Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Amnesty Kecam Pengesahan UU Polri: Karpet Merah Menuju Otoritarianisme
Nasional

Amnesty Kecam Pengesahan UU Polri: Karpet Merah Menuju Otoritarianisme

Rika PangestiSyifa Fauziah
Last updated: Juni 9, 2026 11:00 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Polri antara DPR dan pemerintah
Rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Polri antara DPR dan pemerintah (Foto: Owrite/Rika Pangesti)
SHARE

Amnesty International Indonesia mengecam pengesahan revisi Undang-Undang Polri oleh DPR dan pemerintah.

Organisasi hak asasi manusia itu menilai proses pembahasan regulasi tersebut dilakukan secara tergesa-gesa, minim transparansi, dan mengabaikan partisipasi publik.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyebut pengesahan revisi UU Polri menjadi kemunduran serius bagi agenda reformasi sektor keamanan yang selama ini diperjuangkan masyarakat sipil.

Pengesahan revisi UU Polri hari ini patut dikecam karena dikerjakan secara ugal-ugalan oleh DPR dan Pemerintah,”

kata Usman Hamid dalam keterangannya, Selasa, 9 Juni 2026.
Baca juga:
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti kini menempati posisi pimpinan…
DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang… Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) masih menyisakan banyak tanda tanya di…
Anggota DPR Kritik Pelibatan Babinsa Awasi Wajib Pajak: Jangan Sampai… Polemik pelibatan Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri dalam pengawasan kepatuhan wajib pajak…
  • Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI
  • DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang Mau Diselesaikan?
  • Anggota DPR Kritik Pelibatan Babinsa Awasi Wajib Pajak: Jangan Sampai Dianggap Mata-Mata…

Usman menyoroti kecepatan pembahasan regulasi tersebut. Menurutnya, sejak ditetapkan sebagai RUU inisiatif DPR pada 20 Mei 2026 hingga disahkan dalam rapat paripurna hanya membutuhkan waktu kurang dari satu bulan.

Bahkan, kata dia, hanya lima hari setelah pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pada 4 Juni 2026, revisi UU Polri langsung disepakati di tingkat pertama dan disahkan dalam rapat paripurna pada hari yang sama.

Namun harapan masyarakat hari ini pupus dan pengesahan revisi UU Polri yang tidak transparan ini jelas kembali menunjukkan arogansi DPR dan Pemerintah,”

ujarnya.

Amnesty juga menilai hak masyarakat untuk terlibat dalam proses pembentukan undang-undang telah diabaikan. Usman menyoroti tidak adanya akses publik terhadap naskah akademik maupun draf RUU selama proses pembahasan berlangsung.

Hak konstitusional warga negara atas partisipasi bermakna dalam merevisi UU Polri telah diabaikan secara sewenang-wenang,”

katanya.

Menurut Amnesty, pola legislasi tertutup dalam revisi UU Polri mengulang praktik serupa yang sebelumnya terjadi pada pembahasan revisi UU TNI, UU Cipta Kerja, hingga revisi UU KPK.

Amnesty Kritik Substansi dalam Revisi RUU Polri

Selain menyoroti proses pembentukan aturan, Amnesty juga mengkritik sejumlah substansi dalam revisi UU Polri.

Salah satunya adalah ketentuan yang membuka ruang lebih luas bagi anggota Polri aktif untuk menduduki jabatan sipil di kementerian maupun lembaga negara tanpa harus mengundurkan diri dari institusi kepolisian.

Pengesahan revisi UU Polri ini jelas merupakan karpet merah menuju otoritarianisme,”

tegas Usman.

Menurut dia, kebijakan tersebut berpotensi merusak sistem merit Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus bertentangan dengan semangat reformasi yang selama ini membatasi keterlibatan aparat keamanan dalam urusan sipil.

Perluasan kehadiran aparat kepolisian dalam posisi sipil setelah tahun lalu UU TNI memberikan wewenang yang sama kepada tentara jelas menunjukkan gejala otoritarianisme yang nyata yaitu penggunaan aparat pertahanan dan keamanan untuk menopang kekuasaan,”

ujarnya.
Baca juga:
Komisi X DPR Minta Pemerintah Transparan soal URI, Dasar Hukum… Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) mulai menuai sorotan dari DPR RI.…
Kabar Gembira Musisi! Daftar Hak Cipta Lagu Kini Gratis, Tak… Pemerintah resmi menggratiskan biaya pencatatan hak cipta lagu dan musik melalui Peraturan…
Purbaya Tak Akan Naikkan Tarif Cukai Rokok pada 2027, Tapi… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif Cukai…
  • Komisi X DPR Minta Pemerintah Transparan soal URI, Dasar Hukum dan Anggaran…
  • Kabar Gembira Musisi! Daftar Hak Cipta Lagu Kini Gratis, Tak Perlu Bayar…
  • Purbaya Tak Akan Naikkan Tarif Cukai Rokok pada 2027, Tapi…

Amnesty juga menyoroti ketentuan baru terkait masa pensiun perwira tinggi Polri bintang empat yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan Presiden.

Menurut organisasi tersebut, aturan itu berpotensi mengabaikan putusan Mahkamah Konstitusi yang mengatur batasan keterlibatan aparat aktif di jabatan sipil.

Tak hanya itu, Usman menilai revisi UU Polri gagal menjawab tuntutan publik terkait penguatan mekanisme pengawasan terhadap kepolisian. Padahal, berbagai kasus dugaan pelanggaran HAM, kekerasan aparat, dan impunitas masih menjadi sorotan masyarakat.

Lebih ironis lagi, RUU ini menutup mata terhadap isu krusial keadilan masyarakat. Di tengah maraknya kritik atas pelanggaran HAM, kekerasan dan impunitas aparat penegak hukum, revisi ini gagal total dalam memperkuat peran Kompolnas secara substansial guna memastikan standar pengawasan yang ketat,”

katanya.

Karena itu, Amnesty mendesak agar regulasi tersebut ditolak dan dievaluasi kembali. Menurut mereka, pembentukan aturan yang menyangkut institusi kepolisian seharusnya dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada penguatan perlindungan hak asasi manusia.

Demi menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berlandaskan prinsip HAM, RUU Polri ini harus ditolak,”

tutup Usman.

Tag:DPRkecaman amnestyPemerintahRevisi UU Polri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
1
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Intip Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
2
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
3
Piala AFF 2026: Kamboja Mencoba Melawan Takdir, Skuad Garuda Bertekad Pesta Gol di Pakansari
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
4
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melantik 12 Pemimpin Satuan Kerja Bank Indonesia, 17 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Perry Warjiyo
Nasional

Perry Warjiyo Mundur sebagai Gubernur BI, Simak Profil dan Perjalanan Karirnya Selama 42 Tahun di BI

Pemerintah resmi menerima pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 menit lalu
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) dan Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta
Nasional

Profil Destry Damayanti, Ekonom Senior yang Ditunjuk Jadi Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

Profil Destry Damayanti menarik untuk dikulik usai ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Bank…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
49 menit lalu
Ilustrasi tersangka kejahatan dengan tangan terborgol.
Nasional

Bareskrim Ciduk Kasat Narkoba Polres Tangsel dan Enam Anak Buahnya

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengamankan Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Nasional

El Nino Mengancam, Kementan Turunkan 56 Ribu Pompa Air untuk Cegah Kekeringan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan 56 ribu…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up