Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
Ekonomi Bisnis

Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 12, 2026 11:17 am
Natania Longdong
Dusep Malik
Share
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
SHARE

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Green 95, yang melampaui kenaikan Pertamax reguler memunculkan sorotan terhadap keekonomian program bioetanol yang tengah didorong oleh pemerintah. 

Daftar isi Konten
  • Tidak Otomatis Buat BBM Lebih Murah
  • Tetap Impor Etanol dari AS

Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai pencampuran bioetanol dalam bensin hingga saat ini belum terbukti membuat harga bahan bakar minyak lebih terjangkau. Menurut Celios, penggunaan bioetanol justru berpotensi menambah beban fiskal negara.

Pertamax Green 95, yang merupakan campuran bensin RON 95 dengan 5 persen bioetanol berbahan baku tebu, naik 31,7 persen dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter per 10 Juni 2026. Kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan Pertamax (RON 92) yang naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.

Baca juga:
Ketika Program Bioetanol Bikin Konsumen, Pertamina, dan Negara Sama-sama Rugi Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai pengembangan program bioetanol berpotensi…
BBM Naik, Inflasi Terlihat Jinak Padahal Ekonomi Sedang Sakit Parah Kenaikan harga BBM non-subsidi kembali memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi nasional. Di…
Budiman Bongkar Jurus Prabowo Kuatkan APBN dan Danantara, Yakin Ampuh? Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, melontarkan pujian kepada…
  • Ketika Program Bioetanol Bikin Konsumen, Pertamina, dan Negara Sama-sama Rugi
  • BBM Naik, Inflasi Terlihat Jinak Padahal Ekonomi Sedang Sakit Parah
  • Budiman Bongkar Jurus Prabowo Kuatkan APBN dan Danantara, Yakin Ampuh?

Tidak Otomatis Buat BBM Lebih Murah

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira dan Manajer Program Bioenergi Trend Asia Amalya Reza Oktaviani, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan porsi campuran bioetanol tidak otomatis membuat harga bahan bakar nabati (BBN) lebih murah.

Jadi semakin besar campuran bioetanol dengan bensin, maka akan semakin besar juga beban defisit APBN dan akhirnya akan menambah utang pemerintah yang sekarang sudah hampir Rp10.000 triliun,”

kata Bhima dan Amalya dalam keterangan bersama, Jumat, 12 Juni 2026.

Menurut mereka, kenaikan harga Pertamax Green yang lebih tinggi dibandingkan Pertamax memunculkan pertanyaan mengenai harga keekonomian bioetanol yang ternyata lebih mahal dibandingkan bensin konvensional.

Sorotan tersebut muncul di tengah upaya pemerintah mendorong pengembangan bahan baku bioetanol melalui proyek strategis nasional (PSN) berbasis perkebunan tebu guna mendukung ketahanan energi.

Celios juga memperkirakan program food estate dan energy estate untuk pengembangan bahan bakar nabati membutuhkan investasi lebih dari 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp176 triliun dalam kurun 10 tahun.

Ini sekitar 89 persen dari total anggaran subsidi energi pada tahun 2026,”

kata Bhima.
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)

Tetap Impor Etanol dari AS

Selain menyoroti kebutuhan investasi yang besar, Celios juga mempertanyakan arah kebijakan pemerintah yang tetap membuka lahan untuk pengembangan tebu, namun pada saat yang sama menyetujui impor etanol dari Amerika Serikat (AS).

Sementara menurut Amalya, minat pasar terhadap bahan bakar berbasis bioetanol masih terbatas dikarenakan masyarakat maupun industri otomotif belum banyak yang beralih atau memodifikasi kendaraan untuk menggunakan bahan bakar tersebut.

Celios juga menilai biaya pengembangan bioetanol akan semakin besar akibat pembukaan lahan food estate dan energy estate dalam skala luas, termasuk di Merauke, Papua Selatan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan biaya produksi dan logistik yang pada akhirnya dibebankan kepada rantai pasok energi nasional.

Artinya sebenarnya masyarakat di lokasi food estate juga tidak menikmati hasil dari proyek bioetanol dari segi biaya hidup yang semakin mahal. Pembukaan lahan deforestasi seharusnya juga dihitung masuk sebagai kerugian perekonomian dari pencampuran bioetanol. Jadi narasi bioetanol adalah narasi yang dipaksakan dalam konteks krisis energi saat ini,”

tegas Bhima.
Baca juga:
Aktivis Tampar Narasi 'Asing': Korupsi dan BBM Naik Ulah Elite… Aktivis muda, Virdian Aurellio mengatakan, sejumlah masalah yang saat ini membebani masyarakat…
Target Bawah Penerimaan Negara di 2027 Naik Jadi 12,01 Persen,… Panitia Kerja Penerimaan pada pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal…
Heboh Harga Pertamax Naik 32 Persen, Dirut Pertamina Akhirnya Speak… PT Pertamina (Persero) buka suara terkait keputusan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, yakni…
  • Aktivis Tampar Narasi 'Asing': Korupsi dan BBM Naik Ulah Elite Sendiri, Bukan…
  • Target Bawah Penerimaan Negara di 2027 Naik Jadi 12,01 Persen, Ada Apa?
  • Heboh Harga Pertamax Naik 32 Persen, Dirut Pertamina Akhirnya Speak Up
Tag:APBNEnergy estateFood estateHarga BBMHarga BBM naikPertamax GreenRON 95
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Viral! Candaan Prabowo soal Dipanggil Yang Maha Kuasa dan Tetap Monitor HIPMI Bikin Netizen Heboh
By Syifa Fauziah
Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
2
Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0, Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Diwarnai Tiga Kartu Merah
By Hadi Febriansyah
Pertandingan antara Mexico melawan Afrika Selatan (Foto: FIFA)
3
BBM Naik, Inflasi Terlihat Jinak Padahal Ekonomi Sedang Sakit Parah
By Rahmat Tunny
Pedagang di Pasar Tradisional
4
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira. (Sumber: IG @bhimayudhistira)
Ekonomi Bisnis

Ketika Program Bioetanol Bikin Konsumen, Pertamina, dan Negara Sama-sama Rugi

Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai pengembangan program bioetanol berpotensi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 menit lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

BI Klaim Asing Mulai Serbu RI Usai Suku Bunga Naik ke 5,5 Persen, Rupiah Jadi Perkasa

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, saat ini investor asing sudah mulai menempatkan modalnya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Ilustrasi Emas Antam
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari ini 12 Juni 2026: Antam Naik Rp20.000, Global Loyo

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Rabu, 10 Juni…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
4 jam lalu
Diagram minyak Brent
Ekonomi Bisnis

Sentimen Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Drop Pagi Ini, Brent Jadi US$88,98 per Barel

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Jumat, setelah Presiden Amerika Serikat Donald…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up