju 2029

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan keputusan PKB mengangkat tema…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
32 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara.
Politik

Kursi Gibran ‘Diasingkan’ Saat Rapat Kabinet, Sinyal Keretakan Kepemimpinan Nasional atau Protokoler?

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan posisi duduk Presiden…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
18 jam lalu
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
Politik

Gagal Total Sebelum Demo Agustus: Isu Pelengseran Prabowo Membal di Ketiak TNI-Polri

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan rumor demonstrasi yang disebut…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
19 jam lalu
Pasangan Prabowo-Gibran.
Politik

Marak Relawan Gibran di Daerah, PPI: Belum Tentu Punya Massa, Prabowo Tak Perlu Takut

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan kemunculan relawan Gibran…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up